Warga Bangun Lagi Jembatan Waykubu, DPRD Lampung Desak Pemda Wujudkan Jembatan Permanen

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Barat, (dinamik.id) — Semangat gotong royong kembali ditunjukkan warga Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat. Setelah jembatan Waykubu yang dibangun tahun lalu mengalami kerusakan, masyarakat kembali bergotong royong membangun akses penghubung tersebut secara swadaya demi menjaga aktivitas sehari-hari tetap berjalan.

Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV meliputi Tanggamus, Pesisir Barat, dan Lampung Barat, Imelda SH, mengapresiasi kepedulian masyarakat yang bahu-membahu memperbaiki Jembatan Waykubu.

Menurut Imelda, kondisi jembatan saat ini sudah kembali dapat dilalui setelah warga melakukan perbaikan secara swadaya. Namun, ia menegaskan solusi tersebut hanya bersifat sementara karena jembatan yang sama sebelumnya juga pernah dibangun dan kembali mengalami kerusakan.

Baca Juga :  Noverisman Dorong Pemda Bantu Penderita Kanker Ganas

“Jembatan ini tahun lalu sudah dibangun, tetapi rusak lagi. Sekarang masyarakat kembali membangunnya secara swadaya. Alhamdulillah kondisinya sudah beres, tetapi tentu ini bukan solusi jangka panjang,” ujar Imelda.

Ia meminta Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat bersama Pemerintah Provinsi Lampung untuk segera membangun Jembatan Waykubu secara permanen agar masyarakat tidak terus-menerus bergantung pada perbaikan swadaya setiap kali jembatan rusak.

Baca Juga :  Salut, Dapur Nasi Sambal Rempah Lampung Gratiskan Makan untuk Mahasiswa Aceh, Sumbar, dan Sumut Terdampak Musibah Sumatra

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut sangat vital karena menjadi akses utama yang menghubungkan Dusun Talang Jaya, Desa Bandar Pugung, dengan sejumlah pedukuhan di Desa Penengahan, yakni Rindu Alam, Bumi Harta, Bumi Rahayu, dan Sukajadi, Kecamatan Lemong.

Imelda menilai pembangunan jembatan permanen merupakan kebutuhan mendesak mengingat jalur tersebut menjadi urat nadi mobilitas masyarakat, baik untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan kesehatan.

Baca Juga :  Kemendikbudristek Minta Rektor Unila Kembalikan Muruwah Kampus Hijau

“Harapan kami pemerintah segera merealisasikan pembangunan jembatan permanen agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman tanpa harus khawatir akses terputus ketika jembatan kembali rusak,” tegasnya.

Ia berharap usulan pembangunan Jembatan Waykubu dapat menjadi prioritas dalam program pembangunan infrastruktur sehingga persoalan yang terus berulang ini dapat diselesaikan secara tuntas. (*)

Berita Terkait

Akademisi Unila: Penghalangan Pers Berpotensi Hambat Komunikasi Publik
Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir
Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan
Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan
BBM Solar Langka, Antrian Mengular, Aktivitas Ekonomi Terganggu
Rumah Lunas Sejak 2002, Nasabah Pertanyakan BTN Tak Kunjung Berikan Sertifikat
Kanwil Kemenag Lampung Optimalkan Layanan Digital Nikah
Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Akademisi Unila: Penghalangan Pers Berpotensi Hambat Komunikasi Publik

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan

Sabtu, 19 September 2026 - 21:31 WIB

Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan

Kamis, 10 September 2026 - 17:03 WIB

BBM Solar Langka, Antrian Mengular, Aktivitas Ekonomi Terganggu

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

PTPN I Siapkan Investasi Rp26,76 Triliun untuk Hilirisasi

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:48 WIB

Provinsi

Wira dan Adi Jadi Kandidat Pertama di Penjaringan PWI Lampung

Senin, 19 Okt 2026 - 16:38 WIB