Zona Aman Inflasi, Pemkab Mesuji Rutin Gelar Pasar Murah di Kecamatan Tanjung Raya

Rabu, 27 Maret 2024 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan More
MESUJI(DINAMIK.ID) — Pemerintah Kabupaten Mesuji melalui Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan (Koperindag) setempat, kembali menggelar kegiatan pasar murah. Kali ini kegiatan di gelar di halaman Masjid Al-Ihklas, Desa Gedung Ram, Kecamatan Tanjung Raya, Rabu (27/03/2024).

Ketua Dharma Wanita Kabupaten Mesuji Chosiatun Syamsudin, yang menyempatkan diri hadir di lokasi pasar murah mengatakan, sangat mendukung kegiatan tersebut karena dapat membantu masyarakat Mesuji yang terdampak inflasi.

“Saya sangat mendukung kegiatan ini, masyarakat juga antusias dengan adanya kegiatan pasar murah dapat membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang murah. Dimana saya lihat tadi ada selisih harga Rp.12000 ribu rupiah lebih murah per/paket sembako yang berisi minyak goreng, gula dan tepung terigu, dari pada di pasar, “Kata Ketua Chosiatun.

Baca Juga :  RAPAT PERCEPATAN INVESTASI BIOETANOL: Gubernur Lampung Keluhkan Rendahnya Daya Serap Perusahaan Ethanol

Ditempat yang sama Kepala Dinas Koperindag Mesuji, Sunardi Nyerupa.SE., mengatakan bahwa, setiap sepekan sekali, atau tepatnya di hari senin, mulai dari Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota selalu di evaluasi oleh pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Terkait keseriusan pemerintah mengatasi lonjakan harga, atau pengendalian Inflasi.

Baca Juga :  Kapolres Mesuji Beri Bingkisan Petugas PPK dan Monitoring Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara

Namun lanjut Sunardi, dengan berbagai upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Mesuji untuk keluar dari Inflasi, termasuk melalui kegiatan pasar murah, alhamdulillah Mesuji sejak di tetapkan sebagai daerah pantauan Inflasi di provinsi Lampung selalu masuk di zona aman.

“Ini berkat dukungan penuh dari Bapak Pj Bupati DR. Drs. Sulpakar. MM., dan Bapak Sekda Syamsuddin. S,sos., terkait penganggaran operasi pasar/ pasar murah, serta penggunaan BTT untuk subsidi harga dan subsidi transportasi, menjadi bukti nyata dan di rasakan langsung oleh masyarakat dampak dari kegiatan pasar murah ini,”jelasnya.

Baca Juga :  Gubernur Arinal Sampaikan 10 Upaya Optimalkan Pendapatan Daerah dalam Paripurna DPRD Lampung

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Mesuji sudah melakukan kegiatan pasar murah dimulai sejak Januari sampai Maret ini, sebelum ramadhan 10 kali, selama ramadhan 4 kali, dan menjelang Idul Fitri rencana 4 kali.

“Kalau untuk 1 tahun kita rencanakan sekitar 35 kali, ini juga melihat situasi jika masih di rasakan kurang, maka kita bisa program kan untuk penambahan kegiatan pasar murah lewat BTT lagi,”tandasnya.

Berita Terkait

CV Salim Jaya Konstruksi Rekanan Jalan Bulukarto-Mataram Diduga Abaikan Pengawas dan Dinas PUPR
Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!
KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit
Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah
KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan
Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain
Pilkakon Waluyojati, Panitia Ingatkan Calon dan Timses Patuhi Aturan
Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

CV Salim Jaya Konstruksi Rekanan Jalan Bulukarto-Mataram Diduga Abaikan Pengawas dan Dinas PUPR

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:21 WIB

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:34 WIB

KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan

Berita Terbaru



Produk hasil kolaborasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 dan IPB University berbahan baku tandan kosong (tankos) kelapa sawit menjadi berbagai produk berbasis komposit ramah lingkungan (green composite). Serat tandan kosong dikembangkan menjadi material biomaterial bernilai tambah untuk berbagai kebutuhan, antara lain helm pengaman (safety helmet), sepatu, sandal, produk fesyen, hingga rompi antipeluru.

Ekonomi dan Kreatif

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:21 WIB