Bawaslu Bandar Lampung Paparkan Bahaya Politik Uang dan Hoax Jelang Pemilu 2024

Kamis, 3 November 2022 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (Dinamik.Id) — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bandar Lampung menggelar webinar bertajuk Bahaya Politik Uang dan Penyebaran Isu Hoax Pada Pemilu 2024, Kamis (3/11/ 2022).

Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung Candrawansah mengatakan, acara ini dilakukan di Kantor Bawaslu Kota Bandar Lampung dengan menghadirkan pembicara yakni Dekan Universitas Muhammadiyah Lampung Drs. Nur Islam dan komisioner Bawaslu Bandar Lampung Yusni Ilham S.Sos,I., M.H sebagai pemantik.

“Webinar hari ini membahas mengenai pentingnya informasi Bahaya Politik Uang dan Penyebaran Isu Hoax Pada Pemilu Tahun 2024. Hal ini sangat kita awasi, meski bukan hanya pengawas pemilu yang punya kewajiban tetapi kewajiban bersama. Dan masyarakat harus cerdas, maka dipandang perlu adanya webinar soal berita hoax dan politik uang,” kata Candrawansah.

Baca Juga :  MK Ubah Ambang Batas Pencalonan Kepala Daerah, Akademisi : Peluang Kotak Kosong Menipis

Dikesempatan yang sama, Yusni Ilham menyampaikan pentingnya bagi masyarakat untuk sadar terhadap praktek-praktek politik uang dan berita bohong.

“Perlu dipahami bahwa politik uang bukan terpaku kepada uang tetapi banyak hal seperti bahan kampanye dan membahas hal-hal yang terjadi selama pemilu. Diharapkan dalam webinar ini dapat memberi kesadaran kepada masyarakat terhadap praktek-praktek pelanggaran dalam pemilu,” terangnya.

Baca Juga :  JPPR Lampung Minta KPU Tak Loloskan Parpol Pencatut NIK

Sementara itu, Dekan Universitas Muhammadiyah Lampung Drs Nur Islam, M.IP menyampaikan bermacam-macam praktek pelanggaran pada pemilu seperti politik uang dengan menyuap masyarakat, menyebarkan hoax atau berita bohong.

Menurutnya, hal ini terjadi karena lemahnya iman juga penanganan pelanggaran yang belum masif. Diskusi semacam ini perlu dilakukan mengingat Indonesia merupakan negara dengan peringkat ketiga dunia yang banyak praktik politik uang.

Baca Juga :  Budi Yuhanda Gelar Reses Tahap III di Desa Tanjung Menang

“Politik uang dan Hoax melahirkan demokrasi syaitoniyah dan fir’aunisme yang menyebabkan ketegangan dan pembelahan bangsa sehingga mengakibatkan maraknya perilaku korup dan rendahnya legitimasi sehingga dapat mempercepat hancurnya Negara,” paparnya.

“Upaya memperbaiki praktek politik uang dapat dilakukan dengan memperbaiki niat, profesionalitas, jujur adil dan menerapkan jihad konstitusi dalam kehidupan berpolitik kita dan menerapkan amanat menurut Amar Ma’ruf Nahimunkar,” tambahnya. (Sandika Wijaya)

Berita Terkait

HUT ke-15 Partai NasDem, Lampung Gelar Agenda Olahraga dan Kemanusiaan
Ketua DPRD Lampung : Energi Muda KMHDI Dibutuhkan untuk Kemajuan Daerah
Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031
DPRD Lampung dan Pemprov Komitmen Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI soal Ketenagakerjaan
Tok! APBD-P 2026 Provinsi Lampung Naik Rp20,77 Miliar: Disdikbud Dipangkas Rp137,6 M, DBMBK Ditambah Rp51,14 M
Antrean Panjang BBM Belum Usai, Fauzan Sibron Desak Bentuk Satgas Berantas Mafia
Al-Hikam Cup 2026 Resmi Dibuka, Munir : Jadikan Ajang Olahraga untuk Ukir Prestasi bagi Pelajar
Antisipasi Dampak Abu Vulkanik GAK, Andika Wibawa : Dinas Kesehatan Harus Siaga Penuh

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:20 WIB

HUT ke-15 Partai NasDem, Lampung Gelar Agenda Olahraga dan Kemanusiaan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Ketua DPRD Lampung : Energi Muda KMHDI Dibutuhkan untuk Kemajuan Daerah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:40 WIB

DPRD Lampung dan Pemprov Komitmen Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI soal Ketenagakerjaan

Kamis, 24 September 2026 - 08:57 WIB

Tok! APBD-P 2026 Provinsi Lampung Naik Rp20,77 Miliar: Disdikbud Dipangkas Rp137,6 M, DBMBK Ditambah Rp51,14 M

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

PTPN I Raih Dua Penghargaan AHI 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 17:18 WIB