Komisi II DPRD Lampung Minta Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok

Sabtu, 21 Desember 2024 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id) — Ketua Komisi II DPRD Lampung, Ahmad Basuki mengingatkan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mempersiapkan langkah-langkah antisipasi guna menjaga kestabilan harga sembako, Sabtu (21/12/2024).

Pasalnya, menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024, harga bahan pokok di pasar tradisional mulai menunjukkan tren kenaikan.

“Pemda harus segera mengambil langkah untuk memastikan harga bahan pokok tetap stabil selama Nataru. Seperti tahun-tahun sebelumnya, lonjakan harga biasanya terjadi, dan kita harus mampu menghadapinya dengan baik. Pantau terus situasi pasar. Salah satu langkah yang perlu disiapkan adalah operasi pasar, jika diperlukan,” kata Politisi PKB yang akrab disapa Abas ini.

Baca Juga :  Produksi Padi Meningkat, DPRD Lampung Dorong Kebijakan Perlindungan Harga

Ia juga menyampaikan, Komisi II DPRD Lampung terus berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk memantau kondisi pasar tradisional, serta memastikan pasokan bahan pokok tidak terhambat.

“Kami bekerja sama dengan dinas terkait untuk memastikan ketersediaan bahan pokok di pasar, serta memastikan distribusinya tidak terganggu. Secara real-time harus terpantau dan diinformasikan ke masyarakat agar tidak ada kekhawatiran dan panic buying yang merugikan,” ujar Abas.

Abbas mengungkapkan, faktor cuaca atau hambatan distribusi dapat memengaruhi harga bahan pokok. Oleh karena itu, pihaknya terus memastikan kelancaran pasokan agar lonjakan harga tidak terjadi.

Baca Juga :  Komisi II DPRD Lampung Matangkan Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Petani

Disinggung terkait kemungkinan adanya permainan harga yang dapat merugikan masyarakat. Ia tidak menampik praktik kotor yang sering muncul dalam momentum seperti ini. Namun ia menegaskan bahwa hal ini harus diantisipasi dengan baik.

Abas menambahkan bahwa dalam sektor perdagangan bahan pokok sering kali ada pihak-pihak yang memanfaatkan momentum tertentu untuk menimbun barang dan menaikkan harga.

“Spekulan-spekulan yang biasanya biasanya memainkan momentum-momentum tertentu. Dalam dunia perdagangan bahan pokok, setiap rupiah pasti ada pemainnya. Jika ada oknum yang sengaja menimbun barang untuk menaikkan harga, itu adalah ranah penegak hukum, dalam hal ini kepolisian, untuk menanganinya,” tegas Abbas.

Baca Juga :  Aprilliati Harap Masyarakat Sadar Hukum

Ia juga menekankan pentingnya kerjasama antara semua pihak, termasuk pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat, untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok.

“Stabilitas harga bahan pokok adalah tanggung jawab bersama. Semua stakeholder harus bekerja sama untuk mencegah terjadinya praktik-praktik yang merugikan masyarakat,” pungkasnya

Komisi II DPRD Lampung berharap dengan kolaborasi semua pihak, harga bahan pokok dapat tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat selama periode Nataru.

Sebagai informasi, spekulan adalah pelaku pasar yang berfokus pada pergerakan harga jangka pendek dari aset keuangan, seperti saham, komoditas, mata uang, dan derivatif. (Amd)

Penulis : Mufid

Editor : Eka

Berita Terkait

Tok! APBD-P 2026 Provinsi Lampung Naik Rp20,77 Miliar: Disdikbud Dipangkas Rp137,6 M, DBMBK Ditambah Rp51,14 M
Antrean Panjang BBM Belum Usai, Fauzan Sibron Desak Bentuk Satgas Berantas Mafia
Al-Hikam Cup 2026 Resmi Dibuka, Munir : Jadikan Ajang Olahraga untuk Ukir Prestasi bagi Pelajar
Antisipasi Dampak Abu Vulkanik GAK, Andika Wibawa : Dinas Kesehatan Harus Siaga Penuh
Reses Bongkar Jerat Judi Online, Andriano: Berantas dari Hulu
Pendapatan Daerah Menurun, Pemprov Lampung Sesuaikan RAPBD-P 2026
Hanya 8 dari 25 Anggota Hadir Paripurna, P3MN Soroti DPRD Pesisir Barat
DPRD Bandar Lampung Sahkan Raperda APBD-P 2026, Defisit Rp87 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 08:57 WIB

Tok! APBD-P 2026 Provinsi Lampung Naik Rp20,77 Miliar: Disdikbud Dipangkas Rp137,6 M, DBMBK Ditambah Rp51,14 M

Selasa, 15 September 2026 - 16:35 WIB

Antrean Panjang BBM Belum Usai, Fauzan Sibron Desak Bentuk Satgas Berantas Mafia

Kamis, 10 September 2026 - 21:32 WIB

Al-Hikam Cup 2026 Resmi Dibuka, Munir : Jadikan Ajang Olahraga untuk Ukir Prestasi bagi Pelajar

Rabu, 9 September 2026 - 14:51 WIB

Antisipasi Dampak Abu Vulkanik GAK, Andika Wibawa : Dinas Kesehatan Harus Siaga Penuh

Rabu, 9 September 2026 - 12:50 WIB

Reses Bongkar Jerat Judi Online, Andriano: Berantas dari Hulu

Berita Terbaru

Direktur Utama PT Semen Baturaja Suherman Yahya foto bersama jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung di Kantor Semen Baturaja (Tbk Pabrik Panjang), Rabu, 23 September 2026.

Ekonomi dan Kreatif

Semen Baturaja Siap Berkolaborasi dengan PWI Lampung

Rabu, 23 Sep 2026 - 16:03 WIB