Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp300 Juta untuk Subsidi Pasar Murah di 126 Kelurahan

Senin, 6 Oktober 2025 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung,(Dinamik.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung terus memperkuat langkah pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Melalui Dinas Perdagangan, pemkot akan menggelar pasar murah serentak di 126 kelurahan mulai Selasa, 7 Oktober hingga 19 November 2025.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin, mengatakan program pasar murah akan dimulai di Kecamatan Bumi Waras dan dilaksanakan bergilir di seluruh kecamatan. Kegiatan ini diharapkan mampu membantu masyarakat di tengah kenaikan harga sejumlah komoditas.

Baca Juga :  Bawaslu Bandar Lampung Ungkap 13 Temuan Pengawasan Tahap Coklit Data Pemilih

“Pasar murah ini menyasar langsung kebutuhan pokok warga. Barang yang disubsidi antara lain beras, minyak, gula, dan telur dengan potongan harga rata-rata Rp5.000 per kilogram,” ujar Erwin, Senin 6 Oktober 2025.

Ia mencontohkan, untuk pembelian telur sebanyak lima kilogram, masyarakat bisa mendapatkan potongan harga hingga Rp25 ribu. Total anggaran subsidi yang digelontorkan pemkot mencapai lebih dari Rp300 juta.

Program ini tidak hanya melibatkan jajaran Pemkot, tetapi juga menggandeng Perum Bulog serta jaringan ritel modern seperti Indomaret, Alfamart, dan Chandra Superstore.
“Kolaborasi ini penting agar stok barang mencukupi dan distribusi berjalan lancar di semua wilayah,” jelas Erwin.

Baca Juga :  Komisi IV DPRD Bandar Lampung: Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat Melalui Kolaborasi dan Digitalisasi

Selain membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menekan laju inflasi daerah, yang belakangan cenderung meningkat akibat dinamika harga pangan.

Baca Juga :  Bunda Eva Salurkan Bantuan Rp 1,2 M Kepada 22 Rumah Ibadah di Bandar Lampung

Erwin mengimbau masyarakat agar membeli sesuai kebutuhan, bukan untuk menimbun atau memborong. “Kita ingin semua warga merasakan manfaatnya. Prinsipnya, pasar murah ini untuk pemerataan dan menjaga daya beli masyarakat,” katanya.

Menurutnya, pelaksanaan pasar murah menjadi wujud nyata perhatian Pemkot Bandar Lampung terhadap kestabilan ekonomi rakyat.

“Pasar murah bukan sekadar kegiatan seremonial, tapi bagian dari strategi pemerintah menjaga keseimbangan harga dan memperkuat ketahanan ekonomi warga,” pungkasnya.(pin)

Berita Terkait

Bahas Strategi Penanganan Banjir, Wali Kota Terima Audiensi Forum DAS
Wapres Gibran Kunjungi RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung
Bunda Eva Serahkan 31 Unit Mobil Operasional Puskesmas
Wali Kota Apresiasi Kunjungan Wapres sebagai Bentuk Perhatian Pemerintah Pusat
Penanganan Banjir Bandar Lampung Jadi Prioritas, Pemerintah Siapkan Master Plan
Pentingnya Kolaborasi dalam Menangani Banjir di Kota Bandar Lampung
Pemkot Bandar Lampung Gandeng REI Perkuat Ekonomi Properti
Wali Kota Eva Dwiana Terima Kunjungan Real Estate Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:15 WIB

Bahas Strategi Penanganan Banjir, Wali Kota Terima Audiensi Forum DAS

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:12 WIB

Wapres Gibran Kunjungi RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:08 WIB

Bunda Eva Serahkan 31 Unit Mobil Operasional Puskesmas

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:48 WIB

Wali Kota Apresiasi Kunjungan Wapres sebagai Bentuk Perhatian Pemerintah Pusat

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penanganan Banjir Bandar Lampung Jadi Prioritas, Pemerintah Siapkan Master Plan

Berita Terbaru