Atasi Dampak Kemarau, Pemkab Mesuji Cepat Salurkan Air Bersih untuk Masyarakat

Sabtu, 31 Agustus 2024 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Laporan More

MESUJI, (Dinamik.id)–Di tengah krisis air bersih yang melanda Kabupaten Mesuji, pemerintah daerah bertindak cepat dengan menerapkan serangkaian langkah darurat untuk mengatasi kekurangan air yang dirasakan oleh warga.
Langkah ini diambil menyusul keluhan masyarakat yang kesulitan mendapatkan pasokan air bersih akibat dampak musim kemarau panjang.

Penjabat Bupati Mesuji Febrizal Levi Sukmana melalui Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelematan (Damkarmat) sigap mengerahkan sejumlah truk tangki air untuk mendistribusikan air bersih ke beberapa kawasan yang paling terdampak.

Sebagai awal, Warga di Kecamatan way serdang sudah mulai merasakan manfaat dari langkah ini, dengan ribuan liter air bersih dibagikan setiap harinya. Dan selanjutnya akan dilakukan ke seluruh wilayah terdampak.

“Kami memahami situasi ini sangat sulit bagi warga. Oleh karena itu, kami segera mengambil tindakan dengan mendistribusikan air bersih sesuai arahan Bupati Mesuji,” ujar Yanuar Fitrian kepala Damkar Mesuji.

Baca Juga :  Bupati Elfianah Audiensi Bersama Menteri Transmigrasi RI, Bahas Pengembangan Kawasan dan Ekonomi Daerah

Ditempat lain, Pj Bupati Mesuji Levi, menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait. “Kami tidak akan tinggal diam. Seluruh sumber daya yang kami miliki akan dikerahkan untuk memastikan masyarakat mendapatkan pasokan air bersih sesegera mungkin,” tegasnya, Sabtu (31/08/2024).

Upaya yang dilakukan pemerintah daerah ini merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat dan mendapat apresiasi dari sejumlah warga. “Kami sangat terbantu dengan adanya air bersih ini. Semoga kondisi ini segera membaik,” kata salah satu warga yang menerima bantuan.

Baca Juga :  Klinik Ridho Husada Hadir di Pesawaran Lampung, Ini Kata Bupati Dendi

Dengan langkah-langkah yang telah diambil, pemerintah daerah optimistis dapat segera mengatasi krisis air bersih ini. Namun, masyarakat tetap diimbau untuk menghemat penggunaan air selama masa darurat ini.

Berita Terkait

Galian C di Sabah Balau Diduga Ilegal dan Meresahkan, Aktivis Minta Pemkab Tertibkan
Perkuat Konektivitas, Wagub Lampung Kawal Pembangunan Ruas Jalan Kasui-Air Ringkih Waykanan
Pemkab Tubaba Evaluasi Kinerja TP2TB Usai Temuan BPK soal Penanganan Tuberkulosis
492 SMA–SMK di Lampung Gelar Pesantren Kilat, Thomas Amirico: Gerakan Bangun Karakter Siswa
Pangdam XXI/Raden Inten Resmikan Jembatan Gantung Garuda Tahap II di Pringsewu
Jelang Lebaran, Pemkab Pringsewu Pastikan Harga Bahan Pokok Masih Stabil
Komdigi Larang Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Medsos, Andika Minta Pemerintah Gencarkan Sosialisasi ‎
Sejarah Festival Ogoh-Ogoh Lampung: Peran I Made Suarjaya Mengangkat Tradisi ke Panggung Budaya

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 08:37 WIB

Galian C di Sabah Balau Diduga Ilegal dan Meresahkan, Aktivis Minta Pemkab Tertibkan

Rabu, 11 Maret 2026 - 08:27 WIB

Perkuat Konektivitas, Wagub Lampung Kawal Pembangunan Ruas Jalan Kasui-Air Ringkih Waykanan

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:11 WIB

Pemkab Tubaba Evaluasi Kinerja TP2TB Usai Temuan BPK soal Penanganan Tuberkulosis

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:03 WIB

492 SMA–SMK di Lampung Gelar Pesantren Kilat, Thomas Amirico: Gerakan Bangun Karakter Siswa

Senin, 9 Maret 2026 - 17:38 WIB

Pangdam XXI/Raden Inten Resmikan Jembatan Gantung Garuda Tahap II di Pringsewu

Berita Terbaru