Gusdurian Lampung Nyatakan Sikap Atas Dugaan Ledakan Bom Bunuh Diri

Kamis, 8 Desember 2022 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (dinamik.id) – Gusdurian Lampung mengucapkan duka yang mendalam atas peristiwa ledakan bom yang diduga bom bunuh diri, sehingga mengakibatkan korban jiwa.

Terkini, terdapat satu anggota polisi meninggal dunia, tiga lainnya mengalami luka berat dan dan tujuh orang mengalami luka ringan termasuk salah satu diantaranya merupakan warga sipil.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 07 Desember 2022, pukul 08:00 WIB di Polsek Astana Anyar Bandung, Jawa Barat.

Terduga peledakan bom ini merupakan mantan narapidana yang juga pernah terlibat kasus bom di Cicendo, Jawa Barat dan pernah menjalani hukuman penjara selama empat tahun di Nusa Kambangan.

Baca Juga :  KNPI Lampung Sukseskan Kongres Pemuda ke XVI di Maluku Utara

Peristiwa ini cukup mengejutkan masyarakat, khususnya masyarakat Bandung. Selain menimbulkan korban jiwa, kejadian ini juga menimbulkan rasa takut dan trauma di tengah masyarakat.

Hal ini jelas tindakan yang tidak manusiawi. “Tindakan teror seperti yang terjadi di Polsek Astana Anyar, tidak dapat dibenarkan dengan alasan apapun. Terlebih tindakan itu dapat menimbulkan ketakutan dan memicu konflik yang lebih luas” Ujar Koordinator Wilayah Gusdurian Lampung, Ahmad Suban Rio di Bandar Lampung.

Baca Juga :  Puncak HUT Ke-78 KAI, Divre IV gelar jalan sehat

Untuk itu, Gusdurian Lampung mengucapkan duka yang mendalam atas peristiwa tersebut, serta menegaskan :

1. Mengecam segala bentuk tindakan teror yang dapat menimbulkan ketakutan dan berpotensi memperpanjang konflik di tengah masyarakat.

2. Tidak membenarkan seseorang atau kelompok yang menggunakan narasi agama untuk melakukan tindakan teror yang dapat menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Buruh Bergerak, IKBL Dukung RMD Jadi Gubernur Lampung

3. Mendesak BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) agar dapat menjalankan fungsinya secara serius dan sungguh-sungguh dalam penanggulangan aksi teroris.

3. Menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk waspada dan melawan segala tindakan terorisme.

4. Meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk tidak takut dan tetap tenang atas peristiwa teror yang terjadi belakangan.

5. Meminta kepada instansi negara TNI, POLRI untuk menjamin kenyamanan dan keamanan dan kenyamanan setiap warga negara.

Berita Terkait

Akademisi Unila: Penghalangan Pers Berpotensi Hambat Komunikasi Publik
Ketua Karang Taruna Lampung Instruksikan Jajaran Siaga Sikapi Erupsi GAK
Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah
Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir
Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031
Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan
Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan
36 Tahun HUMANIKA: Aktivis Berpencar, Solidaritas Tetap Menyala

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Akademisi Unila: Penghalangan Pers Berpotensi Hambat Komunikasi Publik

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Ketua Karang Taruna Lampung Instruksikan Jajaran Siaga Sikapi Erupsi GAK

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031

Berita Terbaru

Kilas Nusantara

Akademisi Unila: Penghalangan Pers Berpotensi Hambat Komunikasi Publik

Minggu, 11 Okt 2026 - 20:44 WIB

Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung Wahrul Fauzi Silalahi

Dinamika Terkini

Ketua Karang Taruna Lampung Instruksikan Jajaran Siaga Sikapi Erupsi GAK

Sabtu, 10 Okt 2026 - 16:16 WIB