Opsi ‘Head to Head’ Arinal-Mirza Masih Terbuka

Senin, 5 Agustus 2024 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id) – Akademisi Universitas Muhammadiyah Lampung, Candrawansah mengatakan potensi dua pasangan calon masih terbuka lebar di Pilgub Lampung 2024.

Dua tokoh yang berpotensi head to head atau saling berhadapan adalah Ketua DPD Partai Golkar Lampung yang juga mantan gubernur satu periode Arinal Djunaidi dan sang penantang Ketua DPD Partai Gerindra Lampung Rahmat Mirzani Djausal.

“Memang ada dua kemungkinan yang akan terjadi. Pertama head to head antara Mirza versus Arinal,” ungkap mantan ketua Bawaslu Bandar Lampung itu, Senin, 5 Agustus 2024.

Pasalnya, Candrawansah menjelaskan masih ada partai yang belum mengumumkan calon seperti PKS, PAN, dan Demokrat. Sementara itu, Golkar tetap mengusung Arinal Djunaidi.

Baca Juga :  Duh, Anggota DPRD Lampung F-PAN Yusirwan Tertidur saat Paripurna Pandangan Umum APBD-P 2025

Namun demikian, jika melihat rekomendasi dukungan DPP Partai Gerindra yang diberikan kepada menantu Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan yang juga Ketua Umum PAN yakni Radityo Egi Pratama sebagai calon bupati Lampung Selatan, menjadi sinyal barter politik untuk rekomendasi Pilgub Lampung.

Calon Tunggal

Oleh sebab itu, opsi kedua bisa jadi Pilgub Lampung melawan kotak kosong, alias calon tunggal Rahmat Mirzani Djausal.

“Saya prediksi kemungkinan PAN tidak akan lama lagi akan mendukung Mirza dan diikuti oleh Demokrat. Tinggal PKS yang belum ada tanda-tanda akan berlabuh ke siapa dalam pemilihan gubernur Lampung ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemkab Mesuji Gelar Halal Bihalal dan Berikan Piagam Penghargaan Kepada Jajaran Polres Mesuji

Terkecuali, lanjutnya, PKS berkoalisi dengan Partai Golkar pada Pilgub Lampung. “Kecuali memang Golkar bisa meyakinkan PKS,” jelas dia.

Sebelumnya, pemberian perahu Partai NasDem kepada Rahmat Mirzani Djausal (RMD) sebagai calon gubernur telah mengubah lanskap politik di Lampung. Keinginan Ketua DPW Partai NasDem Herman HN untuk kembali berlaga pada Pilgub 2024 terpaksa kandas dari perahu partai besutan Surya Paloh.

“Saya rasa langkah Herman HN akan sulit. Bagaimana dia bisa meyakinkan partai lain jika partainya sendiri tidak mendukungnya,” kata Candrawansah.

Baca Juga :  Kapolres Mesuji Pimpin Upacara Memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2024

Sementara itu, terkait calon wakil gubernur, menurut Candrawansah masih bersifat dinamis. Apalagi saat ini muncul tokoh ‘joker’ PSI Beny Kisworo yang dapat berpasangan dengan siapapun meski PSI tak memiliki kursi di DPRD Lampung. Namun dukungan Presiden Joko Widodo dapat berpengaruh pada prosesnya.

“Memang masih sangat dinamis untuk wakil, bisa Mirza-Umar Amad atau Sutono atau bisa juga Mirza-Jihan,” jelasnya.

Sementara Arinal Djunaidi, lanjutnya, bisa saja berpasangan dengan politisi PKS atau Beny Kisworo. (AMD)

Berita Terkait

Ketum PMII Bandar Lampung Minta Program MBG Dievaluasi agar Tak Jadi Bancakan Korupsi
Hak Tak Dibayar, Eks-Karyawan Lapor ke Disnaker
Pengukuhan APPMBGI Lampung Jadi Momentum Penguatan SPPG dan Kemitraan Daerah
Di Balik Polemik MBG, Relawan Dapur Terdampak: Penghasilan Hilang, Harap Program Jalan Lagi
Ribuan Massa Kumpul di Tugu Adipura Lampung Dukung Program MBG
Aksi Damai AMAL: Dukung MBG, Massa Minta Koruptor Dihukum Berat
Kisah Inspiratif Aprozi Alam Membangun Harapan Dimulai dari Pendidikan
Ketum KNPI Haris Pertama Gelar Konsolidasi Nasional Dukung Prabowo-Gibran

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:13 WIB

Ketum PMII Bandar Lampung Minta Program MBG Dievaluasi agar Tak Jadi Bancakan Korupsi

Senin, 22 Juni 2026 - 18:08 WIB

Hak Tak Dibayar, Eks-Karyawan Lapor ke Disnaker

Senin, 22 Juni 2026 - 17:51 WIB

Pengukuhan APPMBGI Lampung Jadi Momentum Penguatan SPPG dan Kemitraan Daerah

Senin, 22 Juni 2026 - 12:18 WIB

Ribuan Massa Kumpul di Tugu Adipura Lampung Dukung Program MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 12:16 WIB

Aksi Damai AMAL: Dukung MBG, Massa Minta Koruptor Dihukum Berat

Berita Terbaru

Berita

Hak Tak Dibayar, Eks-Karyawan Lapor ke Disnaker

Senin, 22 Jun 2026 - 18:08 WIB