Daya Serap Bulog Terbatas, Gubernur Lampung Dorong Swasta Aktif Membeli Gabah Petani

Selasa, 15 April 2025 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id) — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mendorong pihak swasta ikut berperan aktif dalam menyerap gabah hasil panen petani. Langkah ini diambil sebagai respon atas terbatasnya daya serap Bulog Kanwil Lampung.

“Saat ini kita memasuki musim panen raya, dan Bulog diberi target penyerapan sekitar 20 persen dari total produksi. Mereka aktif dalam penyerapan,” ucap Gubernur yang akrab disapa Mirza.

Ia mengatakan, panen padi yang sedang terjadi secara serentak di Provinsi Lampung membuat kebutuhan akan pembelian gabah meningkat.

Baca Juga :  Wagub Jihan Terima Kunjungan Pengurus LAZISNU Lampung

Dengan terbatasnya kuota penyerapan gabah oleh Bulog, maka pemerintah daerah meminta pihak swasta dapat berperan aktif dalam membeli gabah hasil panen petani dengan cepat.

“Pemerintah mendorong swasta-swasta untuk turut aktif membeli gabah hasil panen petani,” katanya.

Dia menjelaskan pihak swasta dalam melakukan penyerapan gabah panen petani harus membeli dengan harga Rp6.500 per kilogram atau sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah.

“Karena swasta tahu kapasitas serapan Bulog terbatas, jadi saat ada yang tidak terserap mereka sudah turun sebagian. Dan memang ada yang harganya tidak sesuai tapi Satgas Pangan sudah turun untuk memberikan penanganan, pengarahan dan edukasi agar tidak menyerap di bawah harga Rp6.500 per kilogram,” ucap dia.

Baca Juga :  Pemprov dan Pemkot Bandar Lampung Duduk Bareng Bahas Pendidikan, Pengelolaan Sampah dan Pariwisata

Menurut dia, dengan kerja sama semua pihak dalam menyerap dan membeli gabah hasil panen petani, selain dapat berkontribusi terhadap kesejahteraan petani juga berperan menjaga gabah basah agar dapat segera di produksi menjadi beras.

“Bulog selain menyerap panen untuk stok beras, juga memiliki tugas tambahan dalam membantu menyerap gabah yang diindikasi dibeli di bawah harga Rp6.500 per kilogram. Jadi mari kita bantu mereka untuk mengawasi ini,” tambahnya.

Baca Juga :  Hilirisasi Produk Tahunan Kelapa Sawit Untuk Kebangkitan Ekonomi Kerakyatan

Mirza juga menyoroti persoalan terbatasnya kapasitas gudang penyimpanan dan alat pengering gabah. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak agar petani tidak dirugikan.

Sebelumnya, Komisi II DPRD Provinsi Lampung mendorong Bulog Kanwil Lampung untuk segera meminta penambahan kuota serapan gabah ke Bulog Pusat. Hal itu menyusul rendahnya tingkat serapan gabah oleh Bulog di tengah masa panen raya. (Amd)

Berita Terkait

Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 Sekolah Raih Adiwiyata 2026-2030
Fraksi PKB Soroti Penurunan PAD Lampung, Minta Tantangan Fiskal Tak Dibebankan ke Rakyat
Erupsi GAK, Mikdar Ilyas : Postur Anggaran Penanggulangan Bencana Lampung Perlu Dievaluasi
Gubernur Lapung Intruksikan KBM Daring Hingga 10 September Akibat Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
Fraksi PKB DPRD Lampung Rotasi Posisi Sasa Chalim dan Najiuloh, untuk Optimalisasi AKD
DPRD Lampung Desak Sekolah Diliburkan Sementara Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau
Gubernur Lampung Instruksikan Sekolah Daring Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau
Lampung Raih Penghargaan Inovasi Pendidikan, Thomas Amirico : Picu Peningkatan Mutu Pendidikan

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 10:44 WIB

Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 Sekolah Raih Adiwiyata 2026-2030

Rabu, 9 September 2026 - 20:23 WIB

Fraksi PKB Soroti Penurunan PAD Lampung, Minta Tantangan Fiskal Tak Dibebankan ke Rakyat

Rabu, 9 September 2026 - 20:20 WIB

Erupsi GAK, Mikdar Ilyas : Postur Anggaran Penanggulangan Bencana Lampung Perlu Dievaluasi

Selasa, 8 September 2026 - 21:36 WIB

Gubernur Lapung Intruksikan KBM Daring Hingga 10 September Akibat Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Selasa, 8 September 2026 - 15:22 WIB

Fraksi PKB DPRD Lampung Rotasi Posisi Sasa Chalim dan Najiuloh, untuk Optimalisasi AKD

Berita Terbaru