Gubernur Lampung: Total pasar yang sudah direvitalisasi 96 unit

Sabtu, 27 Januari 2024 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (dinamik.id) – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan bahwa selama periode 2017-2023 jumlah total pasar tradisional di wilayahnya yang telah direvitalisasi berjumlah 96 unit.
Sabtu,27 Januari 2024

“Keberadaan pasar khususnya pasar tradisional merupakan salah satu indikator nyata kegiatan ekonomi masyarakat masih berjalan, dan dengan hidupnya pasar tradisional dapat memberikan kontribusi dalam pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Arinal Djunaidi dalam keterangannya di Bandarlampung, Sabtu, 27 Januari 2024

Ia mengatakan selama periode 2017-2023 jumlah pasar tradisional di Lampung yang telah direvitalisasi melalui anggaran pemerintah pusat ada 96 unit.

Baca Juga :  Kepala Kejati Lampung Kunjungi Kejaksaan Negeri Kabupaten Mesuji

“Pasar tradisional yang sudah direvitalisasi melalui dana tugas pembantuan sebanyak 18 pasar, sedangkan yang menggunakan dana alokasi khusus sebanyak 78 pasar yang tersebar di 15 kabupaten serta kota di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Kendati demikian untuk jumlah pasar tradisional yang ada di Lampung pada 2022 tercatat sebanyak 118 pasar dengan jumlah pedagang sebanyak 41.806 orang.

Baca Juga :  Gubernur: Penyuluh KB Sosialisasikan Arti Pentingnya Keluarga Berencana bagi Masyarakat

“Pada kenyataannya banyaknya jumlah pasar tradisional di Provinsi Lampung tidak diimbangi dengan kualitas sarana dan prasarana pasar, sehingga membuat pasar tradisional masih belum mampu bersaing dengan pasar modern yang lebih memberi kemudahan dan kenyamanan bagi konsumen dalam melakukan aktivitas jual beli,” ujarnya.

Ia mengatakan oleh karena itu pemerintah daerah bekerjasama dengan pemerintah pusat berkolaborasi mewujudkan pasar tradisional yang lebih modern dan nyaman bagi konsumen melalui kegiatan revitalisasi.

“Untuk memenuhi tuntutan kebutuhan akan pasar yang nyaman maka kami berkolaborasi untuk merevitalisasi pasar. Dan harapannya kegiatan ini akan berdampak positif bagi masyarakat salah satunya adanya penyerapan tenaga kerja di sekitar pembangunan pasar,” ujarnya.

Baca Juga :  Revitalisasi Pasar Pasir Gintung Tanjung Karang Mulai Dikerjakan November Ini

Dia mengharapkan dengan adanya pasar yang nyaman dapat secara signifikan meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal serta kesejahteraan masyarakat.

“Harapannya masyarakat bisa nyaman berbelanja, pedagang bisa melakukan aktivitas jual beli dengan baik, dan ekonomi terus berjalan lancar,”Pungkasnya. (Top)

Berita Terkait

Komisi VIII Soroti Dugaan ‘Jual Beli’ Skripsi di Universitas Islam An-Nur Lampung Viral di Medsos
Anggota Komisi VIII Aprozi Alam Meminta Kemenhaj Verifikasi Ulang Travel Umroh
Usai Dicopot Presiden, Kejagung Tetapkan Mantan Kepala dan Dua Pimpinan BGN Tersangka
Jelang Konfercab IX, PWI Tulang Bawang Perkuat Soliditas dan Sinergi dengan Pemerintah
Wagub Jihan Luncurkan Program Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor 2026 di Lampung
Pemprov Lampung: Program Pelana jadi upaya pemerataan pembangunan pesisir
PWNU Lampung Sembelih 10 Sapi dan 2 Kambing, Bagikan 1.328 Paket Kurban
Pemprov Lampung Dorong ASN Adaptif Teknologi Lewat Program GARUDA AI

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:08 WIB

Komisi VIII Soroti Dugaan ‘Jual Beli’ Skripsi di Universitas Islam An-Nur Lampung Viral di Medsos

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:07 WIB

Anggota Komisi VIII Aprozi Alam Meminta Kemenhaj Verifikasi Ulang Travel Umroh

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:51 WIB

Jelang Konfercab IX, PWI Tulang Bawang Perkuat Soliditas dan Sinergi dengan Pemerintah

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:01 WIB

Wagub Jihan Luncurkan Program Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor 2026 di Lampung

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:02 WIB

Pemprov Lampung: Program Pelana jadi upaya pemerataan pembangunan pesisir

Berita Terbaru