Issu Pemangkasan Beasiswa KIP Kuliah, Presma BEM STKIP PGRI Bandar Lampung : Ini Kepentingan Siapa?

Jumat, 14 Februari 2025 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STKIP PGRI Bandar Lampung Bachry Al Choiry Harahap

Presiden Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STKIP PGRI Bandar Lampung Bachry Al Choiry Harahap

Bandar Lampung, (dinamik.id) – Presiden Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STKIP PGRI Bandar Lampung Bachry Al Choiry Harahap, memberikan tanggapan tegas terhadap kabar mengenai pemangkasan beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terkait upaya efisiensi anggaran negara.

Menurut Bachry, pemangkasan beasiswa KIP Kuliah ini akan berdampak langsung kepada mahasiswa kurang mampu yang bergantung pada bantuan tersebut untuk melanjutkan pendidikan mereka di perguruan tinggi.

Baca Juga :  Pj Bupati Mesuji Sulpakar Menghadiri Acara Simakrama Agung dan Doa Bersama Dalam Rangka Hari Jadi Ke-14 Kabupaten Mesuji

“Issu pemangkasan ini sangat meresahkan bagi ribuan mahasiswa, termasuk di STKIP PGRI Bandar Lampung, yang selama ini mengandalkan KIP Kuliah untuk dapat melanjutkan studi mereka. Potongan anggaran ini justru akan memperburuk kesenjangan pendidikan, yang mana kita tahu bahwa pendidikan adalah hak setiap warga negara, Sebenarnya ini kepentingan siapa?” ungkap Bachry.

Sebagai perwakilan Mahasiswa, Bachry menegaskan bahwa kebijakan pemangkasan anggaran tersebut dapat menyebabkan terancamnya kelanjutan studi bagi banyak mahasiswa. Ia juga meminta agar pemerintah dapat meninjau kembali kebijakan tersebut dengan mempertimbangkan kondisi sosial dan ekonomi mahasiswa yang masih membutuhkan dukungan.

“Pendidikan harus tetap menjadi prioritas utama dalam pembangunan bangsa, dan beasiswa seperti KIP Kuliah adalah salah satu bentuk kontribusi pemerintah untuk memberikan akses pendidikan yang setara. Kami berharap pemerintah dapat mencari solusi yang lebih baik tanpa mengorbankan masa depan generasi muda Indonesia,” tambahnya.

Baca Juga :  Bandar Lampung Marak Peredaran Minuman Beralkohol Kadar Tinggi

Bachry juga mengimbau agar pihak-pihak terkait, baik pemerintah maupun institusi pendidikan, terus bekerja sama untuk memastikan agar tidak ada mahasiswa yang terhambat pendidikan hanya karena masalah biaya. (Rls)

Berita Terkait

Kapolsek Muara Sungkai Disanksi Disiplin, Terkait Penolakan Laporan KDRT
Lampung Kompak Jelang Munas HIPMI, Mandat Dukungan Diserahkan ke Ketum
Ini Kata Sekkab, Sikapi Persoalan Di RSUD HM Ryacudu Lampura
Sekdakab Lampura Geram Mengetahui TOS Kumuh Bak Hutan Kota
Mahasiswa PMII Bandar Lampung Gelar Aksi, Tuntut Evaluasi Keamanan Tempat Wisata
Angka Perceraian Di Lampura Terus Meroket, Abung Selatan Tertinggi
KONI Lampura Gelar Rapat Kerja Kesiapan Hadapi POPROV 2026
PMII Bandar Lampung Gelar Aksi 1.000 Lilin untuk Dua Kader Kopri

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 19:17 WIB

Kapolsek Muara Sungkai Disanksi Disiplin, Terkait Penolakan Laporan KDRT

Jumat, 17 April 2026 - 12:11 WIB

Lampung Kompak Jelang Munas HIPMI, Mandat Dukungan Diserahkan ke Ketum

Kamis, 16 April 2026 - 18:13 WIB

Ini Kata Sekkab, Sikapi Persoalan Di RSUD HM Ryacudu Lampura

Senin, 13 April 2026 - 18:46 WIB

Sekdakab Lampura Geram Mengetahui TOS Kumuh Bak Hutan Kota

Senin, 13 April 2026 - 15:30 WIB

Mahasiswa PMII Bandar Lampung Gelar Aksi, Tuntut Evaluasi Keamanan Tempat Wisata

Berita Terbaru

Pringsewu

Dilepas Bupati Pringsewu, SKIn Gelar Fun Camping Ride

Minggu, 19 Apr 2026 - 21:11 WIB