Dua Mata Anggaran Dicoret, Aderly Sarankan Pemkot Bandar Lampung Tambah Anggaran di Dinas Kesehatan

Jumat, 29 September 2023 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG (dinamik.id) – Wakil Ketua I DPRD Bandar Lampung, Aderly Amelia Sari angkat bicara perihal pencoretan mata anggaran di APBD Perubahan Bandar Lampung tahun 2023

Aderly mengatakan, dalam penganggaran haruslah sesuai dengan skala prioritas berdasarkan asas efektif dan efesien, karena DPRD ingin anggaran Bandar Lampung menjadi lebih sehat.

“Kami menyarankan anggaran Biling dan Satgas Perempuan dan Anak di Dinas PPPA agar dianggarkan pada APBD murni tahun 2024 saja, karena mata anggaran untuk hal itu belum terlalu ada urgensi, ada hal yang lebih penting dari itu,” kata Aderly.

Baca Juga :  Tim Perempuan Sabet Juara Esport, World Championship

Menurut Aderly, lebih baik menambahkan anggaran di Dinas Kesehatan Bandar Lampung untuk penambahan stok obat, karena ada laporan dari masyarakat yang berobat di rumah sakit dan Puskesmas di Bandar Lampung mengalami kekurangan obat.

Kemudian untuk mata anggaran Biling, masuk dalam pembahasan Komisi IV DPRD Bandar Lampung, karena dalam waktu tender sudah tidak memungkinkan.

Baca Juga :  Dinsos Lambar Mencatat Sebanyak 453 ODGJ di Wilayah Setempat

“Anggaran yang tidak sedikit ini, nantinya malah tidak maksimal untuk pengerjaannya oleh rekanan. Apalagi dana yang dianggarkan untuk Biling seperti tas dan isinya memakan anggaran yang besar,” ujar Aderly.

Atas dasar itu, DPRD Bandar Lampung memberikan opsi agar diajukan kembali pada APBD murni Bandar Lampung tahun 2024 mendatang. Sebelumnya, Wali Kota Bandar Lampung Eva, Dwiana menyebut, terdapat mata anggaran dalam APBD Perubahan Bandar Lampung tahun 2023 yang ditolak.

Baca Juga :  Sulpakar: HKN Ke-59, Jadi Momentum Transformasi Kesehatan Untuk Indonesia Maju

Anggaran yang ditolak tersebut untuk Biling dan Satgas Perempuan dan Anak di Dinas PPA Bandar Lampung. Meski demikian, Pemkot Bandar Lampung tetap akan menyimpan nanti pada anggaran APBD murni 2024 akan diajukan kembali. (Naz)

Berita Terkait

Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Lampung Penyokong Swasembada Gula Nasional
Pemilik Lahan Baku Sawah Pajaresuk Diduga Abaikan Pemerintah, Alih Fungsi Lahan Jalan Terus
100 Delegasi PWNU Lampung Kawal Suksesi Muktamar Ke-35 NU di Jombang
Peletakan Batu Pertama PLHUT Lampung Barat, Wujudkan Pelayanan Haji Lebih Dekat
Bengkel Sastra Dibuka Kepala Balai Bahasa, Yozi Rizal: Lemah Peduli Pemprov Lampung
KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
Daftar Pilrek, Prof Asep Sukohar Tunjukan Keseriusan Ingin Majukan Unila 2027-2031
Kompolnas RI Lakukan Visitasi ke Polsek Metro Pusat dalam Penilaian Kompolnas Awards 2026

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Pemilik Lahan Baku Sawah Pajaresuk Diduga Abaikan Pemerintah, Alih Fungsi Lahan Jalan Terus

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:17 WIB

100 Delegasi PWNU Lampung Kawal Suksesi Muktamar Ke-35 NU di Jombang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:53 WIB

Peletakan Batu Pertama PLHUT Lampung Barat, Wujudkan Pelayanan Haji Lebih Dekat

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:49 WIB

Bengkel Sastra Dibuka Kepala Balai Bahasa, Yozi Rizal: Lemah Peduli Pemprov Lampung

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:52 WIB

KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru

Berita Terbaru

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat meninjau perkebunan tebu di Sugar Group Companies (SGC), Kecamatan Gedung Meneng, Tulangbawang, Lampung, Rabu (26/8/2026). Amran optimistis produksi gula nasional mencapai 3 juta ton pada tahun ini.

Ekonomi dan Kreatif

Usai Tinjau SGC, Mentan Amran Sulaiman: Mudah-Mudahan Tidak Impor Gula Lagi!

Rabu, 26 Agu 2026 - 19:50 WIB