Ketika Alam Dijadikan Kambing Hitam: Membongkar Akar Sistemik Bencana Ekologis

Kamis, 18 Desember 2025 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id) — Kelompok Studi Kader (KLASIKA) Lampung kembali menggelar Majelis Jum’at Klasika dengan mengangkat tema “Jalan Panjang Menuju Keadilan Ekologis”. Diskusi ini digelar sebagai respons atas berbagai bencana ekologis yang terjadi dan kerap dipahami semata sebagai peristiwa alam, tanpa menyinggung peran kebijakan, tata kelola sumber daya, dan sistem pembangunan yang turut membentuk kerentanan lingkungan.

Direktur KLASIKA, Ahmad Mufid, menjelaskan bahwa diskusi kali ini menyoroti akar sistemik bencana ekologis.

“Majelis ini mengajak publik melihat bahwa bencana bukan sekadar amukan alam, tetapi juga konsekuensi dari kebijakan, tata ruang, dan eksploitasi sumber daya yang tidak terkendali,” ujarnya, Kamis (18/12/2025).

Baca Juga :  Unila Sampaikan Pernyataan Sikap Terkait Oknum Mahasiswa Mengaku BEM Unila 2023

Subtema diskusi, “Bencana Ekologis: Alam Menghukum atau Sistem yang Gagal?”, diharapkan mendorong peserta untuk menelisik hubungan antara keputusan manusia dan dampak ekologis yang muncul.

Mufid menekankan pentingnya memahami bencana sebagai persoalan struktural, bukan sekadar fenomena alam yang tak terelakkan.

Lebih lanjut, Mufid menyampaikan kegiatan akan dilaksanakan pada Jum’at, 19 Desember 2025, pukul 18.30 WIB, bertempat di Rumah Ideologi Klasika.

“Kegiatan ini terbuka untuk umum dan diharapkan menjadi ruang dialog inklusif bagi siapa pun yang memiliki kepedulian terhadap isu keadilan ekologis,” katanya.

Baca Juga :  Unila Gelar Konferensi Internasional tentang Teknologi dan Keberlanjutan

Selain itu, Mufid juga menjelaskan bahwa Majelis Jum’at Klasika bukan hanya forum diskusi intelektual, tetapi juga ruang perjumpaan gagasan, pengalaman, dan kegelisahan bersama.

Melalui diskusi ini, Klasika ingin mendorong lahirnya kesadaran kolektif bahwa krisis ekologis yang terjadi saat ini bukan persoalan yang berdiri sendiri, melainkan erat kaitannya dengan pilihan-pilihan kebijakan dan arah pembangunan.

“Selama ini, bencana seperti banjir, tanah longsor, kebakaran hutan, hingga krisis air sering dipahami sebagai bencana alam yang tak terelakkan,” imbuhnya.

Menurut Mufid, alam pun kerap diposisikan sebagai pihak yang “menghukum” manusia melalui peristiwa tersebut. Padahal, jika ditelusuri lebih jauh, hampir seluruh bencana ekologis memiliki keterkaitan kuat dengan aktivitas dan keputusan manusia.

Baca Juga :  LDS Diskusi Dampak Putusan MK No. 135/PUU-XXII/2024

“Alih fungsi lahan yang tak terkendali, eksploitasi sumber daya alam tanpa batas, serta tata ruang yang tunduk pada kepentingan modal menjadi faktor dominan yang memperparah kerentanan ekologis,” tegasnya.

Diskusi kali ini akan menghadirkan Irfan Tri Musri, Direktur WALHI Lampung, sebagai narasumber. Majelis Jum’at Klasika mengajak publik untuk memahami bahwa bencana bukan sekadar peristiwa alam, tetapi persoalan sistemik yang memerlukan refleksi kritis dan aksi kolektif. (Amd)

Berita Terkait

Diskusi Publik PKBI Lampung: Dorong Peran Pemuda dalam Pembangunan Berkelanjutan
Gelar Donor Darah Pemuda Lampura, Gen-Zi: Sudah 300 Orang Mendaftar!
MEMBANGGAKAN! SMPN 3 Pringsewu Juara 3 Street Soccer Tingkat Nasional
Car Free Day Gen Zi Ditunda Tak Dapat Izin Pemerintah
Arsip Dokumentasi Bersejarah Museum Lampung Ditemukan Terbengkalai di Area Belakang Gedung
Pemdes Sukajaya dan PHBI Sukses Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW
Matrikulasi MH Universitas Saburai, Rektor Dorong Mahasiswa Jadi Pemikir Hukum
Gubernur Lampung Instruksikan Sekolah Daring Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Diskusi Publik PKBI Lampung: Dorong Peran Pemuda dalam Pembangunan Berkelanjutan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:51 WIB

Gelar Donor Darah Pemuda Lampura, Gen-Zi: Sudah 300 Orang Mendaftar!

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:52 WIB

MEMBANGGAKAN! SMPN 3 Pringsewu Juara 3 Street Soccer Tingkat Nasional

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Car Free Day Gen Zi Ditunda Tak Dapat Izin Pemerintah

Selasa, 29 September 2026 - 06:01 WIB

Arsip Dokumentasi Bersejarah Museum Lampung Ditemukan Terbengkalai di Area Belakang Gedung

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

PTPN I Siapkan Investasi Rp26,76 Triliun untuk Hilirisasi

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:48 WIB

Provinsi

Wira dan Adi Jadi Kandidat Pertama di Penjaringan PWI Lampung

Senin, 19 Okt 2026 - 16:38 WIB