Pemkot Bandar Lampung Bentuk Aktivis PATBM Guna Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak

Selasa, 24 Oktober 2023 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (dinamik.id) – Pemkot Bandar Lampung bentuk aktivis Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) guna mencegah dan menekan terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah setempat.

Wali Kota Eva Dwiana mengatakan, dibentuknya aktivis PATBM guna merespon dengan cepat dan tanggap apabila terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak di Bandar Lampung hingga tingkat kelurahan.

“PATBM ini kita harapkan dapat membantu mensosialisasikan kepada masyarakat di 126 kelurahan se Bandar Lampung terkait kesehatan serta perlindungan perempuan dan anak,” kata Eva Dwianan selepas kegiatan pembentukan aktivis PATBM di Aula Gedung Semergou Pemkot Bandar Lampung, Selasa (24/10/2023).

Baca Juga :  Bunda Riana Sari Terima Penghargaan Wiyata Dharma Pratama dari Mendikbudristek

Dengan begitu, Eva berharap tak ada lagi angka kekerasan pada perempuan dan anak di Bandar Lampung.

“Dan harapan kita tidak ada lagi KDRT dan kekerasan anak di Kota Bandar Lampung,”

“Karena ini kita tempatkan di kecamatan, di kelurahan di sekolah juga ada. Harapan bunda semua aman,” imbuhnya.

Baca Juga :  Dinas Kominfotik Lampung Gelar FGD Admin Medsos Pemprov

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Pemkot Bandar Lampung, Maryamah mengatakan satgas ini sebenarnya sudah dibentuk sejak tahun 2017 lalu.

“Nah satgas ini memiliki banyak fungsi, diantaranya cepat tanggap dan pendampingan terhadap kasus perempuan dan anak,” tuturnya.

Ia juga mengatakan, aktivis PATBM ini sebanyak 298 orang dan tersebar di seluruh wilayah di Bandar Lampung.

Baca Juga :  Tokoh Lampung Perteguh Semangat Keharmonisan Sukseskan Pembangunan

“Setiap kelurahan memiliki 2 aktivis PATBM,” 
“Di tingkat kecamatan juga 2 aktivis PATBM,” tuturnya.

Dengan adanya satgas ini, Maryamah berharap, angka kekerasan perempuan dan anak menurun.

“Tentu sesuai arahan dari wali kota, dengan adanya aktivis PATBM ini dapat menekan angka kekerasan perempuan dan anak di Bandar Lampung,” pungkasnya. (Top)

Berita Terkait

Rekanan Jalan Bulukarto–Mataram Diduga Abaikan Aturan, Terancam Dibongkar
Kekeringan Hingga Gagal Panen, Petani Pringsewu Tagih Janji Bupati
Pemkab Lampung Barat Lampaui Target Nasional, Capaian TLRHP BPK Tembus 84,09%
Realisasi Layanan DPMPTSP Lampung Barat Tembus 2.045 Hingga Agustus 2026, Optimalkan 4 Aplikasi Digital
M. Syukron Muchtar Luncurkan MSM Academy, Dorong Anak Muda Berani Maju dan Bertumbuh
Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 Sekolah Raih Adiwiyata 2026-2030
Fraksi PKB Soroti Penurunan PAD Lampung, Minta Tantangan Fiskal Tak Dibebankan ke Rakyat
Erupsi GAK, Mikdar Ilyas : Postur Anggaran Penanggulangan Bencana Lampung Perlu Dievaluasi

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Rekanan Jalan Bulukarto–Mataram Diduga Abaikan Aturan, Terancam Dibongkar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Kekeringan Hingga Gagal Panen, Petani Pringsewu Tagih Janji Bupati

Selasa, 22 September 2026 - 16:22 WIB

Pemkab Lampung Barat Lampaui Target Nasional, Capaian TLRHP BPK Tembus 84,09%

Sabtu, 19 September 2026 - 15:47 WIB

Realisasi Layanan DPMPTSP Lampung Barat Tembus 2.045 Hingga Agustus 2026, Optimalkan 4 Aplikasi Digital

Senin, 14 September 2026 - 11:34 WIB

M. Syukron Muchtar Luncurkan MSM Academy, Dorong Anak Muda Berani Maju dan Bertumbuh

Berita Terbaru


Jajaran PT Perkebunan Nusantara I (Persero) saat menghadiri Cigar Festival (ICF) 2026 di Bali, Jumat (2/10). PTPN I membawa produk cerutu Indonesia lebih dekat ke pasar global.

Ekonomi dan Kreatif

Semakin Ekspansif, PTPN I Bidik Pasar Global Cerutu dari Bali

Sabtu, 3 Okt 2026 - 13:22 WIB

Wakapolres Lampung Utara mewakili Kapolres Lampung Utara menghadiri kegiatan Colour Fun Genzi Aprozi Alam yang digelar di Stadion Sukung Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Minggu (30/8/2026). ILUSTRASI DOK GENZI

Edukasi

Car Free Day Gen Zi Ditunda Tak Dapat Izin Pemerintah

Jumat, 2 Okt 2026 - 21:17 WIB