Hadiri HUT PWI Lampung, Menko Zulhas: Pers Sahabat Pemerintah!

Rabu, 28 Mei 2025 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (Dinamik.id) – Menteri Koordinasi Bidang Pangan, Zulkifli Hasan memberikan apresiasi kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung sebagai mitra pemerintah untuk menyebarkan informasi kepada masyarakat.
Hal tersebut dibutuhkan untuk memberikan kepercayan masyarakat kepada pemerintah dalam menjalankan program pembangunan.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan memperingati HUT ke-55 PWI Provinsi Lampung dengan tema “Pers Mengawal Ketahanan Pangan Nasional” yang diselenggarakan di Mercure Hotel, Rabu, 28 Mei 2025.
Zulhas, sapaan akrabnya, mengatakan saat ini pemerintah pusat berhasil meningkatkan produksi pertanian dan banyak didukung jajaran TNI dan Polri.
“Memang meskipun kita produksinya meningkat, masih ada PR yang harus diselesaikan salah satu ya adalah memastikan petani bisa mendapatkan pupuk sebelum masa tanam,” kata dia sebagai keynote speaker kegiatan PWI Lampung.
Menurutnya saat ini berdasarkan laporan Menteri Pertanian RI, Badan Pangan, Bulog, tercatat stok beras se-Indonesia saat ini 3,9 juta ton padahal tahun lalu Indonesia impor 3,8 juta ton.

Baca Juga :  Kejari dan Pengadilan Agama Launching Sidang Isbat Nikah Terpadu di Tubaba

“Alhamdulillah berkat kerja keras semua pihak. Artinya sampai tahun depan Insyaaallah kuota kita tidak perlu impor lagi. Intinya berikan kemudahan kepada petani seperti administrasi yang tidak memberatkan, mereka akan terbantu,” katanya.

Untuk mewujudkan mimpi Presiden RI, Prabowo Subianto dalam hal pangan pihaknya juga terus lakukan koordinasi secara masif dengan pemerintah daerah termasuk Gubernur Lampung.
“Presiden sudah atensi harus dahulukan petani, jadi yang paling penting itu, tapi kalau kita tak berpihak padahal petani rajin kasian mereka nanti malah tidak semangat, jadi yang rajin harusnya dihargai,” ujarnya.
Intinya pangan ini ada dua, yaitu pangan karbohidrat dan protein, untuk karbohidrat di Indonesia sudah baik dan berkelanjutan, begitu juga dengan pangan protein.
“Untuk pangan protein akan dibangun 20 hektar budidaya dan tangkap nanti juga anggaran Rp20 triliun akan kembangkan kampung nelayan bersamaan dengan produksi sapi, ayam yang digenjot terus meningkat,” katanya.

Sehingga ia berharap, informasi terkait keseriusan pemerintah dalam mendukung swasembada pangan dapat dibantu oleh pers sebagai mitra penghubung pemerintah.

“Pers sahabat pemerintah, jadi diharapkan masyarakat bisa mendapatkan informasi yang jelas melalui Pers terkait keseriusan pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat,” tutup dia.
Sementara Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah memaparkan organisasi PWI sejak awal memang terlahir dengan komitmen mendukung pembangunan bangsa. Maka saat ini PWI Lampung juga ingin berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional yang kini digencarkan Presiden RI Prabowo Subianto.
“Sejak awal PWI Lampung sudah melakukan upaya-upaya membangun bangsa ini dan mendukung kerja-kerja pemerintah yang tujuannya untuk mensejahterakan masyarakat. Terutama program dari Bapak Presiden Prabowo yang memang menjadikan Indonesia menjadi negara yang mandiri pangan,” ujar Wirahadikusumah.
Wira mengatakan, program ketahanan pangan bukan hanya untuk swasembada. Lebih dari itu, juga untuk memastikan Bangsa Indonesia sebagai bangsa yan andal, berdaya saing dan tidak bergantung dengan negara lain.
“Maka kami PWI Lampung ingin mengambil bagian untuk mewujudkan asta cita bapak Presiden. Karena tujuannya bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tapi juga untuk memastikan kualitas pangan yang keberlanjutan di dalam negeri,” tambahnya.
Adapun Kegiatan diskusi PWI Lampung bertajuk “Pers Mengawal Ketahanan Pangan Nasional” didukung sejumlah perusahaan swasta dan BUMN.
Di antaranya PT Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatera (PHE OSES), PT Bukit Asam, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Lampung, Bank Mandiri, BRI, BNI dan Bank Lampung.
Selain itu, PTPN 4 dan PTPN 1 Regional 7, Perum Bulog Kanwil Lampung dan beberapa instansi lainnya. (*)

Berita Terkait

Pengawasan Pekerjaan Jalan di Lampung Telan Rp200 Hingga Rp550 Juta
PT TUN Menangkan Kubu Slamet Ariyadi, Setop Dualisme PB IKA PMII
Komisi VIII DPR Minta 630 Ribu Guru Madrasah Diangkat PPPK
Habiburokhman Apresiasi Tindakan Tegas Polri ke AKBP Didik
Komisi VIII Pertanyakan Anggaran dan Lambannya Pembuatan Sertifikasi Halal
Ketua PWI Lampung Siap Hadiri Launching IJP FC, Dukung Wartawan Aktif Berolahraga
HPN 2026, Presiden Tekankan Peran Strategis Pers
Gubernur Banten Ungkap HPN 2026 Berdampak Positif untuk Perekonomian Daerah

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 07:57 WIB

Pengawasan Pekerjaan Jalan di Lampung Telan Rp200 Hingga Rp550 Juta

Rabu, 18 Februari 2026 - 22:02 WIB

PT TUN Menangkan Kubu Slamet Ariyadi, Setop Dualisme PB IKA PMII

Selasa, 17 Februari 2026 - 02:50 WIB

Komisi VIII DPR Minta 630 Ribu Guru Madrasah Diangkat PPPK

Senin, 16 Februari 2026 - 18:03 WIB

Habiburokhman Apresiasi Tindakan Tegas Polri ke AKBP Didik

Jumat, 13 Februari 2026 - 07:12 WIB

Komisi VIII Pertanyakan Anggaran dan Lambannya Pembuatan Sertifikasi Halal

Berita Terbaru

Pringsewu

Pelayanan Disdukcapil Selama Ramadhan Tetap Berjalan Optimal

Rabu, 25 Feb 2026 - 16:16 WIB

Pringsewu

Pelayanan Disdukcapil Selama Ramadhan Tetap Berjalan Optimal

Rabu, 25 Feb 2026 - 16:12 WIB

Ekonomi dan Kreatif

KADIN Lampung Tolak Rencana Impor 105 Ribu Kendaraan dari India

Senin, 23 Feb 2026 - 16:57 WIB