UIN RIL dan ITERA Perkuat Kolaborasi Saintek, Riset Halal, dan Kesehatan Mental

Selasa, 4 Februari 2025 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id) – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung terus memperkuat kolaborasi di bidang sains dan teknologi (Saintek).

Dalam kunjungan ke Institut Teknologi Sumatera (Itera) pada Selasa (04/02/2025), Rektor UIN RIL, Prof H Wan Jamaluddin Z MAg PhD, bersama jajaran, membahas berbagai peluang kerja sama, termasuk pengembangan program studi Saintek, penelitian halal, hingga solusi bagi permasalahan kesehatan mental.

“Kami menyadari bahwa mandat awal PTKIN di bawah Kementerian Agama membawa dua misi utama, yaitu keilmuan dan dakwah. Untuk memperkuat misi keilmuan, kami harus belajar dari para ahli, membangun jaringan, dan berkolaborasi,” ujar Prof Wan Jamaluddin.

Ia menegaskan pentingnya membangun ekosistem akademik yang kuat bagi program studi Saintek di UIN RIL. Beberapa prodi yang telah dibuka di bidang Saintek ini yaitu Prodi Sistem Informasi, Prodi Biologi, Prodi Sains Data, dan Prodi Kimia.

“Meskipun UIN telah meraih akreditasi APT Unggul, kami ingin agar para dosen Saintek bisa tumbuh dan berkembang bersama, memperkuat Lampung dalam bidang sains dan teknologi. Itera memiliki pengalaman yang tidak perlu diragukan lagi, dan kami ingin mendapat arahan serta bimbingan dari Itera terkait penguatan program studi ini,” tambahnya.

Baca Juga :  Mahasiswa UIN Antusias Sambut Kunjungan Professor Asal Malaysia

Rektor Itera, Prof Dr I Nyoman Pugeg Aryantha, menyambut baik kerja sama ini dan menegaskan pentingnya sinergi antara kedua institusi.

“Kami merasa sangat tersanjung karena UIN RIL mengembangkan prodi saintek dan ingin bersinergi dengan kami. Mari bersama-sama saling mengisi, berbagi ilmu, dan bekerja sama dalam penelitian. Itera sangat terbuka untuk bersinergi dan berbagi pengalaman, terutama dalam bidang penelitian dan inovasi,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, Itera baru saja meraih peringkat tujuh nasional sebagai perguruan tinggi dengan jumlah paten terbanyak. “Kami berharap nantinya Itera dan UIN RIL dapat menghasilkan paten bersama, salah satunya dalam sistem pendeteksian komponen halal,” tambahnya.

Baca Juga :  Jelang Pilkada, Kapolres Mesuji Pimpin Giat Kamtibmas Nusantara Cooling System

Dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Gedung A Itera , Kepala Pusat Penelitian LP2M UIN RIL, Prof Dr Hj Yuberti MPd menyoroti kontribusi laboratorium halal dalam penelitian bersama. Hal ini juga diperkuat oleh Iip Sugiharta, perwakilan Prodi Kimia UIN RIL, yang berharap dapat bekerja sama dalam pengembangan laboratorium halal.

Selain itu, LP2M Itera juga mengusulkan kajian fatwa terkait isu lingkungan, seperti hukum pembuangan minyak jelantah yang berdampak buruk terhadap ekosistem. Hal ini menjadi peluang kerja sama lebih lanjut dalam kajian berbasis keislaman dan sains.

Dalam pertemuan tersebut, Rektor Prof Wan Jamaluddin juga menyoroti pentingnya solusi bagi kesehatan mental.

“UIN RIL dapat berkontribusi dalam aspek spiritual. Kami memiliki Assessment Center di bawah Pusat Karier yang dapat mendukung upaya ini,” katanya.

Selain itu, Prof Wan yang juga selaku Ketua DPW – Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) Lampung mengajak Itera untuk menghidupkan kembali dan turut aktif pengembangan inovasi melalui kolaborasi antar dosen. Ia menyebut beberapa dosen Itera juga tercatat sebagai anggota asosiasi tersebut.

Baca Juga :  Bunda Eva Dorong Kolaborasi Penanganan Banjir Lewat FGD Roadmap Bandar Lampung

Pertemuan ini turut dihadiri Dekan Fakultas Syariah Dr Efa Rodiah Nur MH, Kepala Pusat Penelitian LP2M Prof Dr Hj Yuberti MPd, Koordinator Humas dan Kerja Sama Anis Handayani SAg MSos, Ketua Tim Pengembangan Kampus Berkelanjutan dan Berwawasan Lingkungan (TPKBBL), serta perwakilan dari Prodi Sains Data, Sistem Informasi, dan Kimia.

Pihak UIN RIL diterima langsung oleh Rektor Itera, Prof Dr I Nyoman Pugeg Aryantha. Didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Itera Prof Dr Eng Khairurrijal MSi, Wakil Rektor Keuangan dan Umum Ir Arif Rohman ST MT, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran Itera, Handoyo PhD Kepala LPPM Dr Muhamad Fatikul Arif ST MSc, serta jajaran pimpinan Itera. (Pin)

Berita Terkait

Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan
Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Lampung Penyokong Swasembada Gula Nasional
IMM Pringsewu Pertanyakan Kinerja ‘Melempem’ BK DPRD Jaga Muruwah Legislatif
Kebakaran Way Kambas Berulang, Komisi II DPRD Lampung Dorong Penguatan Pencegahan
KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
Daftar Pilrek, Prof Asep Sukohar Tunjukan Keseriusan Ingin Majukan Unila 2027-2031
Wakil Ketua Komisi IV DPR Hanan Dukung Lampung Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027
IMM Pringsewu Tegaskan Anggota DPRD Tidur dan Main HP Rusak Citra Legislatif, BK Harus Tegas!

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Lampung Penyokong Swasembada Gula Nasional

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:06 WIB

IMM Pringsewu Pertanyakan Kinerja ‘Melempem’ BK DPRD Jaga Muruwah Legislatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Kebakaran Way Kambas Berulang, Komisi II DPRD Lampung Dorong Penguatan Pencegahan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:52 WIB

KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru

Berita Terbaru

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat meninjau perkebunan tebu di Sugar Group Companies (SGC), Kecamatan Gedung Meneng, Tulangbawang, Lampung, Rabu (26/8/2026). Amran optimistis produksi gula nasional mencapai 3 juta ton pada tahun ini.

Ekonomi dan Kreatif

Usai Tinjau SGC, Mentan Amran Sulaiman: Mudah-Mudahan Tidak Impor Gula Lagi!

Rabu, 26 Agu 2026 - 19:50 WIB