Konsultan Dibayar Rp444 Juta, Pekerjaan Jalan Pringsewu–Pardasuka Diduga Minim Pengawasan

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak pekerja sedang melakukan pengecoran jalan, akibatnya diberlakukan pengaturan lalulintas buka tutup, Jumat (26/6). Pekerja lapangan mengaku tidak tahu keberadaan pengawas di lapangan.

i

Tampak pekerja sedang melakukan pengecoran jalan, akibatnya diberlakukan pengaturan lalulintas buka tutup, Jumat (26/6). Pekerja lapangan mengaku tidak tahu keberadaan pengawas di lapangan.

Pringsewu (dinamik.id)–Pekerjaan rekonstruksi Jalan Ruas Pringsewu–Pardasuka (Link 034) diduga kurang mendapat alias minim pengawasan. Padahal, CV RC Consultant, selaku konsultan pengawas dibayar sekitar Rp444 juta untuk mengawasi proyek strategis Pemerintah Provinsi Lampung itu.

Berdasarkan pantauan pada Jumat (26/6/2026) siang, pekerjaan pengecoran mulai dilakukan pihak rekanan yakni CV Mahardika Abiyakta Sentosa. Namun, tak tampak adanya konsultan pengawas yang memantau guna memastikan kualitas, kuantitas, dan mutu pekerjaan.

Saat dikonfirmasi, salah seorang pekerja di lokasi mengaku tidak mengetahui keberadaan pengawas proyek. “Pengawas tidak ada di sini, saya kurang tahu,” ujarnya singkat, Jumat (26/6).

Celakanya, masih saja terdapat sejumlah oknum yang melakukan pungli lantaran pengaturan buka tutup jalan (traffict) dengan dalih membantu mengatur kelancaran kendaraan yang melintas.

Baca Juga :  Jaga Kondusifitas, Polsek Mesuji Timur Patroli Edukasi Sambangi Pos Ronda Malam

Sementara itu, Rulliansyah, selaku pengawas proyek saat dikonfirmasi melalui WhatsApp mengatakan sedang tidak ke lokasi selama tiga hari lantaran keluar kota. Termasuk saat ditanya tentang apakah sistem buka tutup lalulintas ini memang diperkenankan menarik pungli, ia mengaku tidak tahu.

“Saya nggak paham. Saya belum lihat langsung proses punglinya. Nanti saya coba konfirmasi ke pelaksana. Saya lagi break tiga hari di lapangan karena keluar kota. Yang standby di lapangan rekan konsultan pengawas kami yang lain,” jelasnya.

Pekerjaan Pembongkaran

Di sisi lain, pelaksana proyek CV Mahardika Abiyakta Sentosa, Arman saat dikonfirmasi mengungkapkan alasan mengapa pihaknya hanya mengupas beberapa titik (spot) saja.

Baca Juga :  Demo Tandingan, Massa Tagih Transparansi dan Audit Program MBG

Menurutnya, pekerjaan pembongkaran dilakukan secara selektif dan tidak menyeluruh karena mempertimbangkan kondisi jalan yang masih layak.

“Memang benar hanya spot-spot saja yang kita hancurkan dan kita keruk, karena kondisi jalannya masih bagus,” jelas Arman.

Menanggapi pertanyaan mengenai volume dan spesifikasi pekerjaan, Arman menegaskan bahwa panjang penanganan bahkan melebihi rencana awal.

“Volume panjang 330 meter, aslinya 300 meter. Karena khawatir panjangnya kurang, makanya kami lebihkan. Untuk LC ketebalannya 10 sentimeter, rigid beton 30 sentimeter dengan lebar 6 meter,” terangnya.

Sementara itu, Tokoh Pemuda setempat, Afif berharap pekerjaan jalan yang berada di depan rumah Bupati Pringsewu itu benar-benar diawasi agar dikerjakan sesuai ketentuan sehingga menghasilkan kualitas jalan yang baik dan tahan lama.

Baca Juga :  Musda VI KNPI Tuba, Bung Iqbal: Pemuda Harus Representasikan Persatuan dan Kesatuan

“Harapannya, karena jalan tersebut berada di depan rumah bupati, pelaksana dapat mengerjakan pekerjaan jalan tersebut dengan baik sesuai spesifikasi,” ujarnya.

Apalagi, lanjutnya, konsultan pengawas CV RC Consultant juga dibayar pemerintah dengan nilai fantastis sekitar Rp450 jutaan. “Seharusnya kan menempatkan beberapa pegawainya mengawasi. Kalau nanti ada apa-apa, bahaya juga konsultan ini karena kurang pengawasan,” tegasnya.

Diketahui, proyek rekonstruksi jalan Pringsewu-Pardasuka (Link 034) dilaksanakan oleh CV Mahardika Abiyakta Sentosa dengan nilai kontrak sebesar Rp5.753.500.000 yang bersumber dari APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2026.(Rhn)

Berita Terkait

Warga Bangun Lagi Jembatan Waykubu, DPRD Lampung Desak Pemda Wujudkan Jembatan Permanen
PAC GP Ansor Bangunrejo Gelar Diklatsar Banser, Cetak Kader Militan Berjiwa Aswaja
Mukhlis Basri Bangga Kembar Siam Asal Krui Lolos Universitas Indonesia: Keterbatasan Ekonomi Bukan Penghalang
Kasus Korupsi SPPT PBB-P2 Pringsewu Rugikan Negara Rp1,1 Miliar, Dua Tersangka Ditahan
IKBI PTPN I Dorong Keluarga Jadi Mitra Strategis Transformasi Perusahaan
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjend. TNI Kristomei Sianturi dan Ansyori Sabak Angkon Muakhi, Tegaskan Persatuan dalam Keberagaman
Pemuda Hindu Sayangkan Tak Ada Tokoh Hindu Dampingi Prabowo dan Modi di Prambanan
Disdukcapil Pringsewu Jemput Bola ke Pekon, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:45 WIB

Warga Bangun Lagi Jembatan Waykubu, DPRD Lampung Desak Pemda Wujudkan Jembatan Permanen

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:43 WIB

PAC GP Ansor Bangunrejo Gelar Diklatsar Banser, Cetak Kader Militan Berjiwa Aswaja

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:00 WIB

Mukhlis Basri Bangga Kembar Siam Asal Krui Lolos Universitas Indonesia: Keterbatasan Ekonomi Bukan Penghalang

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:24 WIB

Kasus Korupsi SPPT PBB-P2 Pringsewu Rugikan Negara Rp1,1 Miliar, Dua Tersangka Ditahan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:07 WIB

IKBI PTPN I Dorong Keluarga Jadi Mitra Strategis Transformasi Perusahaan

Berita Terbaru

Tulangbawang Barat

Pemkab Tubaba Gandeng Kejari Perkuat Pengawasan dan Pencegahan Korupsi

Selasa, 14 Jul 2026 - 18:32 WIB