Lampung, (Dinamik.id) — Musim kemarau mulai berdampak pada ketersediaan air bagi masyarakat di Kecamatan Pubian, Lampung Tengah. Kondisi tersebut turut menyulitkan warga dalam memenuhi kebutuhan air untuk pertanian, terutama bagi lahan yang mengandalkan sumber air sungai.
Persoalan itu disampaikan masyarakat saat Reses Tahap VI Anggota DPRD Provinsi Lampung, Munir Abdul Haris, S.Sos.I, di SD Negeri 1 Payung Batu, Kecamatan Pubian, Lampung Tengah.
Yusuf, salah seorang masyarakat sekaligus Ketua Komite SD Negeri 1 Payung Batu, menyampaikan bahwa kesulitan mendapatkan air semakin dirasakan masyarakat ketika musim kemarau. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas pertanian warga.
“Kami berharap pemerintah dapat memberikan bantuan pompa air yang dapat digunakan untuk menyedot air dari Sungai Pubian dan mengalirkannya ke lahan-lahan pertanian masyarakat,” ujarnya, Selasa (18/8/2026)
Menurutnya, keberadaan pompa air akan sangat membantu masyarakat, khususnya petani, dalam menghadapi keterbatasan air selama musim kemarau.
Selain persoalan pertanian, aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam reses tersebut juga berkaitan dengan sektor pendidikan. Salah seorang wali murid penerima Program Indonesia Pintar (PIP) menyampaikan apresiasi atas dukungan yang telah diberikan kepada masyarakat melalui program tersebut.
“Semoga bantuan ini (PIP) terus dilanjutkan sehingga meringankan beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak,” kata Yuni.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Munir Abdul Haris berkomitmen akan mengawal aspirasi asyarakat yang disampaikan melalui kegiatan reses, baik persoalan bantuan pendidikan dan kebutuhan infrastruktur pertanian.
Dalam kesempatan itu, Munir juga menyampaikan bahwa Lampung Tengah pada 2026 mendapatkan bantuan pembangunan 8 ruas jalan provinsi.
Menurutnya, pembangunan tersebut tidak terlepas dari kekompakan para legislator yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) VII Lampung Tengah dalam mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat, terutama berkaitan dengan pembangunan infrastruktur jalan.
“Ini merupakan hasil dari kekompakan seluruh anggota DPRD yang berasal dari Dapil VII Lampung Tengah dalam mengawal aspirasi masyarakat. Salah satunya terkait infrastruktur jalan,” ujar Munir.
Selain infrastruktur, Munir turut menyampaikan program Koperasi Desa Merah Putih yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam membangun sistem ekonomi di tingkat desa sekaligus memastikan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih berkeadilan.
Munir menegaskan bahwa berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam reses akan menjadi bagian dari perjuangannya sebagai anggota DPRD Provinsi Lampung.
“Kami akan terus mengawal aspirasi masyarakat, termasuk terkait bantuan pendidikan, pertanian, infrastruktur, dan kebutuhan masyarakat lainnya,” tegasnya.
Reses tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah Purheri Sumardiyanto, Kepala SD Negeri 1 Payung Batu, aparatur pemerintah desa, serta masyarakat dan wali murid. (Amd)

Penulis : Ahmad Mufid
Editor : Pina haidar









