Masyarakat Brajaselebah Meminta Pemerintah Perbaiki Jalan dan Tanggul

Rabu, 1 Juni 2022 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Timur (dinamik.id)–Masyarakat di Kecamatan Brajaselebah dan Labuhan Maringgai berharap agar Pemprov Lampung bisa memperbaiki jalan dan tanggul penghubung antar kecamatan di Lampung Timur. Pasalnya, kondisi jalan saat ini sangat memprihatinkan.

“Kami memohon kiranya Pak Gubernur dan Pak Bupati bisa memperbaiki jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Way Jepara, Kecamatan Brajaselebah dan Kecamatan Labuhan Maringgai yang sekarang sudah berlubang seperti kubanggan kerbau,” ujar Iksan pada anggota DPRD Lampung H. Noverisman Subing saat melakukan reses di kecamatan itu belum lama ini.

Baca Juga : 

Selain jalan ada tanggul sepanjang kira-kira 1.000 meter antara Desa Braja Luhur, Kecamatan Braja Selebah dengan Desa Karang Anyar Kecamatan Labuhan Maringgai, bahkan kendaraan roda empat sekarang jarang melintas dijalur itu karena takut selip masuk ke rawa sebelah kiri atau ke kanan tanggul.

“Rasanya sejak dibangun puluhan tahun lalu hingga kini tanggul sebagai satu-satunya akses menuju Labuhan Maringgai dari Brajaselebah dan Way Jepara belum pernah diperbaiki,” tambah Iksan.

Masyarakat lainnya juga menambahkan kerusakan jalan ini sudah terjadi sekitar empat tahun. Bahkan permohonan itu sudah sering disampaikan masyarakat ke Bupati.

Baca Juga :  Demokrat Lampung siap Beri Sanksi bagi Kader yang Tidak Patuh Aturan Partai

“Tapi mungkin karena anggarannya tidak cukup maka sampai sekarang belum juga diperbaiki, karenanya pada kesempatan ini kami berharap banyak kepada Pak Gubernur melalui Pak Nover agar keluhan ini bisa disampaikan ke Pak Gubenur agar beliau tahu keluhan dan harapan masyarakat dan yang terpenting bisa diperbaiki,” ujarnya.

Menurut Iksan kerusakan terparah terjadi di Desa Braja Indah, Braja Harjosari, Braja Kencana dan Braja Luhur hingga perbatasan kecamatan Labuhan Maringgai.

Baca Juga :  Sosialisasi Raperda, I Made Bagiasa Rembuk Kampung di Sri Bowono

Begitu juga tanggul kondisinya sama, menurut Iksan agar bisa segera diperbaiki sehingga masyarakat lancar pergi dan pulang menjual hasil pertaniannya. “Yang jelas untuk aktifitas anak-anak sekolah sehari-harinya juga lancar, apalagi saat ini sekolah mulai masuk,” tuturnya.

Harapan serupa disampaikan Salim tokoh pemuda setempat yang mengharapkan uluran tangan Pak Gubenur agar memperhatikan keluh kesah warga Brajaselebah, sembari berharap kiranya jalan dan tanggul yang rusak itu bisa di cor beton agar kokoh dan kuat. (Bay)

Berita Terkait

PKB Lampung Inisiasi Gerakan Anti Kekerasan, Pesantren se-Lampung Sepakati Komitmen Bersama Lindungi Santri
Ketua DPC PKB se-Lampung Resmi Kantongi Mandat DPP
Komisi II DPRD Lampung Tekankan Koperasi Merah Putih Bukan Etalase Korporasi, Apalagi Dikorupsi
Handitya Narapati Siap Nahkodai Golkar Bandarlampung, 15 PK dan AMPG Solid Dukung
Pindang dan Sambal Terasi Menu Favorit Ketua MPR Ahmad Muzani saat Kunjungi Dapil
Komisi IV DPRD Atensi Pembangunan Jalan Pringsewu-Pardasuka ‘Mangkrak’
40 Tahun Menggantung, DPRD Lampung Janji Kawal Penyelesaian Konflik Waydadi
Ghofur Soroti Risiko Pasir Laut dalam Proyek Infrastruktur, Desak Pemerintah Lakukan Verifikasi

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:17 WIB

PKB Lampung Inisiasi Gerakan Anti Kekerasan, Pesantren se-Lampung Sepakati Komitmen Bersama Lindungi Santri

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:15 WIB

Ketua DPC PKB se-Lampung Resmi Kantongi Mandat DPP

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:46 WIB

Komisi II DPRD Lampung Tekankan Koperasi Merah Putih Bukan Etalase Korporasi, Apalagi Dikorupsi

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:04 WIB

Handitya Narapati Siap Nahkodai Golkar Bandarlampung, 15 PK dan AMPG Solid Dukung

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:13 WIB

Pindang dan Sambal Terasi Menu Favorit Ketua MPR Ahmad Muzani saat Kunjungi Dapil

Berita Terbaru

Berita

BRN Siap Kawal Presiden ke-7 Menyapa Masyarakat Lampung

Sabtu, 13 Jun 2026 - 22:44 WIB

Pemerintah menegaskan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita tetap di angka Rp15.700 per liter, Sabtu.

Ekonomi dan Kreatif

Pemerintah Tegaskan Harga Eceran Minyakita Tetap Rp15.700/Liter

Sabtu, 13 Jun 2026 - 16:43 WIB