Dinsos Lambar Mencatat Sebanyak 453 ODGJ di Wilayah Setempat

Jumat, 1 Desember 2023 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung barat (dinamik.id) Pemerintah kabupaten Lampung Barat melalui Dinas Sosial (Dinsos) mencatat sebanyak 453 orang di wilayah setempat tercatat pengidap disabilitas Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Bantuan dan Rehabilitasi Sosial Fathan.

Fathan mengatakan, jumlah tersebut berdasarkan data yang diperoleh dari Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Jumlah tersebut merupakan akumulasi secara umum termasuk ODGJ yang mengalami gangguan jiwa ringan.

Baca Juga :  Wagub Chusnunia Apresiasi Rekomendasi Pansus DPRD Demi Memajukan Pembangunan di Provinsi Lampung

la menambahkan, pemerintah kabupaten Lampung Barat melalui Dinsos memiliki program untuk memfasilitasi pengobatan bagi ODGJ dengan kategori berat dan termasuk dalam kategori keluarga yang kurang mampu.

Fathan menjelaskan, untuk tahun 2023 pihaknya telah melakukan penanganan terhadap delapan ODGJ kategori berat. Penanganan terhadap ODGJ yang membutuhkan perhatian khusus kata dia bisa dilakukan berdasarkan laporan masyarakat dan keluarga.

Baca Juga :  Riana Sari Arinal Berharap Wanita Islam Berkontribusi bagi Pembangunan dan Kesejahteraan Umat

Fathan menerangkan apabila masa perawatan telah selesai dan kondisinya masih belum sembuh maka ODGJ akan diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk diteruskan pengobatannya bekerjasama dengan Puskesmas terdekat.

“Upaya penanganan dilakukan dengan harapan agar yang bersangkutan bisa sehat seperti semula dan kembali berbaur dengan masyarakat, sehingga tidak ada lagi jarak antara pengidap ODGJ dan masyarakat normal,” kata dia

Baca Juga :  Walikota Eva Sebut JPO Siger Milenial Bulan Depan Sudah Bisa Digunakan

Setelah diserahkan maka pihak keluarga meminta obat kepada Puskesmas.
Penanganan hanya dilakukan terhadap delapan orang ODGJ berat itu dikarenakan keterbatasan anggaran. Pihaknya tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik. (Pin)

Berita Terkait

KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan
Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain
Pilkakon Waluyojati, Panitia Ingatkan Calon dan Timses Patuhi Aturan
Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu
Rekanan Jalan Bulukarto–Mataram Diduga Abaikan Aturan, Terancam Dibongkar
Kekeringan Hingga Gagal Panen, Petani Pringsewu Tagih Janji Bupati
Pemkab Lampung Barat Lampaui Target Nasional, Capaian TLRHP BPK Tembus 84,09%
Realisasi Layanan DPMPTSP Lampung Barat Tembus 2.045 Hingga Agustus 2026, Optimalkan 4 Aplikasi Digital

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:34 WIB

KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Rekanan Jalan Bulukarto–Mataram Diduga Abaikan Aturan, Terancam Dibongkar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Kekeringan Hingga Gagal Panen, Petani Pringsewu Tagih Janji Bupati

Berita Terbaru



Produk hasil kolaborasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 dan IPB University berbahan baku tandan kosong (tankos) kelapa sawit menjadi berbagai produk berbasis komposit ramah lingkungan (green composite). Serat tandan kosong dikembangkan menjadi material biomaterial bernilai tambah untuk berbagai kebutuhan, antara lain helm pengaman (safety helmet), sepatu, sandal, produk fesyen, hingga rompi antipeluru.

Ekonomi dan Kreatif

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:21 WIB