DPRD Desak Pemkot Bandar Lampung Serius Sikapi Tingginya Kasus HIV

Jumat, 27 Februari 2026 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Bandar Lampung Asroni Paslah.

Ketua Komisi IV DPRD Bandar Lampung Asroni Paslah.

Bandar Lampung (dinamik.id)-Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah, menyoroti tingginya angka kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Kota Bandar Lampung sepanjang 2025.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, jumlah kasus HIV/AIDS di Bandar Lampung mencapai 119 kasus, tertinggi dibandingkan kabupaten/kota lain di Provinsi Lampung.

Ia menilai kondisi ini sebagai alarm serius bagi sistem kesehatan daerah. Menurut Asroni, tingginya kasus HIV tidak boleh dianggap sebagai hal biasa.

ADVERTISEMENT

addgoogle

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah daerah diminta mengambil langkah nyata dan terukur, mulai dari penguatan pencegahan, perluasan akses tes dan deteksi dini, jaminan kesinambungan terapi antiretroviral, hingga edukasi publik yang berkelanjutan.

Baca Juga :  AMPG Lampung Solid Kawal Perintah DPP Menangkan Arinal Dua Periode

Ia menegaskan penanganan HIV/AIDS tidak boleh hanya bersifat rutin atau seremonial. Komisi IV DPRD, lanjutnya, akan menjalankan fungsi pengawasan agar program penanggulangan berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Penanganan HIV/AIDS tidak boleh hanya bersifat rutin atau sekadar menggugurkan kewajiban program. Ini soal nyawa dan masa depan generasi kita. Pemerintah harus mengambil langkah nyata, terukur, dan memiliki dampak langsung,” tegas Asroni saat memberikan keterangan pada Minggu (22/2/2026).

Baca Juga :  Founder Antasari 150C: Pilkada Lewat DPRD, Rakyat Boikot Partai

Asroni juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor serta pendekatan humanis tanpa stigma terhadap ODHA. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat meningkatkan literasi dan kepedulian, karena kelalaian hari ini berpotensi menimbulkan dampak sosial dan ekonomi yang lebih berat di masa depan. (amd)

Berikut rincian daftar lengkap sebaran kasus HIV berdasarkan jumlah temuan:

Peringkat Kabupaten / Kota Jumlah Kasus (2025)
1 Kota Bandar Lampung 119 Kasus
2 Kabupaten Way Kanan 101 Kasus
3 Kabupaten Pringsewu 100 Kasus
4 Kabupaten Tulang Bawang 93 Kasus
5 Kota Metro 92 Kasus
6 Kabupaten Tanggamus 83 Kasus
7 Kabupaten Lampung Selatan 82 Kasus
8 Kabupaten Lampung Tengah 81 Kasus
9 Kabupaten Lampung Timur 77 Kasus
10 Kabupaten Tulang Bawang Barat 74 Kasus
11 Kabupaten Pesawaran 71 Kasus
12 Kabupaten Lampung Barat 70 Kasus
13 Kabupaten Mesuji 69 Kasus
14 Kabupaten Pesisir Barat 68 Kasus
15 Kabupaten Lampung Utara 65 Kasus

Berita Terkait

‎‎DPRD Lampung Desak Tangkap Aktor Utama Tambang Emas Ilegal di Way Kanan
Pansus DPRD Lampung Mulai Bahas LHP BPK, Lebih dari 70% Rekomendasi Ditindaklanjuti
Bukan Cuma Hujan! Andika Wibawa Sebut Tata Kota Sumber Masalah Banjir
Alumni Kembali Mengabdi, Syukron Muchtar Isi Sanlat di SMA YP Unila Bandar Lampung
Drainase Buruk Diduga Jadi Penyebab Banjir di Bandar Lampung, Kostiana Dorong Perbaikan Infrastruktur ‎
Peringati Nuzulul Qur’an, PDIP Lampung Bagikan 500 Takjil dan Santuni Anak Yatim
Munir Turun ke Desa, Maraton Serap Aspirasi Pembangunan Jalan Hingga Beasiswa
DPRD Bandar Lampung Paripurna Tetapkan Perda Pengelolaan BMD

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:57 WIB

‎‎DPRD Lampung Desak Tangkap Aktor Utama Tambang Emas Ilegal di Way Kanan

Senin, 9 Maret 2026 - 17:03 WIB

Pansus DPRD Lampung Mulai Bahas LHP BPK, Lebih dari 70% Rekomendasi Ditindaklanjuti

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:37 WIB

Bukan Cuma Hujan! Andika Wibawa Sebut Tata Kota Sumber Masalah Banjir

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:23 WIB

Alumni Kembali Mengabdi, Syukron Muchtar Isi Sanlat di SMA YP Unila Bandar Lampung

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:33 WIB

Drainase Buruk Diduga Jadi Penyebab Banjir di Bandar Lampung, Kostiana Dorong Perbaikan Infrastruktur ‎

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

SGC Buka Peluang Kerja, Warga Antusias Ikuti Sosialisasi Tebang Ikat Harian

Sabtu, 14 Mar 2026 - 20:32 WIB