KADIN Lampung Tolak Rencana Impor 105 Ribu Kendaraan dari India

Senin, 23 Februari 2026 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id)-Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Lampung melalui Wakil Ketua Umum (WKU) Bidang Industri dan Perdagangan, Munir A. Haris, menyatakan sikap tegas menolak rencana impor 105.000 kendaraan niaga dari India senilai Rp24,66 triliun untuk kebutuhan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Munir menegaskan, KADIN Lampung sejalan dan sependapat dengan KADIN Pusat agar Presiden Prabowo Subianto membatalkan rencana impor tersebut.

“Kita sejalan dan sependapat dengan KADIN Pusat agar Bapak Presiden membatalkan rencana impor mobil dari India sebanyak 105.000 kendaraan niaga senilai Rp24,66 triliun untuk kebutuhan operasional KDKMP,” ujar Munir, Senin (23/2/2026).

Baca Juga :  Resmi Dibuka, Karang Indah Mall Beroperasi 24 Jam

Ia meyakini Presiden konsisten dengan visi yang kerap disampaikan dalam berbagai pidato, yakni Indonesia harus berdiri di atas kaki sendiri secara ekonomi, berdaulat di bidang politik, dan berkepribadian dalam budaya.

Menurutnya, penggunaan kendaraan taktis Maung sebagai mobil operasional Presiden merupakan simbol konkret kebanggaan terhadap produk dalam negeri.

“Penggunaan mobil Maung sebagai kendaraan operasional Presiden adalah wujud nyata kecintaan terhadap produk dalam negeri. Kita bangga atas jiwa patriot Presiden. Konsistensi itu harus dilanjutkan dengan langkah-langkah konkret lainnya,” tegasnya.

Baca Juga :  Kanwil DJP Ajak PWI Lampung Edukasi Pentingnya Pajak Membangun Bangsa

Munir yang juga anggota Komisi III DPRD Provinsi Lampung itu mengaku terkejut dengan rencana impor tersebut karena dinilai tidak sejalan dengan semangat kemandirian ekonomi nasional di awal pemerintahan.

“Saya yakin ini ulah segelintir orang di lingkaran Presiden. Presiden harus segera membatalkan, meskipun konon 200 unit kendaraan sudah sampai di Indonesia,” katanya.

Baca Juga :  Kadin Lirik Sektor Pariwisata dan Pertanian Lampung

Ia menambahkan, kebutuhan kendaraan pickup untuk KDKMP seharusnya menjadi momentum strategis untuk memperkuat industri otomotif dalam negeri, mendorong peningkatan kapasitas produksi, penyerapan tenaga kerja, serta penguatan rantai pasok nasional.

Diketahui, rencana impor tersebut dilakukan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara dengan rincian:
• 35.000 unit mobil pickup 4×4 dari Mahindra & Mahindra Ltd
• 35.000 unit pickup 4×4 dari Tata Motors
• 35.000 unit truk roda enam dari produsen yang sama.(Amd)

Penulis : Mufid

Editor : Eka Setiawan

Berita Terkait

PTPN I Perkuat Hilirisasi Kopi Ijen Tingkatkan Daya Saing
Bupati Pringsewu Ingin UMKM Berkembang, Koperindag Bina Budidaya Jamur Tiram Sukoyoso
PTPN I Perkuat Bisnis Energi dan Manufaktur
PTPN I Raih Dua Penghargaan AHI 2026
KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit
Semakin Ekspansif, PTPN I Bidik Pasar Global Cerutu dari Bali
Apindo Berharap RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Tak Ganggu Pertumbuhan Ekonomi
PTPN I Dukung Pemprov Jabar Hijaukan Lahan Cikembang

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:52 WIB

PTPN I Perkuat Hilirisasi Kopi Ijen Tingkatkan Daya Saing

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Bupati Pringsewu Ingin UMKM Berkembang, Koperindag Bina Budidaya Jamur Tiram Sukoyoso

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:12 WIB

PTPN I Perkuat Bisnis Energi dan Manufaktur

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:18 WIB

PTPN I Raih Dua Penghargaan AHI 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:21 WIB

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Berita Terbaru

Bisnis

PTPN I Perkuat Hilirisasi Kopi Ijen Tingkatkan Daya Saing

Sabtu, 17 Okt 2026 - 14:52 WIB

Bisnis

PTPN I Perkuat Bisnis Energi dan Manufaktur

Jumat, 16 Okt 2026 - 15:12 WIB