Pemkab Pesawaran Selidiki Sumber Sampah di Perairan Teluk Ratai

Selasa, 21 Juni 2022 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN (dinamik.id) — Pemerintah Kabupaten Pesawaran merespon cepat video viral yang memperlihatkan banyaknya sampah plastik di perairan Teluk Ratai kabupaten setempat.

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menegaskan akan menyelidiki sumber sampah tersebut berasal dari mana.

“Ini yang masih kita cari tau sumber sampahnya ini dari mana, apakah keluar dari muara ataukah memang ada unsur kesengajaan orang-orang dari darat yang membuang sampah ke laut,” ujarnya, Senin 20 Juni 2022.

Ia menjelaskan, saat ini sedang masuk pada musim angin barat. Dimana biasanya jika angin barat banyak sekali membawa sampah yang menuju ke perairan.

“Sebelum menjadi destinasi wisata, Tegal Mas tersebut memang menjadi lokasi pertemuan sampah di situ. Sebab, memang letak geografisnya juga mendukung untuk pertemuan sampah tersebut. Makanya saat ini kita masih menunggu hasil penyelidikan ini,” jelas orang nomor satu di Bumi Andan Jejama itu.

Baca Juga :  Polres Mesuji Lakukan Pengamanan di Jembatan Flyover Jalan Tol Terpeka Wilayah Mesuji

Bupati menegaskan tidak akan segan memberikan tindakan bila munculnya sampah di perairan Pesawaran atas dasar kesengajaan dan kelalaian.

“Kalau memang ada unsur kesengajaan buang sampah ke laut, tentunya akan kita laporkan ke pihak yang berwajib. Namun kalau ini karena faktor alam tentunya akan kita cari jalan keluar dan solusinya bersama-sama dengan Pemkot dan juga Pemprov, apakah akan kita buat filter-filter di setiap muaranya,” terangnya.

Baca Juga :  Pemkab Tubaba Mantapkan Langkah Antisipatif untuk Pemilu 2024 ASN Menjaga Netralitas dan Kondusifitas

Ia juga mengimbau kepada seluruh pengurus lokasi wisata yang ada di Kabupaten Pesawaran, agar dapat menjalankan program yang telah dikeluarkan oleh Pemkab Pesawaran yakni libur sehari dalam seminggu diperuntukkan untuk bersih-bersih.

“Program itukan khusus untuk di daratnya, namun kalau untuk di perairannya ini yang kami masih kesulitan, karena masih ada yang merasa tidak bertanggung jawab atas perairan ini,” katanya. (Randy)

Berita Terkait

Pemprov Lampung Pastikan Jembatan Kali Pasir Dibangun, Gubernur Turun Langsung
Pemprov Lampung Bantah Isu Wagub Telepon Warga soal Protes Jembatan Kali Pasir
Pengukuhan KTNA, Gubernur Mirza Target Lampung Barometer Pertanian Nasional
Dikawal Legislatif, Bapenda Lampung Sambangi GGPC
Ground Breaking Jalan Banyumas–Way Kunyir, Dorong Konektivitas dan Ekonomi Wilayah Utara Pringsewu
Gubernur Lampung Tak Mau Cuma Nonton, Siap Ikut Main di Launching IJP FC
Kepergok Curi Motor, Pria Berhelm Kuning Nyaris Babak Belur Diamuk Masa
Infrastruktur, Kesehatan dan Ekonomi Produktif Jadi Fokus Musrenbang Kecamatan Tumijajar

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 12:03 WIB

Pemprov Lampung Pastikan Jembatan Kali Pasir Dibangun, Gubernur Turun Langsung

Senin, 2 Februari 2026 - 11:52 WIB

Pemprov Lampung Bantah Isu Wagub Telepon Warga soal Protes Jembatan Kali Pasir

Sabtu, 31 Januari 2026 - 23:55 WIB

Pengukuhan KTNA, Gubernur Mirza Target Lampung Barometer Pertanian Nasional

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:39 WIB

Dikawal Legislatif, Bapenda Lampung Sambangi GGPC

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:56 WIB

Ground Breaking Jalan Banyumas–Way Kunyir, Dorong Konektivitas dan Ekonomi Wilayah Utara Pringsewu

Berita Terbaru