Guru Besar Unila Prof Sowiyah Raih Penghargaan Perempuan Inspiratif Pemprov Lampung

Senin, 22 Desember 2025 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (dinamik.id)-Guru besar FKIP Universitas Lampung Prof Dr Sowiyah M.Pd menerima penghargaan sebagai Perempuan Inspiratif Bidang Inovasi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dari Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal pada Puncak Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-97 Provinsi Lampung yang digelar di Mahan Agung, Senin (22/12/2025).

Pada agenda bertajuk “Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045” itu terdapat enam perempuan penerima penghargaan kategori Perempuan Inspiratif. Keenamnya meliput Prof Dr Sowiyah, M.Pd, Hj Laila Alkhusna, Mery Destiaty, Asih Triwanti, Siti Hajar D, Ria Riski Irawan.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa perempuan, khususnya seorang ibu, memegang peran sentral sebagai fondasi utama dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Baca Juga :  HUT ke-63, IKWI Lampung Gelar Diskusi Kesehatan: Pentingnya Pencegahan Diabetes Sejak Dini

​Menurut Gubernur, ibu sebagai madrasah pertama bagi anak-anak. Dari tangan dingin seorang ibulah karakter generasi penerus bangsa dibentuk.

​”Generasi Emas 2045 tidak dibentuk pada tahun 2045, tetapi dibentuk hari ini. Membentuk generasi emas bukan hanya soal kepintaran akademik, tetapi membentuk jiwa. Jiwa yang bersih, penuh kasih sayang, dan cinta negara. Membentuk jiwa ini butuh waktu puluhan tahun, dan itu dimulai dari peran seorang ibu di rumah,” tegas Gubernur.

​Gubernur juga menyoroti pentingnya pemberdayaan perempuan dalam sektor ekonomi untuk memperkuat ketahanan keluarga.

Ia mengajak seluruh elemen, termasuk organisasi wanita seperti PKK, BKOW, dan Dharma Wanita, untuk bersinergi mencari solusi agar perempuan Lampung dapat berdaya secara ekonomi tanpa harus meninggalkan pengasuhan anak.

Baca Juga :  Gubernur Lampung Apresiasi Respon Kemendag soal Pembatasan Impor Singkong

​”Di Lampung, tantangan kita adalah masih adanya ibu-ibu yang harus bekerja ke luar negeri dan meninggalkan anak-anaknya. Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Kita harus carikan solusi agar ibu-ibu bisa berdaya secara ekonomi tanpa harus meninggalkan anak-anaknya,” tambahnya.

​Gubernur kemudian mengapresiasi peran ibu-ibu di Lampung yang dinilai berhasil melestarikan budaya lokal. Falsafah hidup masyarakat Lampung seperti Piil Pesenggiri, Nemui Nyimah, hingga Sakai Sambayan dinilai tetap terjaga kelestariannya karena diajarkan secara turun-temurun oleh para ibu di lingkungan keluarga.

Rekam Jejak Prof Sowiyah

Di sisi lain, Prof Dr Sowiyah M.Pd sebagai guru besar Universitas Lampung memang memiliki rekam jejak sebagai aktivis yang amat konsen dan peduli dengan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak bukan hanya di Lampung melainkan juga di tingkat Nasional.

Baca Juga :  Gubernur Mirza dan Ketua MPR RI Ahmad Muzani Temui Menteri PUPR Dody Hanggodo

Di tengah kesibukannya mengajar, perempuan yang akrab disapa mahasiswa, bunda Sowiyah ini selalu menyempatkan waktu untuk terlibat aktif dalam sejumlah organisasi. Bahkan saat ini, Prof Sowiyah masih menjabat sebagai ketua Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Keluarga Harapan Utama (Gaharu) Kota Metro.

Puspaga Gaharu Metro secara intens memberikan layanan secara khusus untuk persoalan anak. Puspaga Gaharu menyiapkan sejumlah psikolog untuk memberikan konseling kepada masyarakat secara gratis. Termasuk juga konseling terkait kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). (Eka)

Penulis : Eka Setiawan

Berita Terkait

Ada 203 Titik Hotspot, Anggota Karang Taruna Desa Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla
Prof Asep Sukohar Yakin Mampu Majukan Unila, Ini Rekam Jejaknya!
IJP Lampung Ramaikan Semarak HUT 81 RI Gelar Lomba Merdeka dalam Suka Cita
Dies Natalis Universitas Saburai Momentum Penguatan dan Kematangan
Dospulkam IPB, SEAMEO BIOTROP, dan Polinela Selenggarakan Pelatihan Circular Economy untuk Guru
Dari Dongeng hingga Badut, Cara Unik Komunitas Ini Bangkitkan Semangat Baca Anak Desa
Dari Dongeng hingga Badut, Cara Unik Komunitas Ini Bangkitkan Semangat Baca Anak Desa
SELAMAT! 374 Siswa SMA YP Unila Berhasil Lolos Perguruan Tinggi hingga Luar Negeri

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Ada 203 Titik Hotspot, Anggota Karang Taruna Desa Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:31 WIB

IJP Lampung Ramaikan Semarak HUT 81 RI Gelar Lomba Merdeka dalam Suka Cita

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Dies Natalis Universitas Saburai Momentum Penguatan dan Kematangan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:28 WIB

Dospulkam IPB, SEAMEO BIOTROP, dan Polinela Selenggarakan Pelatihan Circular Economy untuk Guru

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:41 WIB

Dari Dongeng hingga Badut, Cara Unik Komunitas Ini Bangkitkan Semangat Baca Anak Desa

Berita Terbaru