Pemerintah Perketat Pengawasan Platform Digital, Tindak Kekerasan terhadap Perempuan di Ruang Siber

Rabu, 22 April 2026 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung, (Dinamik.id) – Kasus kekerasan terhadap perempuan di ruang digital terus meningkat, dengan sekitar 2.000 laporan per tahun, didominasi kekerasan seksual online. Menyikapi hal ini, pemerintah memperketat pengawasan platform digital dan menuntut tanggung jawab penyelenggara dalam menjaga keamanan pengguna.

Baca Juga :  Bandar Lampung Pamerkan Rencana Aksi Iklim di Forum Internasional CRIF 2025

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan platform wajib menangani kasus di dalam sistemnya, dengan sanksi tegas hingga penutupan jika membahayakan publik. Sementara itu, Komnas Perempuan menilai angka kasus masih belum mencerminkan kondisi sebenarnya karena banyak yang belum dilaporkan, terutama di wilayah dengan keterbatasan akses layanan.

Baca Juga :  Pemkot Bandar Lampung Gelar Musrenbang RKPD 2027, Sinkronkan Arah Pembangunan Daerah

Kolaborasi antara pemerintah dan Komnas Perempuan akan difokuskan pada penanganan konten berbahaya, peningkatan literasi digital, serta penguatan kebijakan untuk melindungi perempuan dan kelompok rentan di ruang digital.(pin)

Berita Terkait

BPBD Bandar Lampung Imbau Warga Waspada Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Semangat Bunda Eva Wujudkan Hunian Layak Masyarakat Terbaik I Nasional
Dewi Mayang Apresiasi Kolaborasi Polresta Bandar Lampung, Perlindungan Korban Jadi Prioritas
Bahas Strategi Penanganan Banjir, Wali Kota Terima Audiensi Forum DAS
Wapres Gibran Kunjungi RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung
Bunda Eva Serahkan 31 Unit Mobil Operasional Puskesmas
Wali Kota Apresiasi Kunjungan Wapres sebagai Bentuk Perhatian Pemerintah Pusat
Penanganan Banjir Bandar Lampung Jadi Prioritas, Pemerintah Siapkan Master Plan

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:12 WIB

BPBD Bandar Lampung Imbau Warga Waspada Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Semangat Bunda Eva Wujudkan Hunian Layak Masyarakat Terbaik I Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Dewi Mayang Apresiasi Kolaborasi Polresta Bandar Lampung, Perlindungan Korban Jadi Prioritas

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:15 WIB

Bahas Strategi Penanganan Banjir, Wali Kota Terima Audiensi Forum DAS

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:12 WIB

Wapres Gibran Kunjungi RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung

Berita Terbaru



Produk hasil kolaborasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 dan IPB University berbahan baku tandan kosong (tankos) kelapa sawit menjadi berbagai produk berbasis komposit ramah lingkungan (green composite). Serat tandan kosong dikembangkan menjadi material biomaterial bernilai tambah untuk berbagai kebutuhan, antara lain helm pengaman (safety helmet), sepatu, sandal, produk fesyen, hingga rompi antipeluru.

Ekonomi dan Kreatif

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:21 WIB