Jelang Demo DPRD Lampung, Ketua PC PMII Topik Sanjaya: Kita Jaga Kondusivitas

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

i

Foto: Istimewa

Bandar Lampung – Ketua Umum terpilih Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bandar Lampung, Topik Sanjaya, menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi kebakaran Gedung DPRD Kota Makassar pada Jumat malam (29/8/2025) yang merenggut empat nyawa dan melukai sejumlah orang.

Dalam pernyataannya, Topik mengungkapkan belasungkawa kepada keluarga korban, sembari mendoakan agar mereka yang berpulang mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Atas nama keluarga besar PMII Cabang Bandar Lampung, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga para korban tragedi di DPRD Makassar. Semoga almarhum dan almarhumah husnul khatimah, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta kekuatan menghadapi musibah ini,” ucap Topik Sanjaya, Sabtu (30/8/2025).

Baca Juga :  Mabincab PMII Bandar Lampung Syahrudin Tekankan Kritikalitas Kader

Topik menilai, tragedi ini adalah luka sejarah yang tidak hanya dirasakan oleh Makassar, tetapi juga seluruh bangsa Indonesia. Ia mengingatkan agar kejadian tersebut menjadi refleksi bersama bahwa perjuangan demokrasi tidak boleh ditempuh dengan cara-cara anarkis yang justru mengorbankan nyawa manusia.

Baca Juga :  Meski Air PDAM Macet 3 Bulan Pelanggan Tetap Bayar Full

Menjelang aksi demonstrasi yang rencananya digelar di depan DPRD Provinsi Lampung, Senin (1/9/2025), Topik menyerukan agar massa aksi tetap menjaga kedamaian dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin menunggangi situasi.

“Besok Lampung akan menjadi sorotan. Saya mengajak seluruh kader PMII dan masyarakat yang akan menyampaikan pendapat di DPRD Lampung untuk tetap tenang, menjaga kondusivitas, serta tidak terprovokasi. Demokrasi sejati tidak boleh lagi dibayar dengan darah dan air mata,” tegasnya.

Baca Juga :  Akis Bela Palestina di Lampung, 5.000 Masa Akan Penuhi Tugu Adipura

Lebih jauh, Topik juga mengingatkan bahwa aparat keamanan dan peserta aksi harus sama-sama mengedepankan dialog serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Ia menegaskan, aksi demonstrasi adalah jalan konstitusional menyuarakan aspirasi rakyat, bukan untuk merusak maupun menimbulkan korban jiwa.

“Tragedi Makassar hendaknya menjadi peringatan bagi kita semua. Mari kita buktikan di Lampung bahwa aspirasi rakyat bisa disampaikan dengan damai, bermartabat, dan tetap menjaga marwah demokrasi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bahas Strategi Penanganan Banjir, Wali Kota Terima Audiensi Forum DAS
Wapres Gibran Kunjungi RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung
Bunda Eva Serahkan 31 Unit Mobil Operasional Puskesmas
Wali Kota Apresiasi Kunjungan Wapres sebagai Bentuk Perhatian Pemerintah Pusat
Penanganan Banjir Bandar Lampung Jadi Prioritas, Pemerintah Siapkan Master Plan
Pentingnya Kolaborasi dalam Menangani Banjir di Kota Bandar Lampung
Pemkot Bandar Lampung Gandeng REI Perkuat Ekonomi Properti
Wali Kota Eva Dwiana Terima Kunjungan Real Estate Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:15 WIB

Bahas Strategi Penanganan Banjir, Wali Kota Terima Audiensi Forum DAS

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:12 WIB

Wapres Gibran Kunjungi RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:08 WIB

Bunda Eva Serahkan 31 Unit Mobil Operasional Puskesmas

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:48 WIB

Wali Kota Apresiasi Kunjungan Wapres sebagai Bentuk Perhatian Pemerintah Pusat

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penanganan Banjir Bandar Lampung Jadi Prioritas, Pemerintah Siapkan Master Plan

Berita Terbaru