Pemkab Mesuji Masuk Nominasi Innovative Government Award (IGA) Tahun 2023

Rabu, 27 September 2023 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan More
JAKARTA (Dinamik.Id) – Penjabat (Pj) Bupati Mesuji Drs. Sulpakar, MM., melakukan presentasi Kepala Daerah dalam rangka mengikuti Innovative Government Award (IGA) tahun 2023. Bertempat di gedung BSKDN Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia, Selasa Kemarin (26/09/2023).

Di Lampung, ada tiga kabupaten yang lolos dalam tahapan hingga presentasi kepala daerah di Jakarta selain Mesuji. Yakni Kabupaten pesawaran dan Kota Bandar Lampung dari Provinsi Lampung. Dalam kesempatan tersebut, Sulpakar sendiri mendapatkan giliran terakhir dari dua belas Bupati se-Indonesia, yang melakukan presentasi dan pemaparan.

Dalam Innovative Government Award Tahun 2023, Sulpakar memaparkan Program Inovasi Daerah Payo Beladas dan Pak Kur, yang masing masing merupakan Program Inovasi unggulan dari Dinas Dukcapil Kabupaten Mesuji dan Bagian Ekonomi Pembangunan dan SDA Sekretariat Daerah Kabupaten Mesuji.

Dalam paparannya, Sulpakar menjelaskan bahwa Payo Beladas (Pelayanan Online Bersama Loket Disdukcapil dan Desa) merupakan Inovasi digital tematik Layanan Pemerintahan. Dimana program layanan ini tersedia di seratus lima desa se-Kabupaten Mesuji.

Selain itu, permasalahan atau kendala dalam melakukan pelayanan administrasi kependudukan yang di temui antara lain, jauhnya jarak tempuh dari pusat layanan, sulitnya transportasi, banyaknya berkas yang gagal proses karena belum melengkapi persyaratan, serta kurang berperannya perangkat desa dalam mensosialisasikan terkait pentingnya adminduk.

Sulpakar juga menyampaikan, perbandingan pelayanan offline dengan online melalui program inovasi Payo Beladas adalah dengan menggambarkan simulasi desa terjauh dari titik layanan. Seperti di Desa Sidang Kurnia Agung, Kecamatan Rawa Jitu Utara. Dimana dengan memberikan gambaran offline dengan jarak tempuh 183,4 km (PP) membutuhkan waktu 4 jam 10 menit (PP).

Baca Juga :  Wali Kota Eva Dwiana Larang ASN Gunakan Randis untuk Mudik

“Sedangkan dengan menggunakan pelayanan Payo Beladas yang pusatkan di Balai Desa setempat. Maka hanya membutuhkan jarak tempuh 1 km dengan waktu kurang lebih hanya 10 menit (PP) saja,” ucap Sulpakar.

Selain itu biaya yang di keluarkan untuk transportasi tentunya jauh relatif murah dan kecil lanjut dia. Sebab, dengan pelayanan offline biaya transportasi dan akomodasi BBM yang bisa membutuhkan tak kurang dari tujuh liter BBM, belum lagi ditambah biaya makan-minum dan lain lain, dengan nilai estimasi kurang lebih Rp.150.000. (Seratus lima puluh ribu rupiah).

“Sedangkan dengan Payo Beladas, biaya yang di perlukan ke Balai Desa tidak habis satu liter BBM dengan estimasi biaya cukup Rp.10.000., (sepuluh ribu rupiah) saja, dengan program inovasi Payo Beladas ini tentunya terjadi efesiensi jarak dan waktu tempuh serta efesiensi biaya transportasi yang di keluarkan,” tambah sulpakar.

Masih dijelaskan pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung itu, bahwa program Inovasi Payo Beladas ini merupakan solusi pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) dengan pelayanan online yang termutakhirkan.

Dengan sasaran penguna layanan adalah masyarakat desa yang tidak dapat menggunakan internet. Untuk itu, semakin luasnya jangkauan program tersebut, membuat layanan tersedia di seratus lima desa yang ada di Mesuji. Hal ini membuat efesiensi waktu tempuh, bersih dari praktek pungli dan jam operasional delapan jam serta aksebilitas dua puluh empat jam.

Baca Juga :  Pemkot Bandar Lampung Berangkatkan 625 Jamaah Umrah Gratis

“Sehingga, bisa mewujudkan pelayanan adminduk yang baik, berkualitas, mudah, cepat, dan tanpa pungutan liar,” bebernya

Kemudian Sulpakar juga menyampaikan Program Inovasi Pak KUR (Perluasan Akses Kredit Usaha Rakyat) yang merupakan inovasi non digital tematik layanan pemerintahan dan merupakan solusi penanggulangan kemiskinan.

Permasalahan yang terjadi adalah masyarakat kurang terinfonya mengenai Kredit Usaha Rakyat. Selain itu, masyarakat tidak memiliki akses ke Lembaga Perbankan dan masyarakat memilih meminjam di kredit informal illegal atau bahkan rentenir.

