LBH Dharma Loka Nusantara Menolak Amnesia Sejarah Lewat Diskusi ‘Membaca Nusantara #5’

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id)-Lembaga Bantuan Hukum Dharma Loka Nusantara (LBH DLN) bersama KontraS dan Komunitas Berkat Yakin (KOBER) akan menggelar diskusi publik “Membaca Nusantara #5” bertema “Puisi, Tragedi, dan Keadilan”, sebagai upaya merawat ingatan kolektif bangsa dan mengkritisi kecenderungan pengaburan sejarah di Indonesia

Direktur LBH DLN, Ahmad Hadi Baladi Ummah menjelaskan, kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya membaca ulang sejarah melalui sastra dan diskusi publik, di tengah menguatnya kecenderungan negara yang gagal memaknai tragedi-tragedi masa lalu secara jujur dan bertanggung jawab.

Baca Juga :  BKSAG Mesuji Gelar Natal Bersama Tahun 2022, Dihadiri Pj.Bupati Sulpakar dan Ribuan Jemaat

“Ketidakmampuan tersebut berdampak pada berulangnya kekerasan, pelanggaran hak asasi manusia, serta kebijakan negara yang tercerabut dari pelajaran sejarahnya sendiri,” ujarnya, Rabu (4/2/2026)

LBH Dharma Loka Nusantara menilai, persoalan mendasar bangsa hari ini adalah krisis kesadaran historis.

“Negara dan masyarakat belum menjadikan sejarah sebagai sumber pembelajaran, melainkan sekadar arsip yang bisa dipilih, dipilah, bahkan disunting sesuai kepentingan politik,”imbuhnya.

Akibatnya, ruang publik dipenuhi narasi yang dangkal dan kehilangan keberanian untuk menelusuri akar persoalan struktural.

Baca Juga :  LDS Diskusi Dampak Putusan MK No. 135/PUU-XXII/2024

Lebih Lanjut, krisis kesadaran historis ini semakin diperparah oleh berbagai upaya pemutihan sejarah, termasuk wacana penulisan ulang sejarah nasional yang digerakkan dari lingkar kekuasaan.

Alih-alih membuka kebenaran, proyek tersebut berpotensi merapikan masa lalu, mengaburkan tragedi, serta menyingkirkan pengalaman korban dari ingatan publik atas hak keadilan. Sejarah tidak lagi diperlakukan sebagai ruang kejujuran, melainkan sebagai alat legitimasi politik,” tegas Pupung, sapaan akrabnya.

Melalui Membaca Nusantara #5, LBH DLN bersama KontraS dan KOBER menegaskan bahwa puisi dan sastra merupakan medium penting untuk merawat ingatan kolektif dan membangun nalar kritis masyarakat.

Baca Juga :  Diah Putri Ramadhani Komitmen Majukan KOPRI PMII Lampung

Keadilan tidak mungkin ditegakkan tanpa keberanian mengingat, dan demokrasi tidak akan tumbuh dari sejarah yang dimanipulasi.

Pupung menerangkan, diskusi publik Membaca Nusantara #5 akan dilaksanakan pada kamis, 5 Februari 2026 malam. Bertempat di Kantor LBH Dharma Loka Nusantara (Jl. Pulau Pisang No. 99C, Korpri Jaya, Sukarame, Kota Bandar Lampung).

“Kegiatan ini terbuka untuk umum,” pungkasnya. (Amd)

Penulis : Mufid

Editor : Eka Setiawan

Berita Terkait

IJP Lampung Ramaikan Semarak HUT 81 RI Gelar Lomba Merdeka dalam Suka Cita
Dies Natalis Universitas Saburai Momentum Penguatan dan Kematangan
Dospulkam IPB, SEAMEO BIOTROP, dan Polinela Selenggarakan Pelatihan Circular Economy untuk Guru
Dari Dongeng hingga Badut, Cara Unik Komunitas Ini Bangkitkan Semangat Baca Anak Desa
Dari Dongeng hingga Badut, Cara Unik Komunitas Ini Bangkitkan Semangat Baca Anak Desa
SELAMAT! 374 Siswa SMA YP Unila Berhasil Lolos Perguruan Tinggi hingga Luar Negeri
Keren Nih! Plt Bupati Lamteng Kunjungi Rumah Literasi Kalirejo Book Party
Majelis Jum’at Klasika Bahas Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:31 WIB

IJP Lampung Ramaikan Semarak HUT 81 RI Gelar Lomba Merdeka dalam Suka Cita

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Dies Natalis Universitas Saburai Momentum Penguatan dan Kematangan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:28 WIB

Dospulkam IPB, SEAMEO BIOTROP, dan Polinela Selenggarakan Pelatihan Circular Economy untuk Guru

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:41 WIB

Dari Dongeng hingga Badut, Cara Unik Komunitas Ini Bangkitkan Semangat Baca Anak Desa

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:17 WIB

Dari Dongeng hingga Badut, Cara Unik Komunitas Ini Bangkitkan Semangat Baca Anak Desa

Berita Terbaru