Produksi Padi Meningkat, DPRD Lampung Dorong Kebijakan Perlindungan Harga

Kamis, 8 Januari 2026 - 16:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (Dinamik.id)-Komisi II DPRD Provinsi Lampung mengapresiasi peningkatan produksi padi di Lampung yang mencapai 14–15 persen. Capaian tersebut diharapkan dapat terus meningkat hingga menyentuh angka 20 persen pada 2026.

Anggota Komisi II DPRD Lampung, Fatikhatul Khoiriyah menilai, kenaikan produksi padi ini tidak terjadi secara instan, melainkan merupakan hasil dari kerja keras para petani yang didukung oleh berbagai program pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat.

Baca Juga :  Hi Aprozi Alam Tegaskan Muda Berkarya Menuju Pembaharuan Golkar Lampung

“Capaian ini bukan hanya hal yang bisa kita apresiasi begitu saja, tapi ini juga menunjukkan kerja keras petani kita, juga dukungan program pemerintah, baik daerah maupun pusat, dari perbaikan irigasi, ketersediaan pupuk, dan nanti akan diperkuat dengan pendampingan teknis di lapangan,” ujar Khoir, sapaan akrabnya, Kamis (8/1).

Selanjutnya, Khoir juga mengingatkan agar peningkatan produksi padi tersebut tidak hanya berhenti pada capaian angka, tetapi juga diikuti dengan penguatan tata niaga dan perlindungan harga gabah bagi petani.

Baca Juga :  Penurunan Biaya Haji 2025, Syukron Muchtar Tekankan Kualitas Layanan

Menurutnya, peningkatan produksi berpotensi tidak berdampak signifikan terhadap kesejahteraan petani apabila tidak disertai kebijakan yang mampu menjaga stabilitas harga, terutama saat panen raya.

“Jangan sampai ada peningkatan produksi tapi tidak berdampak pada kesejahteraan petani akibat fluktuasi harga pada saat panen raya. Kita berharap ini adalah peningkatan produktivitas, tapi juga ada peningkatan kesejahteraan bagi petani,” tegas mantan ketua Bawaslu Lampung dua periode itu.

Baca Juga :  Ketua DPRD Prov. Lampung Hadiri Dharmasanti Tri Suci Waisak 2566/2022

Ia juga mendorong pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan terkait untuk memastikan kebijakan perlindungan harga gabah berjalan efektif, sehingga hasil kerja keras petani benar-benar memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan. (Amd)

Penulis : Mufid

Editor : Eka Setiawan

Berita Terkait

Ketua DPC PKB se-Lampung Resmi Kantongi Mandat DPP
Komisi II DPRD Lampung Tekankan Koperasi Merah Putih Bukan Etalase Korporasi, Apalagi Dikorupsi
Handitya Narapati Siap Nahkodai Golkar Bandarlampung, 15 PK dan AMPG Solid Dukung
Pindang dan Sambal Terasi Menu Favorit Ketua MPR Ahmad Muzani saat Kunjungi Dapil
Komisi IV DPRD Atensi Pembangunan Jalan Pringsewu-Pardasuka ‘Mangkrak’
40 Tahun Menggantung, DPRD Lampung Janji Kawal Penyelesaian Konflik Waydadi
Ghofur Soroti Risiko Pasir Laut dalam Proyek Infrastruktur, Desak Pemerintah Lakukan Verifikasi
Ketua PDIP Dedi Yuginta Ajak Kader Tingkatkan Kepedulian Sosial

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:15 WIB

Ketua DPC PKB se-Lampung Resmi Kantongi Mandat DPP

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:46 WIB

Komisi II DPRD Lampung Tekankan Koperasi Merah Putih Bukan Etalase Korporasi, Apalagi Dikorupsi

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:13 WIB

Pindang dan Sambal Terasi Menu Favorit Ketua MPR Ahmad Muzani saat Kunjungi Dapil

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:28 WIB

Komisi IV DPRD Atensi Pembangunan Jalan Pringsewu-Pardasuka ‘Mangkrak’

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:05 WIB

40 Tahun Menggantung, DPRD Lampung Janji Kawal Penyelesaian Konflik Waydadi

Berita Terbaru

Parpol

Ketua DPC PKB se-Lampung Resmi Kantongi Mandat DPP

Jumat, 12 Jun 2026 - 19:15 WIB

Foto : Ketua KNPI Provinsi Lampung memberikan sambutan saat kegiatan Temu Kangen Pemuda

Edukasi

Iqbal KNPI Apresiasi Suksesnya Munas Hipmi di Lampung

Kamis, 11 Jun 2026 - 20:37 WIB