“Dengan adanya program inovasi Pak Kur ini, diharapkan dapat memberikan solusi melalui Pendataan Debitur potensial dengan membantu input data calon debitur ke sistem informasi kredit program (Sikp), pembukaan wilayah baru yang belum terjangkau kur, sosialisasi, pendampingan dan monitoring dan evaluasi,” kata sulpakar.

Sulpakar juga menyampaikan, bahwa terbukti dengan program inovasi Pak Kur ini Mesuji mendapatkan penghargaan menjadi Kabupaten terbaik pertama Penyaluran Kredit Usaha Rakyat di luar Pulau Jawa pada tahun 2022.

“Selain itu, terjadi pertumbuhan jumlah debitur mencapai 36.65 persen pertahun pada tahun 2022 dan pertumbuhan akad mencapai 47,84 persen pada tahun 2022,” terang sulpakar.

Sulpakar dengan detail menyampaikan manfaat dua inovasi ini bagi masyarakat Kabupaten Mesuji, dengan Payo Beladas Kelengkapan Data Pendudukan dan Perencanaan pembangunan di Kabupaten Mesuji Semakin lebih baik efesiensi jarak waktu dan biaya, digitaisasi layanan pemerintahan, meningkatnya Nilai SPBE Kabupaten Mesuji dam Mendukung Pembangunan Melalui Insentif Fiskal

Baca Juga :  Syarat MoU Pemkab Tubaba, Wartawan Harus Kompeten

Dengan inovasi Pak Kur tentunya akan memutus rantai ketergantungan pelaku UMKM terhadap Enritas LJK Informas dan Illegal. Alternatif sumber permodalan dengan proses cepat, mudah, berbiaya rendah, dan persyaratan sederhana yang dibutuhkan untuk mengembangkan usaha.

“Disamping itu, juga mendukung program dan arah kebijakan pengembangan UMK jangka pendek, menengah dan panjang yang telah di tetapkan. TPKAD lebih efektif dalam penguatan kelompok usaha, tani dan lainnya, serta mendorong pertumbuhan ekonomi regional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah,” imbuhnya.

Setelah melakukan pemaparan dan presentasi, tak lupa pria yang sudah tercatat sebanyak tiga kali menjabat Pj Bupati itu mengucapkan Terimakasih atas dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Mesuji. “Mudah-mudahan kita mendapatkan hasil yang terbaik dari kegiatan pemaparan dan presentasi ini,” kata Sulpakar.

Merupakan hal yang luar biasa untuk Kabupaten Mesuji sampai dalam tahapan ini, selain yang pertama kalinya untuk Mesuji juga seperti yang kita ketahui bahwa kabupaten lainnya memiliki program inovasi yang menarik dan tentunya baik pula.

“Harapan saya, ini menjadi motivasi dan semangat untuk kita membangun serta memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Mesuji yang kita cintai dengan terus semangat Bergerak Bersama Maju Semua,” tutupnya.

Turut mendampingi Penjabat Bupati Mesuji Kepala Bapelitbangda Kabupaten Mesuji, Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Mesuji, Kabag Ekbang dan SDA, Kabag Prokopim, Sekretaris Bappelitbangda dan beberapa pejabat eselon tiga serta staf.(More)

Berita Terkait

Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031
Rekanan Jalan Bulukarto–Mataram Diduga Abaikan Aturan, Terancam Dibongkar
Kekeringan Hingga Gagal Panen, Petani Pringsewu Tagih Janji Bupati
Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan
Arsip Dokumentasi Bersejarah Museum Lampung Ditemukan Terbengkalai di Area Belakang Gedung
Pemkab Lampung Barat Lampaui Target Nasional, Capaian TLRHP BPK Tembus 84,09%
Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan
Komisi III Perkuat Pengawasan APH Cegah Penyalahgunaan Kewenangan RUU Perampasan Aset

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Rekanan Jalan Bulukarto–Mataram Diduga Abaikan Aturan, Terancam Dibongkar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Kekeringan Hingga Gagal Panen, Petani Pringsewu Tagih Janji Bupati

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan

Selasa, 29 September 2026 - 06:01 WIB

Arsip Dokumentasi Bersejarah Museum Lampung Ditemukan Terbengkalai di Area Belakang Gedung

Berita Terbaru


Jajaran PT Perkebunan Nusantara I (Persero) saat menghadiri Cigar Festival (ICF) 2026 di Bali, Jumat (2/10). PTPN I membawa produk cerutu Indonesia lebih dekat ke pasar global.

Ekonomi dan Kreatif

Semakin Ekspansif, PTPN I Bidik Pasar Global Cerutu dari Bali

Sabtu, 3 Okt 2026 - 13:22 WIB

Wakapolres Lampung Utara mewakili Kapolres Lampung Utara menghadiri kegiatan Colour Fun Genzi Aprozi Alam yang digelar di Stadion Sukung Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Minggu (30/8/2026). ILUSTRASI DOK GENZI

Edukasi

Car Free Day Gen Zi Ditunda Tak Dapat Izin Pemerintah

Jumat, 2 Okt 2026 - 21:17 WIB