Mukhlis Basri Bangga Kembar Siam Asal Krui Lolos Universitas Indonesia: Keterbatasan Ekonomi Bukan Penghalang

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Komisi V Mukhlis Basri, didampingi Bang Oking, Kang Kusnadi Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat saat silaturahmi bersama keluarga Shafira dan Shabila di kawasan Karang Bahagia, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Selasa (14/7/2026).

i

Anggota DPR RI Komisi V Mukhlis Basri, didampingi Bang Oking, Kang Kusnadi Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat saat silaturahmi bersama keluarga Shafira dan Shabila di kawasan Karang Bahagia, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Selasa (14/7/2026).

Lampung (dinamik.id)-Keberhasilan dua saudara kembar identik asal Krui, Lampung, Shabila Eka Satria dan Shafira Dwi Satria lolos ke Universitas Indonesia (UI) menjadi kebanggaan tersendiri bagi Anggota Komisi V DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Lampung I, Mukhlis Basri.

Betapa tidak, kakak beradik itu, Shabila Eka Satria diterima di Fakultas Hukum UI. Sedangkan Shafira Dwi Satria lolos ke Fakultas Kedokteran UI. Mereka lahir bukan dari keluarga berada.

Sebagai wujud rasa bangga akan adanya anak asal Krui yang mampu berkompetisi dengan ratusan atau mungkin ribuan siswa se Nusantara yang mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi, Universitas Indonesia, Mukhlis Basri tak sungkan mengajak jajarannya bersilaturahmi, mengajak makan bersama keluarga Shafira dan Shabila di kawasan Karang Bahagia, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Selasa (14/7/2026).

Tampak mendampingi, Bang Oking, tokoh masyarakat Krui Lampung yang berdomisili di Cikarang, serta Kang Kusnadi, Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat yang merupakan kerabat dari Sekala Brak, Lampung Barat.

Kedatangan Mukhlis Basri ini tentu tak terlepas dari ideologi peduli terhadap ‘wong cilik’ yang tentunya telah mengakar kuat pada politisi PDI Perjuangan, yang pernah menjadi Bupati Lampung Barat dua periode itu.

Baca Juga :  Zona Aman Inflasi, Pemkab Mesuji Rutin Gelar Pasar Murah di Kecamatan Tanjung Raya

Silaturahmi berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan sebagai bentuk perhatian kepada keluarga perantau asal Lampung yang tengah berjuang menggapai masa depan melalui pendidikan.

Dalam kesempatan itu, Anggota Komisi V Mukhlis Basri berbincang langsung dengan kedua siswi berprestasi tersebut beserta kedua orang tua mereka.

Pedagang Keliling

Sang ayah, Tambat Satria, merupakan warga asal Balai Kencana, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat.

Demi menopang kebutuhan keluarga dan biaya pendidikan kedua putrinya, ia kini merantau ke Bekasi dengan bekerja sebagai pedagang pakaian keliling dari kampung ke kampung, melayani pembelian secara tunai maupun kredit.

Sementara itu, ibu mereka, Apriyati, yang berasal dari Sukajadi, Krui Selatan, sehari-hari berperan sebagai ibu rumah tangga yang mendampingi dan memberikan dukungan penuh kepada kedua anaknya.

Saat ini keluarga tersebut tinggal di sebuah rumah kontrakan sederhana di Karang Bahagia, Cikarang, Kabupaten Bekasi, sebagai tempat tinggal sementara agar lebih dekat dengan lokasi perkuliahan kedua putrinya sekaligus memudahkan orang tua mencari nafkah.

Baca Juga :  Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sebut Cakupan UHC Lampung Baru Capai 24,5% DPRD Minta Tindakan Cepat

Mukhlis mengaku terharu mendengar kisah perjuangan keluarga tersebut. Menurutnya, keberhasilan Shafira dan Shabila membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi anak-anak daerah untuk meraih pendidikan terbaik.

“Perjuangan keluarga ini sangat luar biasa. Saya datang untuk memberikan semangat agar Shafira dan Shabila tetap fokus belajar, menjaga prestasi, dan kelak kembali mengabdi untuk masyarakat serta membanggakan Lampung,” kata Mukhlis Basri.

Inspirasi

Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan ini juga berharap kisah kedua mahasiswi baru Universitas Indonesia itu menjadi inspirasi bagi pelajar lain di Lampung agar tidak pernah menyerah mengejar cita-cita.

“Anak-anak Lampung memiliki kemampuan yang sama dengan daerah lain. Yang dibutuhkan adalah semangat, kerja keras, disiplin, dan dukungan dari keluarga. Saya berharap semakin banyak generasi muda dari Pesisir Barat maupun Lampung yang mampu menembus perguruan tinggi terbaik di Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga :  TP PKK Pemkab Mesuji Bagikan Takjil Gratis di Simpang Pematang

Mukhlis turut memberikan apresiasi kepada Tambat Satria dan Apriyati yang dinilainya telah menunjukkan keteladanan sebagai orang tua.

Di tengah keterbatasan ekonomi, keduanya tetap menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama hingga berhasil mengantarkan kedua putrinya menembus salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

Usai berbincang hangat, Mukhlis Basri bersama Bang Oking dan Kang Kusnadi mengajak keluarga tersebut makan malam di sebuah rumah makan yang berada tidak jauh dari kediaman mereka.

Suasana penuh keakraban itu menjadi penyemangat bagi Shafira dan Shabila menjelang memulai kehidupan sebagai mahasiswa Universitas Indonesia.

Kisah keluarga Tambat Satria menjadi potret nyata bahwa kerja keras, doa, dan pengorbanan orang tua mampu mengantarkan anak-anak daerah meraih mimpi besar.

Keberhasilan Shabila Eka Satria dan Shafira Dwi Satria diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya di Kabupaten Pesisir Barat dan Provinsi Lampung, untuk terus berjuang mengejar pendidikan setinggi-tingginya. (Eka)

Editor : Eka Setiawan

Berita Terkait

Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan
Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Lampung Penyokong Swasembada Gula Nasional
IMM Pringsewu Pertanyakan Kinerja ‘Melempem’ BK DPRD Jaga Muruwah Legislatif
Kebakaran Way Kambas Berulang, Komisi II DPRD Lampung Dorong Penguatan Pencegahan
KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
Daftar Pilrek, Prof Asep Sukohar Tunjukan Keseriusan Ingin Majukan Unila 2027-2031
Wakil Ketua Komisi IV DPR Hanan Dukung Lampung Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027
IMM Pringsewu Tegaskan Anggota DPRD Tidur dan Main HP Rusak Citra Legislatif, BK Harus Tegas!

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:06 WIB

IMM Pringsewu Pertanyakan Kinerja ‘Melempem’ BK DPRD Jaga Muruwah Legislatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Kebakaran Way Kambas Berulang, Komisi II DPRD Lampung Dorong Penguatan Pencegahan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:52 WIB

KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Daftar Pilrek, Prof Asep Sukohar Tunjukan Keseriusan Ingin Majukan Unila 2027-2031

Berita Terbaru

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat meninjau perkebunan tebu di Sugar Group Companies (SGC), Kecamatan Gedung Meneng, Tulangbawang, Lampung, Rabu (26/8/2026). Amran optimistis produksi gula nasional mencapai 3 juta ton pada tahun ini.

Ekonomi dan Kreatif

Usai Tinjau SGC, Mentan Amran Sulaiman: Mudah-Mudahan Tidak Impor Gula Lagi!

Rabu, 26 Agu 2026 - 19:50 WIB