Warga Keluhkan Minimnya Penerangan Jalan Lintas ke Arah Kota Baru

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (Dinamik.id) — Warga terutama para pengguna jalan yang melintasi jalan terusan Rya Cudu menuju Kota Baru, Jati Agung, Lampung Selatan mengeluhkan tidak adanya lampu penerangan jalan di area tersebut.

Mereka menilai keberadaan lampu penerangan di sepanjang jalan simpang Korpri-Purwotani (Terusan Rya Cudu) sangat penting untuk menghindari kecelakaan dan meminimalisir tindakan kriminal lainnya.

Perwakilan forum RT Perumahan Dadi 99, Desa Margodadi, Jati Agung, Taufikri Maulidin mengatakan, warga memiliki hak untuk mendapatkan akses lampu jalan sebagaimana yang diatur dalam peraturan pemerintah (PP).

ADVERTISEMENT

addgoogle

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita berharap pemerintah segera memasang lampu penerangan di sepanjang jalan menuju kota baru. Ini tentu untuk meminimalisir kecelakaan dan tindakan kriminal,” jelasnya saat diwawancarai, Sabtu (09/08/2025).

Baca Juga :  10 Tahun Sejak Berdiri, SMKN 1 Pancajaya Mesuji Dambakan Aliran Listrik PLN

Ia juga mendukung rencana pemerintah yang memprioritaskan pembangunan kota baru. Namun ia juga meminta agar kebutuhan warga seperti lampu jalan mendapat atensi serius dari Pemprov Lampung.

Senada, warga dari Perumahan Adena, Margo Dadi, Jati Agung, Umar Hasan menjelaskan, di sepanjang jalan milik provinsi tersebut (arah Kota Baru) masih sangat rentan terjadi kecelakaan. Salah satu sebabnya karena tidak ada lampu penerangan.

“Kecelakaan lalu lintas di malam hari sering terjadi di jalan lintas menuju kota baru itu. Bahkan baru dua hari yang lalu warga kami (Adena) kecelakaan di jalan tersebut, dan saat ini ia masih dirawat di RS Airan Raya,” jelasnya, Sabtu (09/08/2025).

Baca Juga :  61.816 KPM di Bandar Lampung Akan Terima Bantuan Beras dari Bapanas hingga Juni

Ia juga mengatakan, warga masih merasa was-was ketika melewati jalan tersebut di malam hari karena kondisi jalan yang sepi dan gelap.

“Kompleks perumahan menuju kota baru itu kan rame ya. Tapi kalau sudah 9-10 malam kondisi jalan sudah sepi, masyarakat pun enggan keluar melewati jalan lewat dari jam tersebut, karena khawatir ya takut dibegal. Terlebih daerah ini masih rentan adanya begal dan curanmor,” tambahnya.

Sementara itu, warga dari perumahan Ayudia Lestari, Margo Dadi, Jati Agung Aris Tama mendesak pemerintah provinsi (Pemprov) Lampung agar memberi perhatian serius terhadap keluhan warga terkait lampu jalan.

Baca Juga :  Pemkot Bandar Lampung Apresiasi Pemusnahan Barang Bukti oleh Kejari

Ia mengapresiasi keseriusan Pemprov Lampung mempercepat pembangunan kota baru. Keseriusan itu terlihat dari pembagian hibah tanah ke sejumlah instansi dan menjadikan kota baru sebagai program prioritas. Namun, ia meminta agar kebutuhan warga jangan sampai luput dari perhatian.

“Warga di sekitaran jalan kota baru ini rame ya, lebih dari 10 kompleks perumahan yang padat, belum lagi warga diarah gedung harapan, gedung agung, dan lain-lain yang juga melintasi jalan tersebut. Namun kepadatan penduduk ini belum memiliki lampu jalan, dan rasanya melintasi jalan itu (arah Kota Baru) di malam hari lebih seperti melewati hutan daripada melewati pemukiman warga,” ujarnya. (Amd)

Berita Terkait

Kapolsek Muara Sungkai Disanksi Disiplin, Terkait Penolakan Laporan KDRT
Lampung Kompak Jelang Munas HIPMI, Mandat Dukungan Diserahkan ke Ketum
Ini Kata Sekkab, Sikapi Persoalan Di RSUD HM Ryacudu Lampura
Sekdakab Lampura Geram Mengetahui TOS Kumuh Bak Hutan Kota
Mahasiswa PMII Bandar Lampung Gelar Aksi, Tuntut Evaluasi Keamanan Tempat Wisata
Angka Perceraian Di Lampura Terus Meroket, Abung Selatan Tertinggi
KONI Lampura Gelar Rapat Kerja Kesiapan Hadapi POPROV 2026
PMII Bandar Lampung Gelar Aksi 1.000 Lilin untuk Dua Kader Kopri

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 19:17 WIB

Kapolsek Muara Sungkai Disanksi Disiplin, Terkait Penolakan Laporan KDRT

Jumat, 17 April 2026 - 12:11 WIB

Lampung Kompak Jelang Munas HIPMI, Mandat Dukungan Diserahkan ke Ketum

Kamis, 16 April 2026 - 18:13 WIB

Ini Kata Sekkab, Sikapi Persoalan Di RSUD HM Ryacudu Lampura

Senin, 13 April 2026 - 18:46 WIB

Sekdakab Lampura Geram Mengetahui TOS Kumuh Bak Hutan Kota

Senin, 13 April 2026 - 15:30 WIB

Mahasiswa PMII Bandar Lampung Gelar Aksi, Tuntut Evaluasi Keamanan Tempat Wisata

Berita Terbaru

DPRD Provinsi

Ketua Komisi II DPRD Lampung Tegaskan MBG Harus Berdampak pada Petani

Selasa, 21 Apr 2026 - 01:05 WIB