Seismik 18 Ribu Titik Diburu, DPRD Yakin Potensi Migas Jadi Game Changer Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id) — Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Angga Satria Pratama, optimistis potensi minyak dan gas (migas) yang tengah dipetakan PT Pertamina EP dapat menjadi pengubah arah perekonomian Lampung. Menurutnya, eksplorasi yang dilakukan di ribuan titik berpotensi mendongkrak pendapatan daerah dan menarik investasi berskala besar.

Angga mengungkapkan, saat ini Pertamina EP sedang melakukan survei seismik di sekitar 18 ribu titik yang tersebar di lima kabupaten di Lampung untuk mengidentifikasi cadangan migas baru.

“Kalau potensi itu benar-benar ditemukan dan berhasil dikembangkan, ini bisa menjadi game changer bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lampung ke depan,” kata Angga, Selasa (21/7).

Baca Juga :  Komisi III DPRD Lampung Sidak Samsat Drive Thru, Dorong Layanan Diperluas ke Daerah

Ia menyebut, berdasarkan pemaparan yang diterima, terdapat tiga titik potensi migas di daratan (onshore) dan satu titik di lepas pantai (offshore). Salah satu lokasi offshore berada di wilayah yang berbatasan dengan provinsi lain sehingga skema bagi hasil akan diterapkan. Sementara apabila titik eksplorasi yang berada di sekitar Lampung Timur berhasil dikembangkan, manfaatnya diyakini akan sepenuhnya dirasakan Lampung.

Selain sektor hulu migas, Angga juga menyoroti masuknya investasi di sektor energi, termasuk rencana pembangunan kawasan industri energi dan kilang minyak di wilayah Katibung, Kabupaten Lampung Selatan.

Baca Juga :  Ketut Dewi Nadi Dikeluhkan Jalan Rusak

Menurutnya, kehadiran kawasan industri energi tersebut akan mengubah wajah perekonomian Lampung karena menciptakan nilai tambah, lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan industri pendukung.

“Kalau kawasan industri energi ini terealisasi, wajah Lampung akan berubah. Ini harus terus kita kawal,” ujarnya.

Angga menilai potensi sektor energi Lampung tidak hanya berasal dari migas. Ia juga menyinggung peluang pengembangan energi baru dan terbarukan, seperti panas bumi di kawasan Gunung Rajabasa, serta investasi yang mendukung program energi nasional.

Baca Juga :  BGN Bahas Pendirian Sentra Gizi, DPRD Lampung Tekankan Pengawasan MBG

Karena itu, ia meminta Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat dukungan terhadap sektor energi, khususnya melalui penguatan anggaran bagi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Anggarannya masih sangat kecil, padahal ini salah satu dinas yang memiliki potensi besar untuk membalikkan kondisi ekonomi Lampung. Potensi migas, panas bumi, hingga investasi energi harus benar-benar dimaksimalkan agar Lampung ikut mengambil manfaat dari program strategis nasional,” tegasnya. (*)

Berita Terkait

DPRD Lampung dan Pemprov Komitmen Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI soal Ketenagakerjaan
Tok! APBD-P 2026 Provinsi Lampung Naik Rp20,77 Miliar: Disdikbud Dipangkas Rp137,6 M, DBMBK Ditambah Rp51,14 M
Antrean Panjang BBM Belum Usai, Fauzan Sibron Desak Bentuk Satgas Berantas Mafia
Al-Hikam Cup 2026 Resmi Dibuka, Munir : Jadikan Ajang Olahraga untuk Ukir Prestasi bagi Pelajar
Antisipasi Dampak Abu Vulkanik GAK, Andika Wibawa : Dinas Kesehatan Harus Siaga Penuh
Reses Bongkar Jerat Judi Online, Andriano: Berantas dari Hulu
Pendapatan Daerah Menurun, Pemprov Lampung Sesuaikan RAPBD-P 2026
Gabah Lampung Tembus Rp8.000, Imelda Soroti Aturan Distribusi ke Luar Daerah

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:40 WIB

DPRD Lampung dan Pemprov Komitmen Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI soal Ketenagakerjaan

Kamis, 24 September 2026 - 08:57 WIB

Tok! APBD-P 2026 Provinsi Lampung Naik Rp20,77 Miliar: Disdikbud Dipangkas Rp137,6 M, DBMBK Ditambah Rp51,14 M

Selasa, 15 September 2026 - 16:35 WIB

Antrean Panjang BBM Belum Usai, Fauzan Sibron Desak Bentuk Satgas Berantas Mafia

Kamis, 10 September 2026 - 21:32 WIB

Al-Hikam Cup 2026 Resmi Dibuka, Munir : Jadikan Ajang Olahraga untuk Ukir Prestasi bagi Pelajar

Rabu, 9 September 2026 - 14:51 WIB

Antisipasi Dampak Abu Vulkanik GAK, Andika Wibawa : Dinas Kesehatan Harus Siaga Penuh

Berita Terbaru



Produk hasil kolaborasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 dan IPB University berbahan baku tandan kosong (tankos) kelapa sawit menjadi berbagai produk berbasis komposit ramah lingkungan (green composite). Serat tandan kosong dikembangkan menjadi material biomaterial bernilai tambah untuk berbagai kebutuhan, antara lain helm pengaman (safety helmet), sepatu, sandal, produk fesyen, hingga rompi antipeluru.

Ekonomi dan Kreatif

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:21 WIB