Peringati Hari Anak Nasional 2025, Pemprov Lampung Dorong Pemenuhan Hak Anak Tanpa Diskriminasi

Kamis, 24 Juli 2025 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Dinamik.id) – Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya untuk meningkatkan pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela pada Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2025, di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandar Lampung, Kecamatan Tegineneng, Kamis (24/07/2025).

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menyampaikan bahwa anak-anak di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) memiliki hak yang sama untuk tumbuh dan berkembang. Wagub membandingkan pengalaman anak-anak di LPKA dengan kehidupannya saat di pesantren, menekankan bahwa kondisi tersebut bukanlah batasan melainkan sebuah proses pembinaan.

“Anggaplah ini adalah momen kalian di pesantren. Insya Allah ini adalah investasi yang baik untuk anak-anakku sekalian menyongsong masa depan yang lebih baik,” ujar Wagub.

Baca Juga :  Wagub Chusnunia Terima Kunjungan KPAI Pusat, Bahas Perlindungan Pekerja Perempuan dan Anak

Wagub juga menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di LPKA adalah bentuk kepedulian untuk memastikan hak belajar, berkreasi, dan beribadah anak-anak tetap terpenuhi.

Peringatan Hari Anak Nasional ke-41 tahun mengusung tema “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045” dengan tagline inspiratif “Anak Indonesia Bersaudara”. Tema ini selaras dengan visi Pemerintah Provinsi Lampung untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, tangguh, dan berdaya.

Wakil Gubernur menyatakan pentingnya peringatan HAN sebagai seruan bagi seluruh elemen bangsa, pemerintah, masyarakat, dunia usaha, media, hingga keluarga untuk mewujudkan lingkungan yang aman, inklusif, dan mendukung pertumbuhan anak-anak Indonesia.

Dalam konteks bonus demografi, Pemerintah Provinsi Lampung menempatkan perlindungan anak sebagai salah satu prioritas utama dalam pembangunan daerah.

Baca Juga :  Lampung Tembus 10 Besar POPNAS XVII di Jakarta, Raih 8 Emas dan Catat Sejarah Baru

“Mempersiapkan generasi penerus yang berkualitas menjadi sangat krusial,” kata Wagub.

Untuk itu, Pemprov Lampung terus melakukan berbagai upaya, diantaranya melalui :

Pendidikan Inklusif, yakni memberikan kesempatan yang sama bagi semua anak untuk mendapatkan pendidikan berkualitas, termasuk anak-anak dengan disabilitas dan anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Peningkatan Kesehatan Anak, terutama pada 1000 hari pertama kehidupan untuk mencegah stunting dan masalah kesehatan lainnya.
Pengembangan Potensi Anak yang akan mendukung pengembangan potensi dan bakat anak, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik.
Pendidikan Karakter guna membentuk generasi muda yang bertanggung jawab, berakhlak mulia, dan berintegritas.
Pengawasan dan Perlindungan untuk melindungi anak dari berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, Jalu Yuswa Panjang, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Gubernur Lampung di LPKA.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Gelar Rakor Bersama Pengelola Pengaduan Layanan Publik Pemerintah Kabupaten dan Kota se Provinsi Lampung

“Tidak banyak gubernur dan wakil gubernur yang mau hadir ke sini,” ungkap Jalu Yuswa Panjang.

Ia juga memaparkan berbagai program pembinaan yang dilaksanakan di LPKA, mulai dari pembinaan kepribadian bekerja sama dengan Pondok Pesantren Darul Muttaqin hingga kegiatan seni dan pendidikan Kejar Paket. Saat ini, LPKA Kelas II Bandar Lampung membina 112 anak.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Lampung kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang anak, memastikan bahwa setiap anak, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang gemilang. (Pin)

Berita Terkait

Wira dan Adi Jadi Kandidat Pertama di Penjaringan PWI Lampung
Udara Bandar Lampung Aman, Warga Diimbau Tetap Jaga Kesehatan dan Lingkungan
Serius Kelola Zakat, Gubernur Lampung Raih Grand Baznas Award 2026
Dinilai Arogan dan Batasi Kerja Jurnalis, Sikap Tim Media Gubernur Lampung Dikecam
Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!
KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan
Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 Sekolah Raih Adiwiyata 2026-2030
Fraksi PKB Soroti Penurunan PAD Lampung, Minta Tantangan Fiskal Tak Dibebankan ke Rakyat

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Wira dan Adi Jadi Kandidat Pertama di Penjaringan PWI Lampung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Serius Kelola Zakat, Gubernur Lampung Raih Grand Baznas Award 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:36 WIB

Dinilai Arogan dan Batasi Kerja Jurnalis, Sikap Tim Media Gubernur Lampung Dikecam

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:34 WIB

KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

PTPN I Siapkan Investasi Rp26,76 Triliun untuk Hilirisasi

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:48 WIB

Provinsi

Wira dan Adi Jadi Kandidat Pertama di Penjaringan PWI Lampung

Senin, 19 Okt 2026 - 16:38 WIB