Lampung Gas Hilirisasi Pertanian dan Peternakan, Petani dan Peternak Harus Naik Kelas

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan, (dinamik.id) — Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Basuki, menyambut baik pelaksanaan groundbreaking Program Pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Jati Agung, Lampung Selatan, Jumat (6/2/2026).

Legislator yang akrab disapa Abas ini menilai ditetapkannya Lampung sebagai salah satu lokasi pelaksanaan hilirisasi peternakan berskala nasional merupakan momentum strategis untuk mendorong transformasi sektor pertanian dan peternakan di daerah.

“Program hilirisasi pertanian dan peternakan di Lampung kini mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Ini peluang besar bagi petani dan peternak untuk naik kelas melalui ekosistem usaha yang lebih terintegrasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Gelar Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-77

Menurut Abas, skema usaha terintegrasi tersebut bukan sekadar pembangunan fasilitas, melainkan penguatan seluruh rantai produksi. Mulai penyediaan pakan, pembibitan, budidaya, hingga pengolahan hasil ternak.

“Hal ini yang akan memberikan nilai tambah besar bagi pelaku usaha lokal,” imbuhnya.

Program hilirisasi ayam terintegrasi yang didorong pemerintah merupakan bagian dari proyek strategi nasional untuk memperkuat ketahanan pangan, menstabilkan pasokan protein hewani, serta mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan kepastian ketersediaan daging ayam dan telur di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  HUT ke-59 Provinsi Lampung, Ribuan Masyarakat Ikuti Fun Run dan Sepeda Santai

Skema ini juga memadukan fasilitas pembibitan, industri pakan, rumah potong unggas, serta unit pengolahan produk olahan di dalam satu klaster terintegrasi sehingga rantai pasok menjadi lebih efisien dan berkelanjutan.

“Ekosistem pertanian dan peternakan di Lampung yang besar didukung hilirisasi dari pusat dan daerah, akan memberikan multiplayer efek kesejahteraan masyarakat Lampung,” jelasnya.

Baca Juga :  KNPI Lampung Sukseskan Peringatan Sumpah Pemuda ke 96 Pemprov

Abas optimistis bahwa sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN pangan, pelaku usaha, dan petani/peternak lokal akan menciptakan ekosistem pertanian dan peternakan yang lebih resilient dan berdaya saing.

“Harapannya, petani sejahtera, peternak mandiri, dan ekonomi Lampung bisa melesat,” tegasnya.

Ia menekankan, DPRD Lampung melalui Komisi II akan terus mengawal setiap tahapan program ini agar benar-benar memberi manfaat luas bagi masyarakat. (Amd)

Berita Terkait

Sinergi RSUD Abdul Moeloek-KAI: Membawa Asa Sehat Lewat Jalur Rel
Tindaklanjuti Arahan Kemendagri, Pemprov Lampung Matangkan Persiapan Nobar Piala Dunia 2026
Wagub Jihan Luncurkan Program Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor 2026 di Lampung
Pemprov Lampung: Program Pelana jadi upaya pemerataan pembangunan pesisir
PWNU Lampung Sembelih 10 Sapi dan 2 Kambing, Bagikan 1.328 Paket Kurban
Pemprov Lampung Dorong ASN Adaptif Teknologi Lewat Program GARUDA AI
Prabowo Serahkan Sapi Kurban 1,138 Ton untuk Pemprov Lampung
Kementan Kucurkan Rp1,4 Triliun untuk Lampung, Mirza Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:28 WIB

Sinergi RSUD Abdul Moeloek-KAI: Membawa Asa Sehat Lewat Jalur Rel

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:38 WIB

Tindaklanjuti Arahan Kemendagri, Pemprov Lampung Matangkan Persiapan Nobar Piala Dunia 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:01 WIB

Wagub Jihan Luncurkan Program Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor 2026 di Lampung

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:02 WIB

Pemprov Lampung: Program Pelana jadi upaya pemerataan pembangunan pesisir

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:04 WIB

PWNU Lampung Sembelih 10 Sapi dan 2 Kambing, Bagikan 1.328 Paket Kurban

Berita Terbaru