Konferancab GP Ansor Bangun Rejo, Miftahul Munir Fauzi Terpilih Sebagai Ketua Masa Khidmat 2025-2028

Senin, 21 Juli 2025 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Tengah, (Dinamik.id) — Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Bangun Rejo, Kabupaten Lampung Tengah, menggelar Konferensi Anak Cabang (konferancab) ke-X untuk memilih ketua baru massa Bakti 2025 – 2028. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, 20 Juli 2025 di aula kampung Bangun Rejo.

Konfercab ini dihadiri sejumlah tokoh penting, antar lain ketua PC GP ANSOR Lampung Tengah Solihin M.Pd, Kasatkorcab Daud Rois Abdilah M.Pd, ketua PC Pagar Nusa Lampung Tengah Joko Purwanto Spd, Ketua PC JRA Lampung Tengah Budi Prastio, Ketua PC Pemuda Muhammadiah Lampung Tengah Edi Sukamto S.Pd, Ketua Pemuda Katolik, Ketua Tanfidziah MWC NU Bangun Rejo H. Sutrisman Spd. Ketua PAC Muslimat NU Bangun Rejo Umi Abidah, Kepala Kampung Bangun Rejo Lukas Supangat dan Anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah.

Baca Juga :  KNPI Provinsi Lampung Berikan Ratusan Sembako Untuk Masyarakat Semaka

Pada proses pemilihan, hanya terdapat satu calon ketua, yakni Miftahul Munir Fauzi,ST. Ia terpilih secara musyawarah mufakat oleh pengurus ranting se-kecamatan Bangun Rejo.

ADVERTISEMENT

addgoogle

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menggantikan ketua sebelumnya, Gus Insan Zinan yang telah menyelesaikan masa baktinya dari 2022 hingga 2025.

Dalam sambutannya, Miftahul Munir Fauzi, ST atau yang akrab disapa Gus Munir mengucapkan terima kasih kepada peserta, tamu undangan dan seluruh yang hadir.

“Terimakasih atas kepercayaan kepada saya, semoga kedepannya GP Ansor PAC bangun rejo semakin maju lagi,” ujarnya.

Adapun visi misi ketua terpilih masa bakti 2025 – 2028

Baca Juga :  Kuliah Tamu PS Sosiologi FISIP Unila Hadirkan Peneliti Senior CenPRIS USM

Visi
Terwujudnya GP Ansor sebagai organisasi kepemudaan Islam Ahlussunnah Wal Jamaah yang berkemajuan, mandiri, dan berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Maju.

Misi
1. Internalisasi Nilai Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja): Menanamkan nilai-nilai Aswaja dalam setiap gerak dan langkah kader Ansor.

2. Penguatan Sistem Kaderisasi: Membangun dan mengembangkan sistem kaderisasi yang berkualitas untuk mencetak kader yang cerdas dalam beriman serta ketaqwaan

3. Pemberdayaan Potensi Kader: Mengembangkan program-program untuk memberdayakan potensi kader di berbagai bidang, termasuk ekonomi, sosial, dan kepemimpinan. Ini juga mencakup pengembangan disiplin organisasi dan kaderisasi berbasis profesi.

4. Kemandirian Organisasi: Mewujudkan kemandirian organisasi, baik dalam aspek finansial maupun dalam pengambilan keputusan, sehingga dapat menjalankan roda organisasi tanpa intervensi pihak luar.

Baca Juga :  Unila Turut Berpartisipasi pada Pekan Raya Lampung 2023

5. Menjadi Sentrum Informasi dan Peluang Usaha: Berperan sebagai pusat informasi dan fasilitator peluang usaha antar kader dengan berbagai stakeholder.

6. Mempercepat Kemandirian Ekonomi Kader dan Organisasi: Mendorong dan mendukung kemandirian ekonomi bagi kader dan organisasi secara keseluruhan.

7. Memperkuat Peran dalam Menjaga Keutuhan NKRI dan Merawat Kebhinekaan: Berperan aktif dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta merawat keberagaman dan toleransi di Indonesia.

8. Meningkatkan Kontribusi dalam Pembangunan Nasional: Berperan secara aktif dan kritis dalam pembangunan nasional demi terwujudnya cita-cita kemerdekaan Indonesia yang berkeadilan, berkemakmuran, berkemanusiaan, dan bermartabat. (Amd)

Berita Terkait

Dari Buka Puasa ke Buka Fakta: Forum Publik di Talangsari Ingatkan Negara soal Keadilan
BEM FH UBL Desak Tangkap Aktor dan Beking Tambang Emas Ilegal Waykanan, Cek Juga di Pesawaran!
Masyarakat Berhak Menggugat: Pemerintah Disebut Gagal Melindungi Warga dari Bencana Banjir
Terpilih Pimpin KAHMI Lamteng, Topan Aquardi Ajak Alumni Kompak
LBH Dharma Loka Nusantara Menolak Amnesia Sejarah Lewat Diskusi ‘Membaca Nusantara #5’
Pencabutan HGU Cerminkan Sikap Kurang Kedepankan Prinsip Kepatutan
Komunitas Ruang Pojok dan Lampung Literature gelar Ngaji Bahasa: Membaca Nusantara #3
Komunitas Ruang Pojok dan Lampung Literature Gelar Ngaji Bahasa: Membaca Nusantara #3

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:42 WIB

Dari Buka Puasa ke Buka Fakta: Forum Publik di Talangsari Ingatkan Negara soal Keadilan

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:08 WIB

BEM FH UBL Desak Tangkap Aktor dan Beking Tambang Emas Ilegal Waykanan, Cek Juga di Pesawaran!

Minggu, 8 Maret 2026 - 05:05 WIB

Masyarakat Berhak Menggugat: Pemerintah Disebut Gagal Melindungi Warga dari Bencana Banjir

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:15 WIB

Terpilih Pimpin KAHMI Lamteng, Topan Aquardi Ajak Alumni Kompak

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:38 WIB

LBH Dharma Loka Nusantara Menolak Amnesia Sejarah Lewat Diskusi ‘Membaca Nusantara #5’

Berita Terbaru

Berita

Izin Operasional RSUD HM Ryacudu Lampura Terancam Dicabut

Jumat, 10 Apr 2026 - 19:17 WIB