Gubernur Arinal Apresiasi Pelaksanaan Program Dapur Masuk Sekolah yang Diinisiasi Kodam II/Sriwijaya sebagai Upaya Menurunkan Angka Stunting

Jumat, 8 Desember 2023 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG (dinamik.id) – Asisten bidang Administrasi Umum Senen Mustakim, mewakili Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, menghadiri acara Dapur Masuk Sekolah yang merupakan Program Unggulan Kodam II/Sriwijaya untuk menurunkan angka stunting, di Sekolah Luar Biasa (SLB) Kemiling, Bandar Lampung, Jum’at (8/12/2023).
Hadir dalam kesempatan tersebut Komandan Korem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainudin.

Dapur Masuk Sekolah merupakan program unggulan Kodam II/Sriwijaya untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui pemberian makanan dan bantuan nutrisi kepada anak-anak sekolah dasar.

Membacakan sambutan Gubernur Arinal, Senen Mustakim mengapresiasi Pangdam II Sriwijaya beserta jajaran yang telah menjadi inisiator dan pelaksana program ini sebagai kepedulian nyata TNI dalam meningkatkan gizi dan kesehatan anak Indonesia utamanya dalam menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045.

Baca Juga :  Gubernur Siapkan 6 Atensi Hadapi Bencana di Lampung

“Pembangunan kesehatan yang sistematis dan berkesinambungan perlu digalakkan dan diupayakan oleh seluruh potensi bangsa Indonesia, baik masyarakat, swasta, maupun Pemerintah Pusat dan Daerah termasuk pula TNI,” ujarnya.

Senen mengatakan bahwa program Dapur Masuk Sekolah merupakan sebuah upaya konkret untuk memastikan anak-anak mendapatkan makanan yang sehat dan bergizi sebagai fondasi penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak.

Ia menilai dengan adanya Dapur Masuk Sekolah tidak hanya menjamin aspek kesehatan, tetapi juga sebagai upaya untuk
mendukung pencegahan stunting di kalangan anak-anak sekolah.

“Permasalahan terkait stunting telah menjadi perhatian Pemerintah, karena itu pemerintah berupaya menurunkan jumlah kasus tersebut. Karena anak stunting tidak hanya terganggu pertumbuhan fisik, tetapi juga pertumbuhan otak. Efeknya, SDM menjadi tidak produktif yang berdampak pada terganggunya kemajuan negara,” pungkasnya.

Baca Juga :  Damkar Tubaba Edukasi Pencegahan Kebakaran Warga Totokaton

Seperti diketahui, pencapaian prevalensi stunting pada balita di Provinsi Lampung sejak Tahun 2018 sampai dengan Tahun 2022 menunjukkan tren yang positif.

Hal tersebut ditandai dengan menungkatnya persentase dari 27,28% di Tahun 2016, menjadi 18,5% di Tahun 2021, dan 15,2% di Tahun 2022.

Pencapaian di tahun 2022 tersebut menempatkan Provinsi Lampung pada peringkat ke-3 sebagai Provinsi dengan stunting terendah se-Indonesia.

Senen mengatakan bahwa pencapaiam tersebut akan terus ditingkatan serta Provinsi Lampung memiliki target 14 persen pada tahun 2024.

“Saya yakin Insyaallah kita pasti akan mencapai hal tersebut,” ujarnya.

Baca Juga :  THR PNS Pemkot Bandar Lampung Cair 4 Hari Lagi, Alokasikan Dana Rp 95 Miliar

Senen mengajak stakeholder terkait dan seluruh elemen masyarakat, termasuk orang tua untuk memberikan dukungan penuh program yang digagas oleh Pangdam II Sriwijaya serta aktif terlibat dan mendukung kelancaran pelaksanaan Dapur Masuk Sekolah.

“Bersama-sama, kita dapat menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi dan terbebas dari stunting,” tegasnya.

Danrem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainudin mengatakan bahwa saat ini program Dapur Masuk Sekolah secara rutin diadakan pada setiap hari Jum’at dan hanya menyasar pada sati Sekolah Dasar.

Ia berharap dengan dukungan stakeholder dan seluruh elemen masyarakat, program ini dapat menyasar lebih dari satu sekolah kedepannya.(naz)

Berita Terkait

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Pemkab Tubaba Santuni 100 Anak Yatim dan Piatu
Pemkab Tubaba Gandeng Kejari Perkuat Pengawasan dan Pencegahan Korupsi
Pemkab Tubaba Gelar Pasar Murah, 1.800 Liter Minyakita dan 200 Sak Beras SPHP Ludes Diserbu Warga
Kasus Korupsi SPPT PBB-P2 Pringsewu Rugikan Negara Rp1,1 Miliar, Dua Tersangka Ditahan
Area Kerja SEGSS Dipasang Pembatas, Tidak Terlihat Aktivitas Pengeboran
Disdukcapil Pringsewu Jemput Bola ke Pekon, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan
Disdukcapil Pringsewu Pastikan Layanan Tetap Berjalan Meski Terapkan WFH Tiap Jumat Kedua
Belanja Pegawai Masih di Atas 30 Persen, Pringsewu Tak Buka Formasi CPNS 2026

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:37 WIB

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Pemkab Tubaba Santuni 100 Anak Yatim dan Piatu

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:32 WIB

Pemkab Tubaba Gandeng Kejari Perkuat Pengawasan dan Pencegahan Korupsi

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:28 WIB

Pemkab Tubaba Gelar Pasar Murah, 1.800 Liter Minyakita dan 200 Sak Beras SPHP Ludes Diserbu Warga

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:24 WIB

Kasus Korupsi SPPT PBB-P2 Pringsewu Rugikan Negara Rp1,1 Miliar, Dua Tersangka Ditahan

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:43 WIB

Area Kerja SEGSS Dipasang Pembatas, Tidak Terlihat Aktivitas Pengeboran

Berita Terbaru

Tulangbawang Barat

Pemkab Tubaba Gandeng Kejari Perkuat Pengawasan dan Pencegahan Korupsi

Selasa, 14 Jul 2026 - 18:32 WIB