Aksi Singkong Ricuh di Depan Kantor DPRD Lampung, Massa Lempar batu, Polisi Tembakan Gas Air Mata

Senin, 5 Mei 2025 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id) — Aksi unjuk rasa ratusan petani singkong dan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Petani Singkong Menggugat di depan Gedung DPRD Lampung ricuh pada Senin, 5 mei 2025.

Kericuhan terjadi saat massa memaksa masuk ke area gedung dengan merusak pembatas kawat berduri. Situasi memanas dan massa melempari bebatuan ke arah aparat kepolisian dan Satpol PP yang melakukan pengamanan.

Baca Juga :  Gubernur Arinal Buka Porprov Lampung IX, Sedikitnya 4.932 Atlet Siap Berlaga

Kericuhan memuncak, ketika perwakilan dari Pemprov Lampung dan DPRD Lampung tidak menemui mereka. Massa aksi terus mendesak agar diizinkan masuk untuk ikut rapat bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Pansus Tata Niaga Singkong DPRD Lampung di Ruang Abung. 

Melihat hal itu, aparat kepolisian mengambil langkah dengan menembakkan water canon ke arah massa untuk membubarkannya.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Serahkan Bantuan Hibah Untuk LVRI, Moment Peringatan Hari Pahlawan 2022

“Kami mewakili petani, tapi wakil rakyat malah sembunyi. Tolong jangan halangi kami dan jangan pancing kami,” teriak orator aksi di mobil orasi.

Saat ini, pihak kepolisian telah memukul mundur para masa aksi. Polisi mengejar massa aksi yang diduga jadi provokator.

Di lokasi berbeda, perwakilan petani masih bertemu dan melakukan dialog dengan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Pansus Tata Niaga Singkong DPRD Lampung di Ruang Abung

Baca Juga :  Pemprov Lampung Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2024 dan Dua Raperda Strategis

Sebagai informasi, petani singkong di Lampung dibuat kecewa oleh pihak perusahaan atau pabrik yang kini membeli singkong sangat murah hanya Rp1.100 perkilogram, dan menetapkan potongan sebesar 30-40 persen.

Sebelumnya, Kementerian Pertanian RI sudah menetapkan harga singkong Rp1.350 perkilogram dengan rafaksi maksimal 15 persen. (Amd)

Berita Terkait

Buka FGD OJK, Marindo Kurniawan: Kehutanan Lampung Siap Jadi Motor Ekonomi Karbon
Ekspor Perdana 3.300 Ton Tapioka ke Tiongkok, Lampung Tegaskan Diri sebagai Lumbung Singkong Nasional
Gubernur Lampung Kolaborasi dengan Perbankan Perkuat Tiga Sektor
Wagub Lampung Serahkan Bantuan Korban Bencana Sumut Rp500 Juta
Pemprov Lampung Luncurkan Program Inovatif RMD-Ku untuk Tingkatkan IPM 
Rahmat Mirzani Djausal Raih Predikat Terbaik Fakultas Teknik Unila Periode April 2026
Gubernur Lampung Tekankan Kualitas Perbaikan Jalan Wates–Metro Rp14,67 Miliar
Rp14,67 Miliar untuk Jalan Wates–Metro, Gubernur Tekankan Mutu dan Drainase

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:08 WIB

Buka FGD OJK, Marindo Kurniawan: Kehutanan Lampung Siap Jadi Motor Ekonomi Karbon

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:53 WIB

Ekspor Perdana 3.300 Ton Tapioka ke Tiongkok, Lampung Tegaskan Diri sebagai Lumbung Singkong Nasional

Rabu, 6 Mei 2026 - 01:52 WIB

Gubernur Lampung Kolaborasi dengan Perbankan Perkuat Tiga Sektor

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:19 WIB

Wagub Lampung Serahkan Bantuan Korban Bencana Sumut Rp500 Juta

Senin, 4 Mei 2026 - 14:22 WIB

Pemprov Lampung Luncurkan Program Inovatif RMD-Ku untuk Tingkatkan IPM 

Berita Terbaru