Tinjau Posyandu, Bupati Parosil Jelaskan Pentingnya Penanganan Stunting dan Pneumonia

Selasa, 13 September 2022 - 22:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus meninjau pelaksanaan imunisasi pada ibu dan anak di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang berlangsung di Pos Pin Polio Raflesia, Pekon Buay Nyerupa, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat, Selasa (13/09/2022).

i

Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus meninjau pelaksanaan imunisasi pada ibu dan anak di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang berlangsung di Pos Pin Polio Raflesia, Pekon Buay Nyerupa, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat, Selasa (13/09/2022).

LAMPUNG BARAT (dinamik.id) – Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus meninjau pelaksanaan imunisasi pada ibu dan anak di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang berlangsung di Pos Pin Polio Raflesia, Pekon Buay nyerupa Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat, Selasa (13/09/2022).

Nampak hadir pada kegiatan tersebut, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Lampung Barat Partinia Parosil Mabsus, Ketua GOW Gurti Mad Hasnurin, Staf Ahli Bupati, Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Peratin.

Dalam kesempatan tersebut, Parosil Mabsus menjelaskan selain antisipasi dan penanganan Stunting, peran orang tua harus dapat memahami terkait penyakit terbaru bernama Pneumonia.

Baca Juga :  Gerbong Mutasi Pemkab Lambar Bergerak, Parosil Ingatkan 142 Pejabat Baru Optimalkan Pelayanan

Yakni, kondisi yang terjadi pada anak umur Bawah Lima Tahun (Balita) berupa demam, batuk pada anak, hingga kesulitan bernapas dengan baik.

“Pneumonia ini merupakan penyakit baru, nanti kita akan adakan imunisasi karena gejalanya batuk dan sesak nafas,” Kata Parosil Mabsus.

“Sehingga penyakit ini merupakan penyakit yang serius,” sambungnya.

Kendati demikian, Parosil menjelaskan sejatinya Pneumonia pada anak dapat diantisipasi sejak dini dengan penanganan yang telah ditetapkan medis yakni berupa imunisasi.

“Saya meminta kepada ibu-ibu yang mempunyai anak kecil yang umur dua (2) bulan untuk mendapatkan imunisasi pneumococcal Conjugate Vaccine (PVC),” terang Parosil Mabsus.

Baca Juga :  Hadiri Pengajian, Bupati Parosil Paparkan Program Andalan dan Singgung Akhir Masa Jabatan

Kemudian lanjutnya, yang tidak kalah penting adalah isu nasional mengenai Stunting. Menurut Pakcik sapaanya, stunting membutuhkan penanganan yang serius, sehingga dalam upaya pencegahannya harus dilakukan lebih dini.

Utamanya, penanganan melalui peran orang tua yang harus rutin melakukan pemeriksaan kandungan dan rutin Posyandu agar kondisi bayi tetap sehat dan kuat saat dilahirkan.

“Selama bayi masih dalam kandungan harus sering-sering di periksakan dengan pihak kesehatan agar lahir dengan sehat dan cerdas,” himbaunya.

Baca Juga :  Parosil Minta SMA/SMK Sederajat di Lambar Patuhi Instruksi Gubernur

Diutarakan Pakcik, posyandu merupakan upaya Pemerintah memberikan perhatian kepada ibu menyusui dan anak agar tetap sehat.

Oleh sebab itu, ia meminta kepada aparat Kecamatan, Pekon dan petugas kesehatan agar selalu mengimbau masyarakat untuk selalu rutin melaksanakan posyandu.

“Karena kesehatan merupakan hal yang menjadi dasar untuk kemajuan masa depan anak, jangan sampai ada balita yang mengalami stunting,” tegasnya.

Sekadar Diketahui, pelaksanaan posyandu Pekon Buay Nyerupa diatas diikuti oleh 40 Balita yang berusia 0 Sampai Lima (5) tahun.

(W1)

Berita Terkait

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Pemkab Tubaba Santuni 100 Anak Yatim dan Piatu
Pemkab Tubaba Gandeng Kejari Perkuat Pengawasan dan Pencegahan Korupsi
Pemkab Tubaba Gelar Pasar Murah, 1.800 Liter Minyakita dan 200 Sak Beras SPHP Ludes Diserbu Warga
Kasus Korupsi SPPT PBB-P2 Pringsewu Rugikan Negara Rp1,1 Miliar, Dua Tersangka Ditahan
Area Kerja SEGSS Dipasang Pembatas, Tidak Terlihat Aktivitas Pengeboran
Disdukcapil Pringsewu Jemput Bola ke Pekon, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan
Disdukcapil Pringsewu Pastikan Layanan Tetap Berjalan Meski Terapkan WFH Tiap Jumat Kedua
Belanja Pegawai Masih di Atas 30 Persen, Pringsewu Tak Buka Formasi CPNS 2026

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:37 WIB

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Pemkab Tubaba Santuni 100 Anak Yatim dan Piatu

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:32 WIB

Pemkab Tubaba Gandeng Kejari Perkuat Pengawasan dan Pencegahan Korupsi

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:24 WIB

Kasus Korupsi SPPT PBB-P2 Pringsewu Rugikan Negara Rp1,1 Miliar, Dua Tersangka Ditahan

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:43 WIB

Area Kerja SEGSS Dipasang Pembatas, Tidak Terlihat Aktivitas Pengeboran

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:33 WIB

Disdukcapil Pringsewu Jemput Bola ke Pekon, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan

Berita Terbaru

Tulangbawang Barat

Pemkab Tubaba Gandeng Kejari Perkuat Pengawasan dan Pencegahan Korupsi

Selasa, 14 Jul 2026 - 18:32 WIB