Tersambar Petir Disawah, Warga Desa Wonosari Mesuji Meninggal Dunia

Rabu, 29 Maret 2023 - 23:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan More Situmorang
MESUJI — Seorang petani warga Desa Wonosari, Kecamatan Mesuji Timur meninggal dunia akibat tersambar petir, Rabu Petang (29/3/2023) sekitar pukul 17.00 WIB.

Camat Mesuji Timur M. Belly Oscar ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatSaap terkait ada informasi warga tersambar petir, dirinya membenarkan bahwa peristiwa tersebut telah terjadi di wilayah Kecamatan Mesuji Timur.

Baca Juga :  Sulpakar: Kepala OPD dan Jajaran, Harus Bekerja Serius Dalam Membangun Mesuji!

“Innalilahi Wainnailaihi Rojiun. Ya benar, ada seorang warga tersambar petir tadi sore,” kata Camat Belly Oscar, Rabu Malam (29/3/2023).

Diterangkannya, seorang warga tersebut bernama Abdul Karim (79) suami dari Waginah dan memiliki anak laki laki bernama Zainal Arifin.

Baca Juga :  Caleg DPR RI Hi Aprozi Alam Maksimalkan Kerja Mesin Golkar di Tuba, Tubaba, dan Mesuji

Dari informasi yang diterima, kata Belly Oscar, meninggalnya seorang warga bernama Abdul Karim tersebut ketika korban baru selesai melakukan aktivitasnya di pematang sawah. Dan dalam perjalanan arah pulang kerumahnya, korban membawa tleser atau perontok padi bersama anaknya.

“Kejadiannya berlangsung ketika cuaca sedang buruk hujan dan petir. Sehingga korban meninggal dunia, rencananya korban akan di makamkan di TPU Desa Wonosari pada esok hari,” jelasnya.

Baca Juga :  Terima Audiensi PWI, Pj Bupati Mesuji Levi Ajak Insan Pers Dukung Pembangunan Melalui Pemberitaan Positif

“Kami keluarga besar Kecamatan Mesuji Timur turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum diterima segala amal ibadahnya oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan lahir batin,” ucapnya (MORE)

Berita Terkait

Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah
Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir
Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031
Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan
Arsip Dokumentasi Bersejarah Museum Lampung Ditemukan Terbengkalai di Area Belakang Gedung
Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan
Komisi III Perkuat Pengawasan APH Cegah Penyalahgunaan Kewenangan RUU Perampasan Aset
36 Tahun HUMANIKA: Aktivis Berpencar, Solidaritas Tetap Menyala

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan

Selasa, 29 September 2026 - 06:01 WIB

Arsip Dokumentasi Bersejarah Museum Lampung Ditemukan Terbengkalai di Area Belakang Gedung

Berita Terbaru



Produk hasil kolaborasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 dan IPB University berbahan baku tandan kosong (tankos) kelapa sawit menjadi berbagai produk berbasis komposit ramah lingkungan (green composite). Serat tandan kosong dikembangkan menjadi material biomaterial bernilai tambah untuk berbagai kebutuhan, antara lain helm pengaman (safety helmet), sepatu, sandal, produk fesyen, hingga rompi antipeluru.

Ekonomi dan Kreatif

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:21 WIB