DPC Demokrat Lamsel Gelar Rapat Calon Pengurus dan Ziarah Makam Radin Inten II

Sabtu, 14 Mei 2022 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan (dinamik.id) – Pasca penetapan ketua DPC Lampung Selatan 9 Mei lalu, Ketua DPC Demokrat Lampung Selatan (Lamsel) M Junaidi bergerak cepat.

Diam-diam ternyata, ia sudah melaksanakan rapat ke tiga untuk penyusunan struktur pengurus DPC Demokrat Lamsel, Sabtu 14 Mei 2022.

“Ini sudah rapat ke tiga, bersama PAC-PAC di kantor DPC, soal struktur pengurus demokratis saja, berjalan sesuai dengan aturan partai,” kata Junaidi.

Selain menggelar rapat bersama PAC dan anggota DPRD Lamsel, Junaidi juga mengajak calon pengurs, PAC dan anggota DPRD Lamsel Fraksi Demokrat ke Makam pahlawan Nasional asal Lampung Radin Inten II.

“Tadi kita menyempatkan diri ziarah bersama ke makam pahlawan nasional asal Lampung, Radin Inten. Mengenang jasa-jasa para leluhur kita, pahlawan nasional asal Lampung yang gagah berani. Hal ini sebagai motivasi bagi kita untuk berjuang dengan gagah berani mengisi kemerdekaan. Malu bagi orang Lampung jika tidak bisa berbuat untuk tanah kelahiran kita,” jelasnya.

Baca Juga :  Bawaslu dan KPU Lampung Belum Terima Surat Resmi Pembatalan Pencalonan Wahdi - Qomaru

Adapun rombongan yang ikut dalam acara ziarah ini antaralain, anggota fraksi Demokrat Lamsel, Suhendra, Jengiskhan, dan Kodri.

Sementara rombongan ketua PAC antaralain, ketua PAC Palas Agus Nadi, ketua PAC Ketapang Budi Prasetyo, PAC Sragi Lilia dan PAC Bakauheni Yobi, dan PAC Penengahan Wawan Siswan.

Ditambahkan mantan anggota DPRD Lampung ini, Falsafah orang Lampung Piil Pesenggiri dicontohkan oleh pahlawan nasional asal Lampung Radin Inten II.

Baca Juga :  Gus Irfan: Jadikan Politik Sebagai Wasilah, Bukan Ghoyah

“Dalam membangun bangsa orang Lampung memiliki falsapah hidup yakni Piil Pesenggiri, salah satunya merasa malu bisa tidak bisa berbuat baik untuk rakyat dan bangsa, seperi dicontohkan oleh Radin Inten II dalam dialognya dengan ibunya, Api ubat Liom Mak, Mati Anakku artinya apa obat malu ibu, mati anakku,” tegasnya. (Bay)

Berita Terkait

Pansus DPRD Lampung Mulai Bahas LHP BPK, Lebih dari 70% Rekomendasi Ditindaklanjuti
Bukan Cuma Hujan! Andika Wibawa Sebut Tata Kota Sumber Masalah Banjir
Alumni Kembali Mengabdi, Syukron Muchtar Isi Sanlat di SMA YP Unila Bandar Lampung
Drainase Buruk Diduga Jadi Penyebab Banjir di Bandar Lampung, Kostiana Dorong Perbaikan Infrastruktur ‎
Peringati Nuzulul Qur’an, PDIP Lampung Bagikan 500 Takjil dan Santuni Anak Yatim
Munir Turun ke Desa, Maraton Serap Aspirasi Pembangunan Jalan Hingga Beasiswa
DPRD Bandar Lampung Paripurna Tetapkan Perda Pengelolaan BMD
PDI Perjuangan Lampung Gelar Buka Puasa Bersama dan Berbagi Takjil di Ramadan 1447 H

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 17:03 WIB

Pansus DPRD Lampung Mulai Bahas LHP BPK, Lebih dari 70% Rekomendasi Ditindaklanjuti

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:37 WIB

Bukan Cuma Hujan! Andika Wibawa Sebut Tata Kota Sumber Masalah Banjir

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:23 WIB

Alumni Kembali Mengabdi, Syukron Muchtar Isi Sanlat di SMA YP Unila Bandar Lampung

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:33 WIB

Drainase Buruk Diduga Jadi Penyebab Banjir di Bandar Lampung, Kostiana Dorong Perbaikan Infrastruktur ‎

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:45 WIB

Peringati Nuzulul Qur’an, PDIP Lampung Bagikan 500 Takjil dan Santuni Anak Yatim

Berita Terbaru