Jakarta (dinamik.id)-Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Haris Pertama siap pasang badan membela Presiden Prabowo atas upaya gerakan pemakzulan melalui aksi jalanan, forum diskusi yang dinilai provokatif, hingga konten opini publik di media sosial.
Haris menegaskan dorongan pemakzulan melalui tekanan nonkonstitusional tidak mencerminkan kedewasaan dalam berdemokrasi dan berpotensi mengganggu stabilitas nasional.
“Demokrasi kita memiliki mekanisme yang jelas dan konstitusional. Tidak seharusnya ada upaya-upaya pemakzulan yang didorong melalui tekanan jalanan,” ujar Haris melalui siaran persnya yang diterima redaksi dinamik.id, Sabtu (11/4/2026).
Tokoh pemuda itu malah heran dengan berkembangnya narasi tersebut, mengingat pemerintahan Presiden Prabowo yang baru berjalan sekitar satu setengah tahun dinilainya telah menunjukkan berbagai capaian konkret.
“Publik perlu melihat kinerja pemerintah secara objektif, bukan terjebak pada opini yang menyesatkan oleh segelintir petualang kekuasaan”, kata aktivis yang sering blusukan ke daerah-daerah itu.
Haris menyebutkan salah satu capaian penting pemerintah terlihat dari komitmen dalam pemberantasan korupsi yang semakin diperkuat melalui sinergi antar aparat penegak hukum.
Selain itu, menurutnya, pemerintah juga mulai menertibkan praktik mafia tambang serta tata kelola sawit ilegal yang selama ini merugikan negara.
Baginya kebujakan ini merupakan langkah berani dan tak populis dikalangan oligarki yang patut diapresiasi. “Langkah tegas dalam memberantas mafia tambang dan sawit ilegal menunjukkan keberanian negara dalam menata ulang pengelolaan sumber daya alam agar lebih berkeadilan,” tegasnya.
Di sektor lain, pemerintah juga dinilai menunjukkan kemajuan dalam penguatan ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produksi dalam negeri, serta menjaga stabilitas ekonomi di tengah tekanan global.
“Program hilirisasi industri juga dinilai terus berjalan sebagai bagian dari strategi memperkuat kemandirian ekonomi nasional. Semua program berjalan sesuai harapan,” jelasnya.
Selain itu, Haris menambahkan bahwa pemerintah tetap konsisten dalam menjaga stabilitas nasional dan memperkuat sektor pertahanan sebagai fondasi utama dalam menjaga kedaulatan negara.
Atas dasar tersebut, KNPI menyatakan komitmennya untuk mendukung pemerintahan yang sah sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan bangsa.
Haris juga mengingatkan bahwa perbedaan pandangan dalam demokrasi merupakan hal yang wajar, namun harus disampaikan melalui jalur yang sesuai dengan konstitusi.
“Kalau ada kritik, sampaikan melalui mekanisme yang benar. Jangan sampai demokrasi disalahgunakan untuk kepentingan sesaat,” tegasnya.
Merespon itu, Ketua DPD KNPI Lampung Iqbal Ardiansyah menegaskan komitmennya untuk mendukung seluruh sikap dan kebijakan Ketua Umum Haris Pertama dalam rangka menyukseskan kebijakan Presiden Prabowo dalam mewujudkan Indonesia maju.
“Kami siap amankan! Idealisme merupakan kemewahan dan kehormatan terakhir pemuda. Mendukung tentu bukan berarti tak kritis. Tapi dalam menyampaikan kritik harus mengedepankan etika dan tak melanggar konstitusi. Kami siap amankan kebijakan Ketum Haris,” tegas Bung Iqbal, sapaan akrab tokoh pemuda Lampung itu.(Eka)

Penulis : Eka Setiawan
Editor : Eka Setiawan











