Prof Omar: Pembangunan Fisik Memiliki Konsekuensi Sosial Terhadap Masyarakat

Selasa, 10 Januari 2023 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar lampung (dinamik.id) – Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan International Visiting Professor yang berlangsung di Ruang Teater Lt.2 Gedung Academic & Research Center, Selasa (10/01/2023).

Kegiatan yang menghadirkan Prof Dr Ismail Omar dari Universiti Geomatika Malaysia ini membahas tentang Potentiality Islamic Land and Property Management.

Baca Juga :  Keren Nih! Plt Bupati Lamteng Kunjungi Rumah Literasi Kalirejo Book Party

Dalam paparannya, Prof Omar menyampaikan peran penting dari Perguruan Tinggi khususnya Perguruan Tinggi Islam sebagai pengelola ilmu pengetahuan untuk kebaikan lingkungan dan umat (masyarakat). Menurut Prof Omar pembangunan fisik memiliki konsekuensi sosial terhadap masyarakat.

“Ini berdampak pada bagaimana masyarakat secara fisik bermanuver dan melakukan fungsinya, serta timbulnya aspek ketidaksetaraan sosial ekonomi, termasuk cara masyarakat menghadapi masalah lingkungan yang muncul sebagai akibat dari perubahan lingkungan alam untuk aktivitas manusia,” paparnya.

Baca Juga :  PW Muhamadiyah Lampung Sebut LGBT Musuh Kemanusiaan

Oleh karenanya, menurut Prof Omar Sustainable development (pembangunan berkelanjutan) sangat diperlukan. Manajemen (pengelolaan) Lahan dan Properti secara Islami bisa menjadi dasar untuk kebaikan lingkungan dan ummah (masyarakat).

Baca Juga :  Dukung Pengembangan SDM Dosen, Tim HETI adakan Coaching Clinic

Sementara itu, Dekan FEBI Prof Dr Tulus Suryanto SE MM Akt CA menjelaskan, Visiting Professor tersebut merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam rangka akselerasi pencapaian akreditasi internasional yang menjadi amanah FEBI. (Naz)

Berita Terkait

Ada 203 Titik Hotspot, Anggota Karang Taruna Desa Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla
Prof Asep Sukohar Yakin Mampu Majukan Unila, Ini Rekam Jejaknya!
IJP Lampung Ramaikan Semarak HUT 81 RI Gelar Lomba Merdeka dalam Suka Cita
Dies Natalis Universitas Saburai Momentum Penguatan dan Kematangan
Dospulkam IPB, SEAMEO BIOTROP, dan Polinela Selenggarakan Pelatihan Circular Economy untuk Guru
Dari Dongeng hingga Badut, Cara Unik Komunitas Ini Bangkitkan Semangat Baca Anak Desa
Dari Dongeng hingga Badut, Cara Unik Komunitas Ini Bangkitkan Semangat Baca Anak Desa
SELAMAT! 374 Siswa SMA YP Unila Berhasil Lolos Perguruan Tinggi hingga Luar Negeri

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Ada 203 Titik Hotspot, Anggota Karang Taruna Desa Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Prof Asep Sukohar Yakin Mampu Majukan Unila, Ini Rekam Jejaknya!

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:31 WIB

IJP Lampung Ramaikan Semarak HUT 81 RI Gelar Lomba Merdeka dalam Suka Cita

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Dies Natalis Universitas Saburai Momentum Penguatan dan Kematangan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:28 WIB

Dospulkam IPB, SEAMEO BIOTROP, dan Polinela Selenggarakan Pelatihan Circular Economy untuk Guru

Berita Terbaru

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat meninjau perkebunan tebu di Sugar Group Companies (SGC), Kecamatan Gedung Meneng, Tulangbawang, Lampung, Rabu (26/8/2026). Amran optimistis produksi gula nasional mencapai 3 juta ton pada tahun ini.

Ekonomi dan Kreatif

Usai Tinjau SGC, Mentan Amran Sulaiman: Mudah-Mudahan Tidak Impor Gula Lagi!

Rabu, 26 Agu 2026 - 19:50 WIB