Disnakeswan Lampung Gandeng Stakeholder Optimalkan Pembiayaan Korporasi Peternakan

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lampung Lili Mawarti menyaksikan penandatanganan MoU antara PT GGLC yang menjalin kemitraan dengan KPT Maju Sejahtera, Senin (29/11/2021).
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lampung Lili Mawarti menyaksikan penandatanganan MoU antara PT GGLC yang menjalin kemitraan dengan KPT Maju Sejahtera, Senin (29/11/2021).

BANDAR LAMPUNG (dinamik.id)–Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung menggelar pertemuan koordinasi fasilitasi pembiayaan mendukung korporasi peternakan. Kegiatan itu berlangsung dalam rangka pengembangan kapasitas kelembagaan ekonomi petani berbasis kawasan.

Agenda dilaksanakan di Koperasi Produksi Ternak (KPT) Maju Sejahtera, Tanjung Sari, Lampung Selatan, Senin, 29 November 2021. Hadir pada kegiatan itu Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lampung Lili Mawarti, Sub Koordinator Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis Direktorat Pembiayaan, Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Sri Rahayu, dan Sub Koordinator Fasilitasi Pembiayaan Siswoyo.

Bacaan Lainnya

Kemudian hadir juga Sub Koordinator Investasi Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Idha Susanti, Balai Veteriner Lampung Enny Saswiyanti, eputi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lampung Yura A Djalins dan lainnya.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lampung Lili Mawarti mengatakan pada 2020, KPT Maju Sejahtera memperoleh amanat dari Pemerintah Pusat untuk melaksanakan Program 1.000 Desa Sapi yang saat ini bertransformasi menjadi Desa Korporasi Sapi.

“Dukungan sebanyak 1.000 ekor sapi yang terdiri dari 500 sapi pejantan sebagai bakalan/penggemukan dan 500 sapi betina untuk pembiakan yang tersebar di lima lokasi di Desa Wawasan, Desa Purwodadi Dalam, Desa Bangunsari, Desa Sidomukti dan Desa Wonodadi,” ungkapnya.

Saat ini, lanjut Lili, program 1.000 desa sapi hampir memasuki satu tahun masa pemeliharaan sapi. Untuk menyukseskan program tersebut dibutuhkan dukungan dan kerjasama dari berbagai stakeholder.

Ia menegaskan Pemda terus berupaya menggandeng sinergi dengan beberapa pihak seperti pemerintah pusat, perguruan tinggi, sektor perbankan, sektor swasta/ feedloter, organisasi profesi (ISPI, PDHI) untuk bersama-sama memberikan perhatian, waktu dan curahan energi demi keberhasilan kegiatan Desa Korporasi Sapi. “Apabila program tersebut berhasil, nantinya dapat menjadi percontohan dan ditularkan kepada lokasi lain di Provinsi Lampung,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan MoU antara PT GGLC yang menjalin kemitraan dengan KPT Maju Sejahtera sebagai penyedia sapi bakalan yang bermutu untuk mendukung kontinyuitas usaha peternakan dan penyediaan sapi bakalan/replacement pejantan berkualitas di KPT Maju Sejahtera. (BAY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *