Banjir Bandar Lampung Kian Parah, Aktivis Tagih Janji Eva Dwiana

Minggu, 19 Januari 2025 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id) – Memasuki pertengahan tahun, Kota Bandar Lampung kembali dilanda banjir yang semakin parah. Ketua Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) STKIP PGRI Bandar Lampung, Tio Pani, mengaku miris melihat kondisi yang tak kunjung membaik, Minggu, 19 Januari 2025.

Ia menyoroti janji Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, saat mencalonkan diri lima tahun lalu. Kala itu, Eva berjanji akan menanggulangi banjir dengan berbagai solusi strategis. Namun, realisasi janji tersebut hingga kini masih jauh dari harapan.

Baca Juga :  Jalan Sehat “Unila Be Strong” Peringati Hari Kartini dan Hardiknas

“Saat kampanye, Eva Dwiana menjanjikan berbagai solusi untuk mengatasi banjir. Ia mengatakan bahwa banyak wilayah Bandar Lampung berada di dataran tinggi, sehingga air yang datang berasal dari daerah tersebut. Salah satu solusinya adalah membelokkan aliran air. Namun, hingga saat ini, tidak ada hasil nyata yang dirasakan masyarakat,” ujar Tio.

Baca Juga :  250 Peserta Antusias Ikuti Lampung Leadership Forum 2023

Dalam pidatonya saat itu, Eva menyampaikan, Bandar Lampung ini memiliki banyak dataran tinggi, dan air yang datang dikirim dari wilayah tersebut hingga menyebabkan banjir. “Solusinya, kali akan dikembalikan alirannya, parit akan diperlebar, dan bronjong akan diperbesar,” terangnya.

Baca Juga :  IKWI Provinsi dan Kabupaten/Kota Bagikan Paket Bantuan Korban Stunting Serempak

Namun, kenyataan di lapangan justru menunjukkan sebaliknya. Banjir terus terjadi, bahkan semakin meluas. Berbagai organisasi, khususnya kelompok mahasiswa, kini menuntut Eva Dwiana untuk segera merealisasikan janjinya.

“Pemerintah harus lebih serius menangani permasalahan ini. Jangan hanya janji saat kampanye, tetapi realisasi nol. Warga Bandar Lampung butuh solusi nyata, bukan sekadar retorika,” tegas Tio.

Berita Terkait

Car Free Day Gen Zi Ditunda Tak Dapat Izin Pemerintah
Pemdes Sukajaya dan PHBI Sukses Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW
Matrikulasi MH Universitas Saburai, Rektor Dorong Mahasiswa Jadi Pemikir Hukum
Ada 203 Titik Hotspot, Anggota Karang Taruna Desa Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla
Prof Asep Sukohar Yakin Mampu Majukan Unila, Ini Rekam Jejaknya!
IJP Lampung Ramaikan Semarak HUT 81 RI Gelar Lomba Merdeka dalam Suka Cita
Dies Natalis Universitas Saburai Momentum Penguatan dan Kematangan
Dospulkam IPB, SEAMEO BIOTROP, dan Polinela Selenggarakan Pelatihan Circular Economy untuk Guru

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:20 WIB

Pemdes Sukajaya dan PHBI Sukses Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW

Sabtu, 12 September 2026 - 19:52 WIB

Matrikulasi MH Universitas Saburai, Rektor Dorong Mahasiswa Jadi Pemikir Hukum

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Ada 203 Titik Hotspot, Anggota Karang Taruna Desa Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Prof Asep Sukohar Yakin Mampu Majukan Unila, Ini Rekam Jejaknya!

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:31 WIB

IJP Lampung Ramaikan Semarak HUT 81 RI Gelar Lomba Merdeka dalam Suka Cita

Berita Terbaru

Pengunjung di Wisata Agro Wonosari, Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur berada di tengah bentang perkebunan teh yang hijau dan udara pegunungan yang sejuk. Wonosari menghadirkan wisata edukasi yang mengajak pengunjung mengenal perjalanan teh dari kebun hingga menjadi minuman siap dinikmati.

Berita

Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir

Senin, 5 Okt 2026 - 20:40 WIB


Jajaran PT Perkebunan Nusantara I (Persero) saat menghadiri Cigar Festival (ICF) 2026 di Bali, Jumat (2/10). PTPN I membawa produk cerutu Indonesia lebih dekat ke pasar global.

Ekonomi dan Kreatif

Semakin Ekspansif, PTPN I Bidik Pasar Global Cerutu dari Bali

Sabtu, 3 Okt 2026 - 13:22 WIB