Bahas Raperda APBD Perubahan 2024, DPRD Bandar Lampung Soroti Kenaikan Belanja Daerah

Rabu, 31 Juli 2024 - 02:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandar Lampung menggelar rapat paripurna pembahasan Raperda APBD Perubahan tahun anggaran 2024 pada Rabu, 31 Juli 2024.

Dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Edison Hadjar tersebut, hadir pula Wakil Wali Kota Bandar Lampung Deddy Amarullah beserta jajarannya.

Baca Juga :  Banjir Bandar Lampung, Ahmad Muqhis Anggota DPRD Dorong Dinkes Proaktif Cegah Gangguan Kesehatan

Dalam rapat ini, Deddy memaparkan proyeksi pendapatan asli daerah yang direncanakan naik dari APBD Induk menjadi lebih dari Rp2,9 triliun. Sementara itu, sektor belanja daerah mencapai Rp2,910 triliun, naik 45,6% dibandingkan sebelumnya.

Sophian Sauri, anggota Fraksi PKS, menekankan pentingnya profesionalisme dalam perubahan APBD untuk memastikan efektivitas dan akuntabilitas. Ia mengingatkan bahwa asumsi APBD tidak selalu selaras dengan implementasi, sehingga penyesuaian dan penambahan diperlukan, terutama di pos belanja.

Baca Juga :  PSPSPN Nikomas Gemilang dan DKML Banten Beri Bantuan Untuk akorban Banjir

Selain itu, Erwansyah dari Fraksi PAN mengingatkan pentingnya memprioritaskan keberpihakan kepada rakyat dengan meningkatkan pendapatan dari semua sektor dan mengurangi belanja yang tidak prioritas. Fraksi Partai Persatuan Kebangsaan juga menyoroti perlunya pengelolaan anggaran yang lebih baik untuk menghindari kelebihan pembayaran.

Baca Juga :  Periode Kedua, Eva Dwiana Tekankan Peningkatan SDM dan Ekonomi

Wakil Wali Kota Deddy Amarullah berterima kasih atas masukan tersebut dan berkomitmen untuk fokus pada penataan kembali Silpa, pembangunan, dan pembiayaan daerah. “Efisiensi dan kehati-hatian dalam pengelolaan anggaran sangat penting untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.(Advertorial)

Berita Terkait

Akademisi Unila: Penghalangan Pers Berpotensi Hambat Komunikasi Publik
Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir
Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan
Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan
BBM Solar Langka, Antrian Mengular, Aktivitas Ekonomi Terganggu
Rumah Lunas Sejak 2002, Nasabah Pertanyakan BTN Tak Kunjung Berikan Sertifikat
Kanwil Kemenag Lampung Optimalkan Layanan Digital Nikah
Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Akademisi Unila: Penghalangan Pers Berpotensi Hambat Komunikasi Publik

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan

Sabtu, 19 September 2026 - 21:31 WIB

Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan

Kamis, 10 September 2026 - 17:03 WIB

BBM Solar Langka, Antrian Mengular, Aktivitas Ekonomi Terganggu

Berita Terbaru

Provinsi

Wira dan Adi Jadi Kandidat Pertama di Penjaringan PWI Lampung

Senin, 19 Okt 2026 - 16:38 WIB

Bisnis

PTPN I Perkuat Hilirisasi Kopi Ijen Tingkatkan Daya Saing

Sabtu, 17 Okt 2026 - 14:52 WIB