Kolaborasi Jatim–Lampung Cetak Transaksi Rp1 Triliun, Peluang Investasi Makin Terbuka

Jumat, 8 Agustus 2025 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung, (Dinamik.id) – Wakil Ketua Umum KADIN Lampung Bidang Industri dan Perdagangan, Munir Abdul Haris, yang datang mewakili Ketua Umum KADIN Lampung Muhammad Kadafi yang berhalangan hadir karena agenda di Jakarta, menilai Provinsi Lampung memiliki banyak peluang kerja sama strategis dengan Provinsi Jawa Timur pasca gelaran Misi Dagang yang berlangsung di Bandarlampung, Kamis (7/8).

“Alhamdulillah kemarin sudah dibuka Misi Dagang Jatim dengan Lampung, dan misi dagang Jatim – Lampung ini bukan untuk pertama kalinya sebelumnya pada 2022, tahun ini Ada 153 pelaku usaha yang dihadirkan. 100 dari Lampung dan 53 dari Jawa Timur. Jadi terbuka banyak peluang kerja sama,” ujar Munir kepada wartawan, yang dalam kesempatan tersebut juga mewakili ketua DPRD Provinsi Lampung, Jumat (8/8).

Baca Juga :  Pemprov Lampung Proyeksikan Konsumsi LPG dan BBM Naik 5-15 Persen

Dari hasil pertemuan bisnis dengan pengusaha asal Jawa Timur, Kadin Lampung tidak hanya mencatat transaksi perdagangan, tetapi juga membangun kesepahaman awal untuk menjalin kemitraan di sektor pertanian, kelautan dan perikanan, jasa industri kreatif, hingga penyediaan bahan baku industri.

“Lampung punya komoditas seperti rajungan, karet lumb, udang, arang batok, vaname, dan jagung. Sementara di Jatim yang paling dimintai adalah rokok, kopi, gula merah, seafood, DOC & Pullet, sapi, benih tanaman, arang batok, dan mesin las,” jelas Munir.

Baca Juga :  Jelang Idul Adha, Pemprov Lampung Menerima Tambahan 10.000 Dosis Vaksin LSD

Menurutnya, kekuatan masing-masing provinsi dapat disinergikan untuk memperkuat rantai pasok domestik serta menurunkan biaya logistik antarwilayah.

“Nanti kita sinergikan bersama agar kebutuhan di sini bisa terpenuhi dari sana, dan kebutuhan di Jatim bisa kita penuhi dari sini,” lanjutnya.

Sinergi antardaerah ini, kata Munir, merupakan kunci dalam membangun ketahanan ekonomi nasional berbasis kekuatan lokal dan memperbesar kontribusi sektor riil terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Munir yang juga anggota Komisi III DPRD Provinsi Lampung turut mengapresiasi rencana pembangunan pabrik gula merah di Lampung oleh investor asal Kediri, Jawa Timur. Investasi ini ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2026.

Baca Juga :  Menparekraf Apresiasi Festival Krakatau Lampung

“Kita sambut baik karena ini akan mempercepat hilirisasi produk pertanian di Lampung dan membuka lapangan kerja baru. Investasi seperti ini juga mempertegas peran daerah sebagai basis produksi nasional,” pungkasnya.

Seperti diketahui, dalam Misi Dagang Jatim-Lampung 2025, total nilai transaksi mencapai Rp1,055 triliun, meningkat signifikan dari tahun sebelumnya. Alhamdulillah di tengah ketidak pastian ekonomi global kemarin acara misi dagang tembus transaksi sampai akhir acara 1 triliun lebih. (Mfd)

Berita Terkait

Ekspor Perdana 3.300 Ton Tapioka ke Tiongkok, Lampung Tegaskan Diri sebagai Lumbung Singkong Nasional
Gubernur Lampung Kolaborasi dengan Perbankan Perkuat Tiga Sektor
Wagub Lampung Serahkan Bantuan Korban Bencana Sumut Rp500 Juta
Pemprov Lampung Luncurkan Program Inovatif RMD-Ku untuk Tingkatkan IPM 
Rahmat Mirzani Djausal Raih Predikat Terbaik Fakultas Teknik Unila Periode April 2026
Gubernur Lampung Tekankan Kualitas Perbaikan Jalan Wates–Metro Rp14,67 Miliar
Rp14,67 Miliar untuk Jalan Wates–Metro, Gubernur Tekankan Mutu dan Drainase
Wagub Lampung Ajak Kader PMII Kolaborasi dan Menjadi Motor Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:53 WIB

Ekspor Perdana 3.300 Ton Tapioka ke Tiongkok, Lampung Tegaskan Diri sebagai Lumbung Singkong Nasional

Rabu, 6 Mei 2026 - 01:52 WIB

Gubernur Lampung Kolaborasi dengan Perbankan Perkuat Tiga Sektor

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:19 WIB

Wagub Lampung Serahkan Bantuan Korban Bencana Sumut Rp500 Juta

Senin, 4 Mei 2026 - 14:22 WIB

Pemprov Lampung Luncurkan Program Inovatif RMD-Ku untuk Tingkatkan IPM 

Minggu, 26 April 2026 - 17:18 WIB

Rahmat Mirzani Djausal Raih Predikat Terbaik Fakultas Teknik Unila Periode April 2026

Berita Terbaru