Gubernur Lampung: 8.500 Siswa SMA dan SMK Tertarik Bekerja di Jepang

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Dinamik.id) – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan sebanyak 8.500 siswa sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) di daerahnya tertarik bekerja serta belajar di Jepang.

“Saat ini tercatat sekitar 8.500 siswa SMA atau SMK di Provinsi Lampung memiliki minat untuk bekerja serta belajar di Jepang, sehingga ini terus disosialisasikan mengenai program penyiapan tenaga kerja muda di Lampung,” ujar Rahmat Mirzani Djausal dalam keterangannya di Bandarlampung, Kamis.

Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Lampung pun menargetkan pengiriman generasi muda terbaik, khususnya lulusan SMA dan SMK melalui program yang terstruktur.

Baca Juga :  Gubernur Arinal Serahkan SK Mendagri tentang Perpanjangan Masa Jabatan Nukman sebagai Pj. Bupati Lampung Barat dan Qudrotul Ikhwan sebagai Pj. Bupati Tulang Bawang

“Jepang saat ini membuka peluang besar bagi tenaga kerja asing, termasuk dari Indonesia, sehingga harus dimanfaatkan dengan baik,” katanya.

Menurut dia, setiap tahun terdapat sekitar 800 ribu lapangan pekerjaan terbuka di Jepang dari berbagai bidang, yang dapat menyerap tenaga kerja salah satunya di Provinsi Lampung.

“Pengalaman bekerja di luar negeri ini, nantinya menjadi investasi jangka panjang untuk membangun daerah. Dan yang kami kirim adalah generasi terbaik, orang-orang terbaik dengan semangat terbaik dari Lampung. Para siswa yang berangkat ke Jepang diharapkan bisa menyadari bahwa tidak hanya mewakili diri dan keluarga, tetapi juga Provinsi Lampung dan Indonesia,” ucap dia.

Baca Juga :  Unila Siap Kolaborasi dengan Pemprov Lampung dan IPB Bentuk Sentra Lobster

Gubernur pun memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung akan terus mengawasi dan mendampingi perkembangan para siswa yang bekerja di Jepang, agar mereka dapat bekerja dengan baik dan kembali ke tanah air dengan selamat.

Baca Juga :  Buka Musrenbang : Gubernur Minta Pusat Dukung Program Lampung 2023

“Melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Jepang, dan KP2MI (Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia), program penyiapan tenaga kerja muda Lampung diharapkan mampu menjawab kebutuhan pasar kerja Jepang sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Lampung juga menegaskan komitmennya menjadikan program tersebut sebagai langkah strategis membangun generasi emas yang tidak hanya berdaya saing global, tetapi juga kembali untuk membangun Lampung dan Indonesia.(pin)

Penulis : Pina

Berita Terkait

Dinilai Arogan dan Batasi Kerja Jurnalis, Sikap Tim Media Gubernur Lampung Dikecam
Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!
KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan
Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain
Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 Sekolah Raih Adiwiyata 2026-2030
Fraksi PKB Soroti Penurunan PAD Lampung, Minta Tantangan Fiskal Tak Dibebankan ke Rakyat
Erupsi GAK, Mikdar Ilyas : Postur Anggaran Penanggulangan Bencana Lampung Perlu Dievaluasi
Gubernur Lapung Intruksikan KBM Daring Hingga 10 September Akibat Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:36 WIB

Dinilai Arogan dan Batasi Kerja Jurnalis, Sikap Tim Media Gubernur Lampung Dikecam

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:34 WIB

KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain

Sabtu, 12 September 2026 - 10:44 WIB

Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 Sekolah Raih Adiwiyata 2026-2030

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

PTPN I Raih Dua Penghargaan AHI 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 17:18 WIB