LBH Dharma Loka Nusantara Menolak Amnesia Sejarah Lewat Diskusi ‘Membaca Nusantara #5’

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id)-Lembaga Bantuan Hukum Dharma Loka Nusantara (LBH DLN) bersama KontraS dan Komunitas Berkat Yakin (KOBER) akan menggelar diskusi publik “Membaca Nusantara #5” bertema “Puisi, Tragedi, dan Keadilan”, sebagai upaya merawat ingatan kolektif bangsa dan mengkritisi kecenderungan pengaburan sejarah di Indonesia

Direktur LBH DLN, Ahmad Hadi Baladi Ummah menjelaskan, kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya membaca ulang sejarah melalui sastra dan diskusi publik, di tengah menguatnya kecenderungan negara yang gagal memaknai tragedi-tragedi masa lalu secara jujur dan bertanggung jawab.

Baca Juga :  Karhutla Jadi Persoalan Tahunan, LBH DLN Soroti Kelalaian Negara dan Tanggung Jawab Korporasi

“Ketidakmampuan tersebut berdampak pada berulangnya kekerasan, pelanggaran hak asasi manusia, serta kebijakan negara yang tercerabut dari pelajaran sejarahnya sendiri,” ujarnya, Rabu (4/2/2026)

LBH Dharma Loka Nusantara menilai, persoalan mendasar bangsa hari ini adalah krisis kesadaran historis.

“Negara dan masyarakat belum menjadikan sejarah sebagai sumber pembelajaran, melainkan sekadar arsip yang bisa dipilih, dipilah, bahkan disunting sesuai kepentingan politik,”imbuhnya.

Akibatnya, ruang publik dipenuhi narasi yang dangkal dan kehilangan keberanian untuk menelusuri akar persoalan struktural.

Baca Juga :  WR 3 Sambut Hangat Peserta Pencak Silat Nasional Open Tournament Lampung Championship VI Tahun 2023

Lebih Lanjut, krisis kesadaran historis ini semakin diperparah oleh berbagai upaya pemutihan sejarah, termasuk wacana penulisan ulang sejarah nasional yang digerakkan dari lingkar kekuasaan.

Alih-alih membuka kebenaran, proyek tersebut berpotensi merapikan masa lalu, mengaburkan tragedi, serta menyingkirkan pengalaman korban dari ingatan publik atas hak keadilan. Sejarah tidak lagi diperlakukan sebagai ruang kejujuran, melainkan sebagai alat legitimasi politik,” tegas Pupung, sapaan akrabnya.

Melalui Membaca Nusantara #5, LBH DLN bersama KontraS dan KOBER menegaskan bahwa puisi dan sastra merupakan medium penting untuk merawat ingatan kolektif dan membangun nalar kritis masyarakat.

Baca Juga :  Peresmian Mabes PMII Lampung Hadirkan Band Reggae

Keadilan tidak mungkin ditegakkan tanpa keberanian mengingat, dan demokrasi tidak akan tumbuh dari sejarah yang dimanipulasi.

Pupung menerangkan, diskusi publik Membaca Nusantara #5 akan dilaksanakan pada kamis, 5 Februari 2026 malam. Bertempat di Kantor LBH Dharma Loka Nusantara (Jl. Pulau Pisang No. 99C, Korpri Jaya, Sukarame, Kota Bandar Lampung).

“Kegiatan ini terbuka untuk umum,” pungkasnya. (Amd)

Penulis : Mufid

Editor : Eka Setiawan

Berita Terkait

MEMBANGGAKAN! SMPN 3 Pringsewu Juara 3 Street Soccer Tingkat Nasional
Car Free Day Gen Zi Ditunda Tak Dapat Izin Pemerintah
Arsip Dokumentasi Bersejarah Museum Lampung Ditemukan Terbengkalai di Area Belakang Gedung
Pemdes Sukajaya dan PHBI Sukses Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW
Matrikulasi MH Universitas Saburai, Rektor Dorong Mahasiswa Jadi Pemikir Hukum
Gubernur Lampung Instruksikan Sekolah Daring Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau
Maulid Nabi 1448 H, Kemenag Lampung Tekankan Keteladanan Rasulullah dalam Pelayanan
Lampung Raih Penghargaan Inovasi Pendidikan, Thomas Amirico: Fokus Peningkatan Mutu

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:52 WIB

MEMBANGGAKAN! SMPN 3 Pringsewu Juara 3 Street Soccer Tingkat Nasional

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Car Free Day Gen Zi Ditunda Tak Dapat Izin Pemerintah

Selasa, 29 September 2026 - 06:01 WIB

Arsip Dokumentasi Bersejarah Museum Lampung Ditemukan Terbengkalai di Area Belakang Gedung

Senin, 14 September 2026 - 16:20 WIB

Pemdes Sukajaya dan PHBI Sukses Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW

Sabtu, 12 September 2026 - 19:52 WIB

Matrikulasi MH Universitas Saburai, Rektor Dorong Mahasiswa Jadi Pemikir Hukum

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Pringsewu Lantik 8 Pejabat Administator

Rabu, 14 Okt 2026 - 08:40 WIB