Hardiknas 2025: Prof Sowiyah Tekankan Pentingnya Keteladanan Pendidik dan Orang Tua

Sabtu, 3 Mei 2025 - 19:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (dinamik.id)-Guru besar FKIP Universitas Lampung (Unila) Prof Dr Sowiyah M.Pd menekankan pentingnya keteladanan pendidik dan orang tua dalam menanamkan karakter dan adab yang baik kepada siswa.

Hal itu disampaikannya usai menghadiri upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Unila, Jum’at (2/5/2025). Pada momentum itu, Prof Dr Sowiyah, M.Pd yang hadir mengenakan pakaian adat Kupang, menjadi pemenang pakaian adat terbaik.

Bunda Sowiyah, sapaan akrabnya, menjelaskan pendidikan bermutu adalah untuk semua lini serta non diskriminasi. Menurutnya, seorang guru bukan hanya menjadi pendidik, tetapi juga memberikan inspirasi motivasi serta mencetak generasi masa depan.

Baca Juga :  Didemo, PLN Hiraukan Kompensasi Untuk Masyarakat Lampung

“Sehingga Hari Pendidikan Nasional ini adalah refleksi diri sebagai pendidik atau guru bagaimana menjadi rol model atau seorang dewasa yang bisa memberikan teladan kepada anak didiknya atau peserta didiknya dalam menanamkan suatu sikap kepribadian dan juga adab yang sekarang tergerus oleh digitalisasi.”

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan falsafah Ki Hajar Dewantara yaitu madrasah utama dan pertama itu adalah keluarga.

Sebagaimana tema Hardiknas 2025 ‘ Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua’, Prof Sowiyah secara komprehensif menjelaskan hal ini berarti seluruh alam jagat raya betul-betul berfungsi untuk mewujudkan generasi yang tangguh dan generasi yang betul-betul bisa menjadi pemimpin masa depan.

Baca Juga :  Perkuat BUMD, Kemendagri Berikan Pemghargaan BUMD Awards dan Rakor BUMD Seluruh Indonesia Tahun 2023

Dengan kata lain, semua pihak baik itu dari keluarga, masyarakat dan formal ikut andil dalam membantu mewujudkan anak-anak menjadi generasi yang tangguh dan berbasis belajar dari lingkungan.

“Era saat ini adalah generasi digitalisasi, bagaimana untuk melihat karakter orang Indonesia sendiri yang berpedoman pada falsafah Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dan itu tidak bisa dipungkiri bahwa anak-anak ke depan harus memiliki karakter dan beradab serta harus mempunyai sopan santun,” kata ketua Puspaga Gaharu Kota Metro itu.

Baca Juga :  Dinas DLH Pemkab Mesuji adakan Ajang Pemilihan Duta Lingkungan Hidup 2022

Oleh sebab itu, ia berpesan guru wajib memiliki pribadi dan sikap untuk teladan bagi peserta didiknya, pendidik harus terus berinovasi dan berkolaborasi.

“Apalagi yang sekarang sudah maju zaman sudah canggih digitalisasi. Namun sebagai guru tetap memiliki kompetensi pedagogi, sosial, kepribadian, dan profesional. Itu merupakan modalitas guru sebagai teladan untuk anak-anak. bagaimana kita mengajarkan sopan santun dan adab kepada anak sehingga guru itu bermakna. Guru adalah contoh atau teladan dan juga model,” kata Prof Sowiyah. (PINA)

Berita Terkait

Ketum KNPI Haris Pertama Gelar Konsolidasi Nasional Dukung Prabowo-Gibran
PWI Tulangbawang Gelar Konferensi IX, Dua Calon Siap Berkompetisi
Kelola Lahan 20 Hektar, PMII Lampung Fokus Kembangkan Pertanian dan Kehutanan Terpadu
BRN Siap Kawal Presiden ke-7 Menyapa Masyarakat Lampung
FGD PERMAHI Lampung Bahas Kontroversi Tembak di Tempat terhadap Pelaku Begal
Warga Pertanyakan Profesionalitas, Rekanan Jalan Pringsewu-Pardasuka Bantah ‘Mangkrak’
Aris Tama: ARMADA Siap Kawal dan Sukseskan Munas HIPMI di Lampung
Kenaikan Pertamax Capai Rp16.650 per Liter, Pengendara di Lampung Terbebani

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:50 WIB

Ketum KNPI Haris Pertama Gelar Konsolidasi Nasional Dukung Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 - 10:51 WIB

PWI Tulangbawang Gelar Konferensi IX, Dua Calon Siap Berkompetisi

Senin, 15 Juni 2026 - 09:22 WIB

Kelola Lahan 20 Hektar, PMII Lampung Fokus Kembangkan Pertanian dan Kehutanan Terpadu

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:44 WIB

BRN Siap Kawal Presiden ke-7 Menyapa Masyarakat Lampung

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:38 WIB

FGD PERMAHI Lampung Bahas Kontroversi Tembak di Tempat terhadap Pelaku Begal

Berita Terbaru