KNPI – ITERA Kolaborasi Petakan Daerah Rawan Banjir di Bandar Lampung

Kamis, 1 September 2022 - 22:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (dinamik.id) – ITERA berkolaborasi dengan DPD KNPI Provinsi Lampung menyelenggarakan kegiatan pelatihan dan sosialisasi pemetaan daerah wilayah rawan banjir menggunakan teknologi Drone.  Pelatihan berlangsung di Jalan Karimun Jawa, Perumdam 4, Gang Wisma 1 dan 2, Sukarame, Bandar Lampung, Kamis (1/9/22).

Pelatihan dan Sosialisasi Pemetaan Daerah Rawan Banjir ini merupakan inisiatif dari Jurusan Teknik Geodesi ITERA dan KNPI Provinsi Lampung untuk membantu pemerintah dalam mengatasi banjir yang sering terjadi di Kota Bandar Lampung

Baca Juga :  22 ASN UIN Dianugrahi Satyalancana Karya Satya

Muhammad Abdul Mubdi Bindar (Perencanaan Wilayah dan Kota ITERA) mengatakan, materi lapangan untuk hari pertama praktek drone adalah pengenalan pengkontrolan sistem drone dan pembuatan jalur terbang untuk pemetaan foto udara serta pengambilan foto udara di daerah Perumdam 4 Sukarame, Bandar Lampung.

“Dalam materi pengenalan pengontrolan drone, peserta diajarkan bagaimana caranya untuk take off dan landing perangkat drone secara manual dan automatis,” ujarnya.

Baca Juga :  Akademisi ITERA Sebut Pemekaran Bandar Negara Bisa Kurangi PAD Lamsel, Pariwisata Bisa Jadi Solusi

Muhammad Abdul Mubdi Bindar menambahkan, peserta juga diberi penjelasan bagaimana menaikan dan menurunkan ketinggian drone serta mengarahkan drone sesuai ke tempat yang dituju.

Materi selanjutnya adalah tentang perencanaan jalur terbang dan Ground Control Point (GCP) untuk proses pengambilan foto udara di daerah Perumdam 4 Sukarame, Bandar Lampung.

Di lain kesempatan, Ketua PK Sukarame Novi Agustina Wahyu Wardana berterima kasih sekali dengan adanya pelatihan dan sosialisasi pemetaan daerah rawan banjir ini. Novi berharap, dengan adanya sosialisasi tersebut pemuda kelurahan akan lebih mengetahui masalah banjir di lingkungannya.

Baca Juga :  Prof Abdul Haris: PMII Benteng Moral dan Intelektual Bangsa

Ketua KNPI Provinsi Lampung Iqbal Ardiansyah mengatakan nantinya KNPI akan membantu tiap-tiap daerah yang memerlukan pelatihan dan sosialisasi terkait Pemetaan Daerah Rawan Banjir untuk menanggulangi masalah banjir di Provinsi Lampung terkhusus di Ibukota Bandar Lampung. (Red)

Berita Terkait

Car Free Day Gen Zi Ditunda Tak Dapat Izin Pemerintah
Pemdes Sukajaya dan PHBI Sukses Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW
Matrikulasi MH Universitas Saburai, Rektor Dorong Mahasiswa Jadi Pemikir Hukum
Ada 203 Titik Hotspot, Anggota Karang Taruna Desa Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla
Prof Asep Sukohar Yakin Mampu Majukan Unila, Ini Rekam Jejaknya!
IJP Lampung Ramaikan Semarak HUT 81 RI Gelar Lomba Merdeka dalam Suka Cita
Dies Natalis Universitas Saburai Momentum Penguatan dan Kematangan
Dospulkam IPB, SEAMEO BIOTROP, dan Polinela Selenggarakan Pelatihan Circular Economy untuk Guru

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Car Free Day Gen Zi Ditunda Tak Dapat Izin Pemerintah

Senin, 14 September 2026 - 16:20 WIB

Pemdes Sukajaya dan PHBI Sukses Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW

Sabtu, 12 September 2026 - 19:52 WIB

Matrikulasi MH Universitas Saburai, Rektor Dorong Mahasiswa Jadi Pemikir Hukum

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Ada 203 Titik Hotspot, Anggota Karang Taruna Desa Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Prof Asep Sukohar Yakin Mampu Majukan Unila, Ini Rekam Jejaknya!

Berita Terbaru



Produk hasil kolaborasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 dan IPB University berbahan baku tandan kosong (tankos) kelapa sawit menjadi berbagai produk berbasis komposit ramah lingkungan (green composite). Serat tandan kosong dikembangkan menjadi material biomaterial bernilai tambah untuk berbagai kebutuhan, antara lain helm pengaman (safety helmet), sepatu, sandal, produk fesyen, hingga rompi antipeluru.

Ekonomi dan Kreatif

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:21 WIB