Ketum PMII Bandar Lampung Minta Program MBG Dievaluasi agar Tak Jadi Bancakan Korupsi

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (Dinamik.id) – Ketua Umum PC PMII Bandar Lampung, Topik Sanjaya, menyampaikan kritik terhadap pelaksanaan sejumlah program strategis pemerintah, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), dan Sekolah Rakyat.Selasa, 23 Juni 2026

Menurutnya, program-program tersebut memiliki tujuan yang baik, namun harus disertai dengan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Topik menilai bahwa keberhasilan suatu program tidak cukup hanya diukur dari besarnya anggaran atau jumlah penerima manfaat, melainkan juga dari kualitas implementasi, efektivitas pengawasan, serta dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Pemerintah sendiri terus memperluas cakupan MBG dan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari agenda pembangunan sumber daya manusia.

Baca Juga :  LP3H Ansor Menjadi Terbaik Ke 5 dari 285 LP3H se Indonesia

yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Namun, pemerintah harus membuka ruang evaluasi yang objektif. Jangan sampai program besar justru menyisakan persoalan distribusi, efektivitas anggaran, hingga potensi penyimpangan,” ujar Topik Sanjaya.

Menurutnya, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus diawasi secara ketat agar kualitas makanan, ketepatan sasaran penerima, serta pengelolaan anggarannya benar-benar memenuhi prinsip efisiensi dan akuntabilitas.

Sementara itu, terkait Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), Topik meminta pemerintah memastikan koperasi yang dibentuk benar-benar menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat, bukan sekadar proyek administratif yang berpotensi menimbulkan persoalan baru di tingkat desa maupun kelurahan.

Baca Juga :  Bersama Petani Lampung Selatan, Mirza Dukung Program Lampung Jadi Lumbung Pangan Nasional

Disisi lain Ketua PC PMII Bandar Lampung. mengapresiasi niat pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat miskin yaitu sekolah rakyat Namun, ia menegaskan bahwa kualitas pendidikan, kompetensi tenaga pendidik, fasilitas, serta keberlanjutan pembiayaan harus menjadi perhatian utama agar program tersebut tidak hanya menjadi pencitraan jangka pendek.

Lebih jauh, Topik menyoroti masih maraknya praktik korupsi di Indonesia yang dinilai menjadi hambatan terbesar dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  CIMB Niaga Optimalkan Layanan Digital dan Hadirkan Promo Spesial Sambut Natal dan Tahun Baru

“Korupsi adalah musuh bersama bangsa. Sebesar apa pun anggaran negara disiapkan untuk rakyat, jika masih terjadi kebocoran akibat korupsi, maka cita-cita menghadirkan keadilan sosial akan sulit tercapai.”

PC PMII Bandar Lampung mendorong pemerintah untuk memperkuat sistem pengawasan, meningkatkan transparansi penggunaan anggaran, serta memberikan sanksi tegas kepada siapa pun yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi tanpa pandang bulu.

Sebagai organisasi mahasiswa, PMII menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan fungsi kontrol sosial secara konstruktif melalui kajian, advokasi, dan penyampaian gagasan yang berorientasi pada kepentingan rakyat serta kemajuan bangsa.(**)

Berita Terkait

Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah
Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir
Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031
Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan
Arsip Dokumentasi Bersejarah Museum Lampung Ditemukan Terbengkalai di Area Belakang Gedung
Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan
Komisi III Perkuat Pengawasan APH Cegah Penyalahgunaan Kewenangan RUU Perampasan Aset
36 Tahun HUMANIKA: Aktivis Berpencar, Solidaritas Tetap Menyala

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan

Selasa, 29 September 2026 - 06:01 WIB

Arsip Dokumentasi Bersejarah Museum Lampung Ditemukan Terbengkalai di Area Belakang Gedung

Berita Terbaru



Produk hasil kolaborasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 dan IPB University berbahan baku tandan kosong (tankos) kelapa sawit menjadi berbagai produk berbasis komposit ramah lingkungan (green composite). Serat tandan kosong dikembangkan menjadi material biomaterial bernilai tambah untuk berbagai kebutuhan, antara lain helm pengaman (safety helmet), sepatu, sandal, produk fesyen, hingga rompi antipeluru.

Ekonomi dan Kreatif

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:21 WIB